Kabar Peretasan 15 Juta Akun, Ini Jawaban Tokopedia

Kabar Peretasan 15 Juta Akun, Ini Jawaban Tokopedia
Ilustrasi Tokopedia (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Yudo Dahono / YUD Sabtu, 2 Mei 2020 | 21:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Terkait berita yang menyatakan bahwa database pengguna Tokopedia telah bocor di internet, pihak Tokopedia menyatakan selalu menjaga keamanan dan kerahasiaan data pengguna.

"Kami selalu berupaya menjaga kerahasiaan data pengguna karena bisnis Tokopedia adalah bisnis kepercayaan. Keamanan data pengguna merupakan prioritas utama Tokopedia," kata VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak melalui keterangan tertulis kepada Beritasatu.com, Sabtu (2/5/2020).

Baca juga: Tokopedia, OVO dan Grab Bersatu Perangi Covid-19

"Berkaitan dengan isu yang beredar, kami menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia, namun Tokopedia memastikan, informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi," imbuhnya.

Sebelumnya beredar berita bahwa sebanyak lebih dari 15 juta akun pengguna Tokopedia telah beredar di internet. Peretasan pada Maret 2020 dilakukan itu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan data dump tersebut diklaim mengandung email, password serta nama pengguna.

Baca juga: Ratusan Merek Ternama Ramaikan Tokopedia Fair

"Meskipun password dan informasi krusial pengguna tetap terlindungi di balik enkripsi, kami menganjurkan pengguna Tokopedia untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan dan kenyamanan," papar Nuraini.

Baca juga: Gandeng APRDI, Tokopedia Dorong Inklusi Keuangan

"Tokopedia juga menerapkan keamanan berlapis, termasuk dengan OTP yang hanya dapat diakses secara real time oleh pemilik akun, maka kami selalu mengedukasi seluruh pengguna untuk tidak memberikan kode OTP kepada siapapun dan untuk alasan apapun. Saat ini, kami terus melakukan investigasi dan belum ada informasi lebih lanjut yang dapat kami sampaikan," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com