Kominfo Tindaklanjuti Peretasan Akun Pengguna Tokopedia

Kominfo Tindaklanjuti Peretasan Akun Pengguna Tokopedia
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G PlateĀ (kiri) bersama Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holding Primus Dorimulu berdiskusi disela acara dialog dengan pimpinan media di Jakarta, Senin (9/12/2019). (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Herman / FER Senin, 4 Mei 2020 | 17:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate menegaskan pemerintah akan terus memastikan ekonomi digital Indonesia, khususnya e-commerce tetap berjalan dengan baik dan lancar, serta tidak diganggu oleh peretas-peretas data. Hal ini disampaikan menyusul adanya upaya peretasan data pengguna Tokopedia.

"Memastikan setiap usaha peretasan data akan ditindaklanjuti, agar tidak mengganggu jalannya e-commerce Indonesia,” kata Jhonny G Plate dalam konferenci pers secara virtual, Senin (4/5/2020).

Menkominfo melanjutkan, Kominfo bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Tokopedia secara serius akan melakukan evaluasi, penyelidikan, dan mitigasi teknis, serta melakukan update perkembangan kasus yang menimpa Tokopedia.

"Tokopedia menyampaikan bahwa data-data keuangan dan akun pelanggan aman. Security sistemnya hingga saat ini belum bisa diterobos, walaupun sebagian datanya yang terkait dengan nama, nomor telepon dan email barangkali sebagiannya bisa saja sudah dimasuki oleh peretas. Tetapi data keungan dan akun pelanggan tetap aman. Tokopedia saat ini juga sedang melakukan evaluasi secara mendalam,” kata Johnny.

Menkominfo juga meminta kepada pemilik akun agar selalu mengubah password, serta menjaga kerahasiaan OTP, sehingga kerahasiaan data tetap terjaga dengan baik.

"Kami akan melakukan update perkembangannya setelan nanti tim yang melakukan evaluasi secara teknis di antara Kominfo, BSSN dan Tokopedia selesai dilakukan. Kami memastikan pemerintah akan tetap menjaga digital ekonomi kita berjalan dengan baik, menyelesaikan bersama Tokopedia, sehingga peretasan data bisa segera diakhiri,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com