Logo BeritaSatu

Pebisnis Online Manfaatkan E-Commerce Web Builder Pasarkan Produknya

Jumat, 26 Juni 2020 | 13:03 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Para pebisnis online di Indonesia mulai membuat website sendiri untuk menjual produknya selain memanfaatkan marketplace. Untuk membuat website, mereka biasanya dibantu platform pembuatan web online atau biasa disebut e-commerce website builder. Shopify merupakan salah satu e-commerce website builder yang paling sering disinggung namanya. Namun Indonesia juga punya beberapa pemain yang namanya mulai bergaung di dunia bisnis online, seperti TokoTalk. Perlahan tapi pasti, platform-platform ini mulai sukses menghimpun users, baik yang baru mulai transisi ke dunia digital maupun yang berpindah dari marketplace.

Head of Business Development TokoTalk Kemas Yunus Antonius mengatakan dengan adanya metode pembayaran cashless, contactless delivery, dan website yang mudah diakses, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman berbelanja online. "Masyarakat yang mungkin belum pernah berbelanja online sebelumnya mau tidak mau harus mencoba karena ini adalah alternatif terbaik di kala pandemi," kata Kemas dalam keterangam yang diterima redaksi Jumat (26/6/2020).

Di sisi lain, kata Kemas, para pebisnis juga harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan ini jika tidak mau tertinggal dan kemudian gagal bertahan.

E-commerce website builder digunakan oleh para pebisnis online karena alasan kepraktisan dan kemudahan, sehingga membuat web pribadi tidak lagi rumit dan memakan waktu. Dengan platform siap pakai tersebut, para pebisnis online tidak perlu merogoh kocek untuk menyewa developer karena mereka bisa menjalankan setiap langkah sendiri.

E-commerce website builder ini memberikan akses kepada penggunanya untuk membangun web dengan biaya kecil dan effort minimal. Jika dibandingkan dengan membuat web dari nol yang membutuhkan banyak setup dan keahlian tertentu (coding, desain, dan sebagainya), platform seperti Shopify dan TokoTalk merupakan alternatif tepat.

Kemas mengatakan, marketplace saat ini sangat padat oleh penjual online. Bahkan ada ribuan pelapak yang menjual produk serupa, atau sama. Mau tidak mau, penjual harus mengikuti perang harga yang kemudian menyebabkan margin keuntungannya semakin kecil. Sementara dengan platform pribadi, pebisnis online bisa menentukan harga jual, tanpa harus menghiraukan kompetitor.

Selain itu, berdasarkan testimoni yang dihimpun dari penjual online di TokoTalk, dengan berjualan di web pribadi plus mengintegrasikannya ke media sosial, mereka merasa lebih dekat dengan konsumen.

TokoTalk mengungkapkan bahwa penjualan di toko-toko yang menggunakan platformnya mengalami peningkatan. Berdasarkan data, peningkatan penjualan paling tinggi ada pada produk-produk seperti kebutuhan pokok (sembako), makanan kemasan, buah-buahan dan sayuran Berikutnya produk kesehatan dan suplemen. KlikDokter, salah satu merchant TokoTalk, mengungkapkan bahwa lonjakan pembelian terus berlanjut hingga bulan Juni.

Pasar Larangan Sidoarjo, merchant TokoTalk yang juga menjual kebutuhan sehari-hari, mengungkapkan bahwa mereka mengambil keputusan yang tepat dengan beralih ke online pada saat krisis ini. “Jika kami tidak beralih ke online, pasti pandemi Covid-19 ini akan memukul bisnis kami lebih keras lagi. Untungnya kami menemukan solusi yang tepat. Sejauh ini, menggunakan e-commerce website builder TokoTalk merupakan langkah terbaik untuk menanggulangi kerugian,” ujar Ketua Komunitas Pasar Larangan Sidoarjo, Syuhadak Ismail.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Zulkifli Hasan: Usut Tuntas Tragedi Kemanusiaan di Kanjuruhan

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas mendesak pengusutan secara tuntas tragedi Kanjuruhan, usai laga Arema FC vs Persebaya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Survei Indikator: Kokoh di Puncak, Elektabilitas Ganjar Pranowo Tidak Terkejar

Survei terbaru Indikator Politik menunjukkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kokoh di puncak elektabilitas calon presiden (capres).

NEWS | 2 Oktober 2022

DPR Sesalkan PT LIB Abaikan Rekomendasi Polisi soal Jadwal Arema vs Persebaya

Habiburokhman menyesalkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang mengabaikan rekomendasi polisi untuk mengubah jadwal pertandingan Arema vs Persebaya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Legawa Laga Persib vs Persija Ditunda

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil legawa pertandingan Persib melawan Persija ditunda imbas dari tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Korban Badai Ian bertambah, Biden Akan Kunjungi Florida

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan mengunjungi Florida saat korban tewas akibat Badai Ian naik menjadi 44 orang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, DPR: Aparat Harus Tahu Larangan Penggunaan Gas Air Mata

Pengunaan gas air mata menjadi salah satu hal yang disorot publik dalam tragedi Kanjuruhan, usai pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

DPR: Tragedi Kanjuruhan Akan Sangat Berpengaruh terhadap Olahraga Nasional

Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian menyampaikan keprihatinannya atas tragedi Kanjuruhan, usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, GMPI Jawa Timur: "Aremania vs Gas Air Mata"

Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Jawa Timur (Jatim) menyayangkan terjadinya tragedi Kanjuruhan, usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Komnas HAM Kirim Tim Usut Tragedi Kanjuruhan Malang yang Tewaskan 174 Orang

Komnas HAM turunkan tim penyelidikan terkait tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Malang yang dilaporkan telah tewaskan 174 orang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Komnas HAM Minta Polisi Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Zulkifli Hasan: Usut Tuntas Tragedi Kemanusiaan di Kanjuruhan

Zulkifli Hasan: Usut Tuntas Tragedi Kemanusiaan di Kanjuruhan

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings