North Face Putuskan Setop Beriklan di Facebook

North Face Putuskan Setop Beriklan di Facebook
Ilustrasi Facebook. (Foto: AFP / Loic Venance)
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 20 Juni 2020 | 23:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - The North Face, perusahaan pakaian dan peralatan olahraga luar ruang terkenal asal Amerika Serikat (AS), telah memutuskan untuk menarik iklannya dari Facebook.

Baca Juga: Mendaki Maksimal dengan Future Light North Face

Melansir laporan News, Sabtu (20/6/2020), langkah yang diambil oleh North Face tersebut, disebutkan sebagai upaya untuk 'menekan' platform media sosial itu dalam menanggapi ujaran kebencian dengan lebih serius.

North Face menjadi merek terkenal pertama yang bergabung dengan kampanye boikot iklan Facebook yang mengutip ketidakmauan platform itu dalam mengatur ujaran kebencian.

"Kami bergabung," tulis pihak North Face dalam unggahan di akun Twitter, Jumat (19/6/2020) waktu setempat, merujuk kampanye aksi yang diluncurkan awal minggu ini oleh sejumlah kelompok pejuang hak-hak sipil, termasuk Liga Anti-Pencemaran Nama Baik dan NAACP.

Baca Juga: Facebook Akuisisi Perusahaan Teknologi Pemetaan

Aksi bertajuk Stop Hate for Profit tersebut, menyerukan kepada perusahaan-perusahaan untuk berhenti beriklan di Facebook untuk bulan Juli.

Pasalnya, raksasa media sosial itu dinilai gagal dalam memerangi konten dan informasi rasis, ujaran kebencian dan informasi yang salah.

Langkah yang dilakukan North Face terjadi setelah sejumlah perusahaan kecil memutuskan untuk menarik iklan dari Facebook dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Global Climbing Day Populerkan Olahraga Panjat Tebing

Jika lebih banyak merek mengikutinya, kampanye Stop Hate for Profit kemungkinan besar dapat mengganggu kinerja keuangan Facebook. Pasalnya, tayangan iklan menghasilkan sekitar 98 persen dari pendapatan jejaring sosial terbesar di dunia itu.

 

 

 



Sumber: BeritaSatu.com