YLKI Sarankan Pemerintah Sweeping Peredaran Ponsel BM
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

YLKI Sarankan Pemerintah Sweeping Peredaran Ponsel BM

Rabu, 17 Juni 2020 | 08:59 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kendati blokir ponsel black market (BM) lewat IMEI (international mobile equipment identity) telah diberlakukan sejak 18 April 2020, diduga masih ada penjualan dan peredaran ponsel BM secara online.

Baca Juga: Ponsel BM Marak Dijual Online, Ini Respon Kemdag

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengatakan, masalah kebijakan validasi IMEI harus memprioritaskan aspek perlindungan pada konsumen, bukan semata masalah kerugian negara akibat ponsel ilegal tersebut.

"Aspek perlindungan konsumen pengguna ponsel jauh lebih penting darpada kerugian negara, meskipun pemerintah beberapa waktu lalu mengklaim ponsel ilegal mencapai 20 persen dari total ponsel yang beredar, dan kerugian negara mencapai Rp 2 triliun per tahunnya,” ujar Tulus Abadi, seperti dikutip keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Rabu (17/6/2020).

Untuk itu, lanjut Tulus, konsumen saat membeli ponsel baru harus memastikan ponsel tersebut adalah resmi atau legal. Ciri utama ponsel legal atau bukan BM, adalah pada aspek jaminan yang diberikan. Jika jaminan yang diberikan hanya jaminan toko, maka bisa dipastikan ponsel tersebut ilegal atau BM. Sebab, secara regulasi berdasarkan Permendag, jaminan harus dari produsen secara langsung, bukan hanya jaminan toko saja.

“Dengan adanya kebijakan validasi IMEI, seharusnya sudah selesai nasib ponsel BM. Jika ditengarai masih dijual secara online dan masih mendapat layanan seluler, YLKI mengimbau semua pihak terkait untuk memiliki komitmen bersama dan bersinergi untuk mengawal kebijakan validasi IMEI yang sudah diterapkan,” ungkap Tulus.

Baca Juga: Ponsel Black Market Ternyata Masih Marak Beredar

Tulus juga sepakat dengan kebijakan yang diterapkan Kementerian Perdagangan (Kemdag) bahwa pihak marketplace harus ikut bertanggung jawab mengawasi merchant yang diduga menjual ponsel BM.

"Kami kira semua pihak harus berkomitmen menjalankan regulasi untuk kepentingan bersama, baik itu konsumen maupun ekosistem industri. Pemerintah juga harus konsisten, jangan maju mundur kayak undur-undur, masyarakat perlu ketegasan,” ungkap Tulus

Tulus juga berharap, pemangku kebijakan dalam masa transisi validasi IMEI ini perlu melakukan pengawasan atau monitoring yang lebih ketat lagi. Bahkan, bila perlu melakukan sweeping terhadap peredaran dan penjualan ponsel BM.

"Sebaiknya lakukan sweeping terhadap peredaran dan penjualan ponsel BM. Sangat gampang kok, tinggal cek ke situs e-commerce dan cari produk yang kita tuju. Saya dengar katanya yang lagi heboh iPhone SE 2 2020. Jika sudah didata, tinggal tegur saja e-commerce-nya. Ini salah satu cara membangun komitmen bersama agar peredaran ponsel BM berhenti sembari menunggu software pengendali IMEI berjalan secara optimal,” tegas Tulus.

Baca Juga: Pelaku Industri Komitmen Dukung Pemberlakuan IMEI

Derasnya penyelundupan ponsel yang menurut kalangan industri ponsel terjadi sejak empat tahun terakhir ini, membuat persaingan tidak sehat dan merugikan konsumen dan pemasukan negara.

Direktur Marketing Advan, Andi Gusena mengatakan, ekosistem industri berharap kebijakan validasi IMEI bisa berjalan sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan.

"Kami sangat mendukung terhadap aturan yang diterapkan oleh pemerintah untuk bersama-sama memerangi ponsel black market,” kata Andi Gusena.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ponsel BM Marak Dijual Online, Ini Respon Kemdag

Kemdag meminta marketplace awasi merchant yang diduga menjual ponsel black market.

DIGITAL | 17 Juni 2020

Dua Fitur Baru Lengkapi Aplikasi Aku Pintar

Fitur zonasi dan bandingkan sekolah mempermudah orang tua dan siswa dalam mengakses informasi dan memilih sekolah sesuai zonasi secara daring.

DIGITAL | 16 Juni 2020

Telkomsel Perluas Jaringan 4G di Flores Timur

Upaya pemerataan jaringan berteknologi terdepan yang prima

DIGITAL | 15 Juni 2020

Acer Luncurkan Solusi Deteksi Suhu Tubuh Cepat Tanpa Antre

Acer HeatFinder dapat melakukan pemantauan beberapa objek sekaligus.

DIGITAL | 16 Juni 2020

PUBG Mobile Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi di Dunia

PUBG Mobile menghasilkan pendapatan lebih dari US$ 226 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun di bulan Mei 2020.

DIGITAL | 16 Juni 2020

Aplikasi Zoom Ternyata Miliki Fitur Blokir Pengguna

Aplikasi Zoom disebutkan memiliki fitur baru yang dapat memblokir pengguna berdasarkan lokasi geografis.

DIGITAL | 15 Juni 2020

Kolaborasi WinPay dan SpeedCash Permudah Transaksi Digital

PT Bimasakti Multi Sinergi sebagai perusahaan electronic payment, mengajak pelaku bisnis skala kecil, menengah, dan besar untuk menerapkan QRIS dalam upaya digi

DIGITAL | 15 Juni 2020

137.829 Hoax Covid-19 Teridentifikasi Gugus Tugas

Selama tiga bulan telah teridentifikasi sebanyak 137.829 hoax Covid-19.

DIGITAL | 15 Juni 2020

Samsung Luncurkan Galaxy S20 Plus Edisi Khusus BTS

Varian 5G dari Galaxy S20 Plus edisi khusus BTS akan dijual dengan harga US$ 1.155 atau sekitar Rp 16,3 juta.

DIGITAL | 15 Juni 2020

Instagram Uji Coba Tampilan Dua Baris di Fitur Stories

Instagram tengah menguji tampilan dua baris di fitur Stories, pada halaman utama yang bisa menampilkan delapan cerita.

DIGITAL | 14 Juni 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS