Green Data Center Dorong Bisnis Berkelanjutan di Era Digital
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-7.99)   |   COMPOSITE 6109.17 (-129.78)   |   DBX 1194.89 (-11.73)   |   I-GRADE 181.466 (-4.58)   |   IDX30 517.087 (-11.81)   |   IDX80 138.626 (-3.62)   |   IDXBUMN20 407.246 (-17.39)   |   IDXESGL 143.602 (-3.12)   |   IDXG30 142.274 (-3.48)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-11.92)   |   IDXQ30 148.355 (-3.37)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-7.75)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-13.99)   |   IDXV30 137.723 (-3.73)   |   INFOBANK15 1047.79 (-12.16)   |   Investor33 444.391 (-8.03)   |   ISSI 179.418 (-4.68)   |   JII 631.935 (-18.62)   |   JII70 220.815 (-6.52)   |   KOMPAS100 1231.17 (-28.43)   |   LQ45 963.139 (-22.62)   |   MBX 1681.26 (-38.74)   |   MNC36 327.223 (-6.39)   |   PEFINDO25 325.051 (-6.97)   |   SMInfra18 313.073 (-11.44)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-6.25)   |  

Green Data Center Dorong Bisnis Berkelanjutan di Era Digital

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:30 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - SpaceDC menerbitkan laporan terbaru mengenai pertimbahan utama dan dampak ledakan ekonomi digital, di mana penyimpanan data digital akan menghasilkan 14 persen dari emisi karbon dunia pada 2040.

CEO SpaceDC Darren Hawkins menuturkan, di era digital saat ini, data adalah sumber yang penting dan menjadi andalan layanan digital sehari-hari, seperti ride hailing, pembelian secara digital, atau hampir semua transaksi online. Aplikasi big data seperti layanan cloud telah menjadi tulang punggung bagi banyak perusahaan, yakni dapat meningkatkan proses bisnis secara signifikan. Cloud publik diperkirakan dapat memberikan dampak kontribusi ekonomi sekitar US$ 450 miliar di seluruh Asia, antara tahun 2019 dan 2023.

"Seiring peningkatan penggunaannya, data center tidak hanya akan menghadapi masalah biaya listrik yang lebih tinggi dan kebutuhan akan infrastruktur yang tangguh dan andal, tetapi juga dampak terhadap lingkungan yang sering kali tidak dapat dipulihkan," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (10/6/2020).

Dengan pandangan inilah, pemerintah di seluruh dunia telah memberlakukan peraturan yang lebih ketat tentang emisi karbon yang digunakan sektor teknologi. Beberapa contoh di antaranya larangan yang diberlakukan Beijing pada data center dengan power usage effectiveness (PUE) 1,5 atau lebih tinggi. Dengan adanya peraturan pemerintah ditambah peningkatan keseluruhan pengeluaran untuk hosting dan mempertahankan infrastruktur digital, maka terlihat lebih banyak perusahaan-perusahaan mulai mengevaluasi kembali metodelogi ramah lingkungan mereka dan bergerak menuju green data center.

Awal tahun ini, raksasa teknologi, Microsoft, berkomitmen menjadi perusahaan dengan karbon negatif pada tahun 2030, hal ini merupakan rencana ambisius untuk memangkas emisi karbon langsung ke seluruh pasokan dan nilai rantai mereka.

"Globalisasi digital akan terus melambung dan sangatlah penting untuk organisasi saat ini dibandingkan sebelumnya untuk menerapkan cara-cara yang lebih cerdas dan lebih bersih dalam mengkonsumsi energi agar tetap kompetitif," kata Hawkins.

Adanya pergeseran paradigma dari data center tradisional ke data center berkelanjutan menjadi sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan kepedulian terhadap masa depan yang lebih memperhatikan lingkungan yang hijau, serta tren menuju data center yang lebih hemat energi akan terus meningkat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

BlockJakarta 2020 Bahas Potensi Blockchain di Indonesia

Pandemi Covid-19 ini menghadirkan tantangan bagi industri blockchain dalam jangka pendek.

DIGITAL | 10 Juni 2020

Perkuat Segmen Menengah, Xiaomi Luncurkan Redmi Note 9 Pro dan Note 9

Xiaomi Indonesia meluncurkan dua smartphone terbarunya dari seri Redmi Note, yaitu Redmi Note 9 Pro dan Redmi Note 9 di Indonesia.

DIGITAL | 9 Juni 2020

Investor Masih Berminat Tanam Duit di Startup Indonesia

Kebanyakan startup di Indonesia masih dalam tahap 'bakar uang'.

DIGITAL | 9 Juni 2020

Telkomsel dan Kemag Luncurkan Program Kuota Terjangkau

Telkomsel memberikan program khusus penyediaan kuota terjangkau untuk 80.000 madrasah.

DIGITAL | 9 Juni 2020

XL Axiata Gandeng Google Cloud Perkuat Transformasi Digital

ditargetkan bisa mengalihkan 70% beban kerjanya ke cloud dalam tiga tahun ke depan

DIGITAL | 9 Juni 2020

Ini Cara Mudah Gunakan WhatsApp Web

Dengan mengunakan WhatsApp Web, Anda bisa mengakses aplikasi tersebut langsung di komputer atau laptop tanpa harus menggunakan ponsel.

DIGITAL | 8 Juni 2020

Batan Ciptakan Alat Sterilisasi Pembasmi Virus dan Mikroba

Batan menciptakan alat sterilisasi dengan memanfaatkan teknologi sinar ultraviolet C (UV-C).

DIGITAL | 8 Juni 2020

Telkomsel Perluas Segmen Mobile Gaming

Telkomsel melalui Dunia Games merilis judul gim terbaru, Kolak Express 3.

DIGITAL | 8 Juni 2020

SAFR 2.0, Teknologi Pengenalan Wajah Tercepat di Dunia

SAFR 2.0 mampu mengetahui wajah orang yang menggunakan masker dengan akurasi tinggi.

DIGITAL | 8 Juni 2020

Cegah Perang Sipil di AS, Facebook Batasi Konten Boogaloo

Media sosial Facebook membatasi pencarian di platform jejaring sosialnya untuk kata Boogaloo, yang berisi tentang potensi perang sipil di Amerika Serikat.

DIGITAL | 7 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS