Bityard Review: Apakah Benar Ditujukan untuk Pemula?

Bityard Review: Apakah Benar Ditujukan untuk Pemula?
Bityard. (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 22 Juni 2020 | 14:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bityard merupakan platform trading kontrak aset kripto yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2019.

Saat ini, mayoritas bursa di pasaran lebih menyasar trader berpengalaman. Untuk itu, Bityard merambah pasar aset kripto sebagai platform yang ‘ramah pemula’. Platform yang berkantor pusat di Singapura ini menjanjikan proses trading yang simpel bagi pemula.

Tetapi, apakah Bityard benar-benar mencerminkan tagline mereka “Complex Contract, Simplified Trading”?

Mulai Trading dengan Cepat
Sejak awal, pemula sudah diberikan kemudahan di Bityard.

Sebab, pendaftaran hanya membutuhkan alamat e-mail atau nomor telepon. Kemudian, mereka bisa langsung menggunakan akunnya dalam waktu 30 detik. Mereka juga tidak perlu melewati proses verifikasi know-your-customer (KYC).

Untuk mulai trading, cukup setor aset kripto dengan memindai kode QR atau memasukkan alamat deposit pada dompet kripto. Deposit dapat berupa BTC, BCH, ETH, TRX, HT, CRP, LINK. Jumlah opsi yang ditawarkan melebihi bursa trading kontrak pada umumnya.

Pemula yang sama sekali belum memiliki aset kripto juga dapat bertransaksi di Bityard. Sebab, platform ini menyediakan pembelian USDT (atau layanan over-the-counter) yang melayani mata uang fiat yuan Tiongkok dan dong Vietnam.

Ke depannya, Bityard berencana akan menambahkan mata uang fiat negara lainnya.

Ada juga demo mode bagi pemula untuk belajar sebelum terjun ke kontrak trading sebenarnya.

Simpel dan Intuitif

Setelah terdaftar, pengguna akan mendapatkan akses penuh ke layanan Bityard. Platform ini cukup simpel dan intuitif baik dari segi tampilan maupun pengalaman bertransaksi secara keseluruhan.

Misalnya, pengguna dapat mengamati pergerakan aset kripto secara real-time berkat grafik TradingView pada panel Trading. Untuk memastikan trading yang adil dan transparan, harga yang tampil berdasarkan tiga bursa terkemuka yaitu OKEx, Binance, dan Huobi.

iS

Trader bisa dengan mudah mengatur time frame TradingView baik itu satu menit atau satu bulan. Panel ini juga dilengkapi trendline analysis tool dengan fitur teks dan pattern (pola) yang sangat berguna untuk mengidentifikasi arah tren sebelum menempatkan posisi.

Platform yang aktif 24/7 jam ini juga menyediakan mode gelap. Hanya dengan satu klik saja (pada logo bulan), tampilan akan otomatis berubah gelap agar lebih mudah terbaca saat malam hari.

Istimewa

Bityard juga telah meringkas panel transaction order mereka, sehingga hanya menampilkan fitur yang diperlukan untuk menempatkan posisi. Tampilan yang disederhanakan ini tentunya mempermudah pemula untuk mulai berdagang.

Cukup klik ‘+’ atau ‘-’ untuk mengatur margin yang diinginkan dari 5 USDT hingga 20.000 USDT.

Bityard menawarkan leverage 10 hingga 100 kali lipat margin. Leverage membantu trader untuk meraup keuntungan yang lebih tinggi dengan modal yang kecil. Namun, leverage yang semakin tinggi tentunya membuat mereka lebih rentan terhadap kerugian.

Setelah jumlah ditetapkan, sistem akan secara otomatis menghitung keuntungan dan kerugian.

Jika trader merasa harga Bitcoin akan melonjak, pilih ‘Buy’ (beli). Klik ‘Sell’ (jual) jika harga diperkirakan akan merosot.
Untuk setiap transaksi yang dilakukan, trader akan dikenakan biaya transaksi sebesar 0,05% dari margin. Sistem nantinya akan secara otomatis memotong saldo akun.

Proses trading tidak akan terasa lemot atau nge-lag. Sebab, Bityard telah diprogram untuk memproses satu juta transaksi per detik.

Is

Trader juga dapat dengan mudah memantau setiap order atau posisi yang telah dibuka di panel di bawah TradingView. Tersedia pula fitur ‘Close All’ untuk likuidasi semua posisi jika diperlukan.

Jaring Pengaman
Bityard telah mempersiapkan ‘jaring pengaman’ bagi pemula ketika mencoba bertransaksi di pasar kripto yang cenderung sangat fluktuatif.

Berkat fitur stop loss, order akan secara otomatis ditutup jika kerugian mencapai 90% dari margin.

Begitu pula dengan take profit yang akan otomatis menutup order jika sudah meraup keuntungan sebesar 300% dari margin.

Rasio stop loss dan take profit dapat diatur di Pengaturan. Stop loss terendah adalah 10%, sedangkan batas maksimal take profit adalah 500%.

Bonus Lainnya
Pemula tidak perlu khawatir jika tidak memiliki USDT yang cukup untuk mulai trading.

Sebab, Bityard memberikan bonus hingga 280 USDT bagi pendatang baru yang telah menyelesaikan tantangan seperti memilih nama akun dan mencoba demo mode.

Tak hanya itu, mereka juga bisa bergabung dengan program daily mining untuk menambang BYD, varian token yang dikeluarkan oleh Bityard. BYD ini dapat digunakan untuk membayar biaya transaksi.

Sebanyak 210 juta BYD saat ini beredar di Bityard. Token ini juga akan segera terdaftar di bursa kripto besar lainnya.

USDT dan BYD juga bisa didapatkan dengan bergabung dengan program afiliasi dan mengajak teman untuk bergabung. Mitra dapat menikmati komisi hingga 1.000 USDT berdasarkan keaktifan trading teman yang diajak tersebut.

Penarikan Aman
Setelah meraup banyak keuntungan, trader biasanya ingin menarik aset kripto mereka. Hanya dengan membayar 2 USDT, mereka dapat menarik 50 USDT hingga 100.000 USDT.

Keamanan penarikan aset dijaga ketat dengan otentikasi dua faktor (2FA) dan beberapa penandatanganan luring. Ini dikarenakan aset kripto pengguna Bityard disimpan dalam cold storage atau dompet aset berwujud fisik agar aman dari peretas.

Tidak adanya proses KYC juga mempersingkat proses penarikan.

Diketahui, Bityard telah mengantongi lisensi dari ACRA Singapura, MSB Amerika Serikat, MTR Estonia untuk Uni Eropa dan ASTRAC Australia.



Sumber: BeritaSatu.com