Bertemu CEO Youtube, Menkominfo Bahas Ekonomi Digital

Bertemu CEO Youtube, Menkominfo Bahas Ekonomi Digital
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memberi keterangan dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (22/5/2020).   (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Herman / YUD Jumat, 12 Juni 2020 | 17:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate melakukan pertemuan secara virtual dengan CEO Youtube Susan Wojcicki. Dalam pertemuan tersebut, keduanya antara lain membahas kerja sama penanganan konten untuk melawan disinformasi atau hoax, serta peran Youtube dalam ekonomi digital.

“Kementerian Kominfo mengapresiasi upaya-upaya Youtube dalam melawan disinformasi atau hoax yang terkait secara spesifik dengan pemutusan mata rantai peneluran Covid-19. Kementerian Kominfo juga mengapresasi Youtube dalam komitmennya untuk membantu penyebarluasan informasi yang sehat kepada masyaraakt global dan upaya membangun literasi digital masyarakat Indonesia,” ujar Johnny G. Plate dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (12/6/2020).

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Menkominfo juga membahas peran sosial media seperti Youtube dalam ekonomi digital. Menurutnya, Pemerintah Indonesia dan Youtube memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan peluang ekonomi digital serta mempercepat proses transformasi menuju masyarakat digital atau Society 5.0.

“Hal-hal tersebut sangatlah baik untuk diketahui, mengingat upaya adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman membutuhkan dukungan ekonomi digital, persebaran informasi yang sehat, aktual, faktual serta literasi digital bagi masyarakat kita,” paparnya.

Ketika mengikuti Opening Ceremony Kerja Sama ekonomi digital antara Negara Anggota ASEAN dengan Tiongkok pada Jumat (12/6/2020), Menkominfo juga menegaskan arti penting pendekatan yang komprehensif dalam memastikan transformasi digital yang meliputi melanjutkan pembagunan infrastruktur sampai the last mile, talenta digital, dan regulasi yang mendukung akselerasi ekosistem ekonomi digital.

“Indonesia menyatakan pentingnya kerja sama untuk kesiapan infrastruktur digital dan kualitas layanan internet dalam masa adaptasi kebiasaan baru. Indonesia juga menyampaikan komitmen untuk menjaga produktivitas masyarakat dengan berbagai program peningkatan kecakapan digital,” jelas Menkominfo.

Selanjutnya, Menkominfo juga menyampaikan penekanan kesungguhan Indonesia melalui regulasi terkait dengan perlindungan data pribadi, termasuk kedaulatan dan keamanan data, maupun pertukaran data lintas negara dan secara khusus perlindungan terhadap hak-hak pemilik data

“Prinsip keabsahan, keadilan, transparansi, dan resiprokal ditekankan kembali dalam forum ini. Selain itu, Indonesia juga menegaskan kembali komitmen dalam Extraordinary G20 Digital Ministerial Meeting 2020 untuk optimalisasi teknologi digital guna menanggulangi Covid-19,” ujar Menkominfo.



Sumber: BeritaSatu.com