Teknologi Livestreaming Dorong Penjualan E-Commerce

Teknologi Livestreaming Dorong Penjualan E-Commerce
Ilustrasi Belanja Online (Foto: Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 17 Juni 2020 | 10:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Teknologi livestream yang digunakan perusahaan e-commerce Lazada, diklaim berhasil menarik lebih dari 27 juta penonton di bulan April dari enam negara di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Infinix Hot 9 Play Resmi Diluncurkan

Merebaknya wabah pandemi virus corona atau Covid-10, membuat banyak brand dan seller atau penjual individu memanfaatkan fitur interaktif online tersebut untuk berinteraksi langsung dengan konsumen.

Jumlah angka penonton yang besar ini juga tercermin di Indonesia, dengan adanya kenaikan jumlah penonton sebesar 25 persen di bulan Mei dibandingkan jumlah angka penonton channel LazLive di bulan April.

Chief executive officer (CEO) Lazada Group, Pierre Poignant menyatakan, LazLive menerapkan sistem inklusif (closed loop) untuk transaksi dalam aplikasi, yang memungkinkan transaksi lebih tinggi dan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen.

"Masyarakat menginginkan pengalaman belanja digital yang lebih baik. LazLive merupakan teknologi berharga bagi brand dan seller untuk berinteraksi dengan konsumen di tengah kondisi normal baru,” kata Pierre Poignant seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Rabu (17/6/2020).

Baca Juga: Kemkop dan UKM Kerja Sama Lazada Beri Pelatihan Pelaku UMKM

Pierre Poignant menambahkan, Lazada menargetkan peningkatan frekuensi sesi LazLive sebesar 50 persen dan total kenaikan penonton sebesar 40 persen pada akhir Juni ini.

"Kami berusaha terus membantu para pelaku usaha untuk senantiasa membangun hubungan dengan konsumen melalui teknologi yang inovatif, saat terjadi perubahan perilaku konsumen dan praktik usaha di seluruh Asia Tenggara akibat pandemi corona," tandasnya.

Tidak hanya itu, Lazada menyatakan semakin banyak brand dan seller mengadopsi LazLive sebagai alat yang efektif untuk memperluas arus pemasukan. Di Thailand, lebih dari 90.000 penonton menyaksikan salah satu sesi LazLive milik Shiseido.

Sementara itu di Indonesia, smartphone Xiaomi berhasil meningkatkan pengikut di official store hingga ribuan jumlahnya setelah mereka menggunakan channel LazLive untuk seri Redmi terbarunya.

Baca Juga: Social Distancing, Lazada Gelar Program Semua Ada di Rumah

Adapun jumlah akun baru LazLive telah meningkat sebesar 70 persen pada bulan April dibandingkan dengan bulan normal. Di Indonesia sendiri, saat ini sudah terdapat lebih dari 12.000 akun yang mendapatkan akses LazLive di bulan Mei.

"Angka ini menunjukkan kenaikan akun pengguna LazLive hampir lebih dari dua kali lipat dibanding total keseluruhan akun pengguna LazLive di tahun 2019,” pungkas Pierre Poignant.



Sumber: BeritaSatu.com