Pandemi Covid-19, Pengguna Aplikasi Cakap Naik Lima Kali Lipat

Pandemi Covid-19, Pengguna Aplikasi Cakap Naik Lima Kali Lipat
Aplikasi Cakap. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Indah Handayani / FER Jumat, 5 Juni 2020 | 16:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Selama pandemi virus corona (Covid-19) melanda Indonesia, aplikasi Cakap mencatat kenaikan angka pengguna hingga lebih dari lima kali lipat.

Baca Juga: Zoom Raih Pendapatan Rp 4,6 Triliun

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya di kuartal yang sama, terdapat kenaikan 3.200 persen trafik ke perusahaan rintisan atau startup edukasi tersebut.

CEO Cakap, Tomy Yunus mengatakan, Cakap telah membuktikan bahwa masyarakat tetap dapat produktif, walaupun beraktivitas di rumah. Kenaikan kunjungan dan angka pengunduh menunjukkan berbagai program inisiatif yang dilakukan oleh tim Cakap diminati masyarakat.

"Saya harap, aplikasi Cakap dapat terus menerus memberikan manfaat untuk masyarakat sebagai alternatif dalam beraktivitas yang positif,” kata Tomy Yunus dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (5/6/2020).

Baca Juga: Aplikasi CRM Perkuat Layanan Pelanggan Pelindo I

Tommy menambahkan, pihaknya aktif menggandeng berbagai pemangku kepentingan mulai dari pelaku usaha, organisasi dan pemerintah untuk menanggulangi dampak pandemi Covid-19 agar tetap produktif selama di rumah.

Selain itu, Cakap juga bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf), memberikan pelatihan bahasa Inggris secara daring.

Pelatihan tersebut ditujukan sebagai persiapan untuk kalangan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan bidang pariwisata selama enam bulan, terhitung mulai Mei hingga November dengan durasi setiap pertemuan 50 menit.

Baca Juga: Cakap Tawarkan Solusi Kegiatan Belajar Secara Daring

Adapun materi yang diberikan mulai dari percakapan bahasa Inggris dasar hingga mempromosikan daya tarik wisata, khususnya di 5 lokasi Destinasi Super Prioritas.

"Program ini diharapkan mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih kompeten untuk mempersiapkan diri selama masa new normal berlangsung," tandas Tomy Yunus.



Sumber: BeritaSatu.com