Pandemi Covid-19, Kanada Tunda Lelang Spektrum 5G

Pandemi Covid-19, Kanada Tunda Lelang Spektrum 5G
Ilustrasi teknologi 5G. (Foto: Beritasatu Photo / RCR)
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 6 Juni 2020 | 20:56 WIB

Ottawa, Beritasatu.com - Pemerintah Kanada memutuskan menunda proses lelang jaringan 5G dengan spektrum 3500 MHz selama enam bulan, dalam rangka memberikan waktu bagi perusahaan telekomunikasi untuk lebih fokus dalam penyediaan layanan darurat selama pandemi virus corona (Covid-19).

Baca Juga: Telkomsel Perkuat Roadmap Menuju 5G

Melansir laporan Reuters, Sabtu (6/6/2020), pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Inovasi Kanada, melalui sebuah pernyataan resmi pada hari Jumat (5/6/2020) waktu setempat.

Kecepatan dan ukuran bandwith yang lebih besar, merupakan kunci utama bagi perusahaan telekomunikasi untuk meluncurkan jaringan seluler generasi kelima atau 5G.

Pasalnya, teknologi 5G disebutkan mempunya kemampuan untuk melakukan unduhan atau download file ukuran besar dalam hitungan detik.

Baca Juga: Andalan Samsung untuk Kecanggihan 5G

Rencananya, lelang tersebut akan diadakan pada 15 Juni 2021. Pasalnya, Menteri Inovasi Kanada, Navdeep Bains ingin memberikan keleluasaan bagi perusahaan telekomunikasi untuk menentukan fokus.

"Dengan penundaan ini, memungkinkan industri telekomunikasi untuk mempertahankan fokusnya pada penyediaan layanan penting bagi warga Kanada selama pandemi Covid-19,” kata pernyataan tersebut.

Lelang spektrum jaringan 5G di Kanada, awalnya dijadwalkan akan diadakan pada bulan Desember mendatang.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Percepat Revolusi Industri

Bains menyatakan, pemerintah Kanada akan memulai periode konsultasi pada Agustus untuk spektrum 3800 MHz, yang juga digunakan untuk jaringan 5G.



Sumber: Reuters