Pentingnya Diversifikasi Aset Kripto
Logo BeritaSatu

Pentingnya Diversifikasi Aset Kripto

Senin, 5 Oktober 2020 | 15:53 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Cryptocurrency atau mata uang kripto, identik dengan harganya yang fluktuatif, di mana harganya naik dan turun dengan cepat.

Terlebih, fluktuasi harga kripto ini sulit ditebak. Saat satu aset kripto turun, bisa saja aset lainnya justru naik. Jadi tidak selamanya seluruh aset akan turun bersamaan. Misalnya, seorang investor memiliki Bitcoin dan Ethereum. Di suatu waktu Bitcoin naik, dan Ethereum justru turun atau sebaliknya.

Fluktuasi dan perbedaan tersebut, sejatinya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan. Contohnya, dengan menjual Bitcoin yang sedang naik, dan membeli Ethereum yang sedang turun. Jika investor memiliki banyak jenis aset, maka fluktuasi ini bisa sangat menguntungkan.

Sementara, untuk investor yang hanya memiliki satu jenis aset kripto karena keterbatasan modal, fluktuasi ini memang masih bisa dimanfaatkan. Hanya saja, harus menunggu harga jual atau beli yang tepat.

Jika harganya naik terus, maka investor bisa menjualnya dan mendapatkan keuntungan dari sana. Namun, jika harganya turun drastis maka investor harus bersiap gigit jari jika modal beli jauh lebih besar dibandingkan harga jual, dan bisa saja mengalami kerugian tanpa bisa menutupnya dengan aset lain.

Kondisi fluktuasi harga, bisa sangat merugikan bagi pengguna kripto yang tidak mendiversifikasi asetnya. Sebab dengan memiliki berbagai aset kripto yang berbeda, bisa menghindari kerugian telak, karena masih ada aset lain yang bisa dijadikan tumpuan atau bahkan menutup kerugian aset lainnya.

Nah, jika investor sudah terlanjur menghabiskan modal untuk membeli satu jenis aset saja dan baru terpikirkan untuk diversifikasi aset, bisa menukar aset tersebut ke berbagai jenis aset lainnya tanpa perlu membeli dari awal. Caranya, mendaftar di bursa Remitano dan menggunakan fitur swap yang mereka miliki.

Investor bisa menggunakan bursa peer to peer Remitano dan memanfaatkan fitur swap yang ada. Fitur swap ini akan mengganti satu aset ke aset lainnya secara instan, proses penggantian aset ini sangat cepat agar pengguna tidak kehilangan peluang saat harga aset berfluktuasi.

Contoh penggunaan dari fitur swap seperti ini, aset Ethereum yang investor miliki harganya sedang turun dan justru harga salah satu aset seperti USDT sedang naik. Fitur swap yang instan dan cepat ini akan memungkinkan investor untuk menukar Ethereum menjadi USDT.

Tentu nilai USDT yang didapatkan akan disesuaikan dengan jumlah Ethereum yang ditukar. Dengan menggunakan fitur swap ini, investor bisa mendapatkan USDT tanpa perlu membeli lagi dari awal dan memanfaatkan hasil swap untuk mendapatkan keuntungan.

Bagi investor yang ingin melakukan swap aset crypto, jumlah minimal aset yang ditukar harus lebih dari 20 USDT. Fitur ini sangat mudah dilakukan dengan biaya tambahan hanya 0,25 persen saja.

Remitano juga tidak mengenakan biaya tambahan alias gratis untuk trading, deposit hingga withdrawal fiat hingga 31 Oktober 2020. Investor juga berkesempatan mendapatkan bebas biaya investasi altcoin di Remitano jika ikut mendaftar di kompetisi Remitano Invest yang berhadiah hingga 500 USDT.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tidak Puas Bernyanyi, Andini Kembangkan Alat Deteksi Covid-19

Penyanyi Andini membuat alat deteksi dini Covid-19.

DIGITAL | 4 Oktober 2020

Fonni Safira Bantu UMKM Melek Digital

Dari 64 juta UMKM di Indonesia, hanya 14% saja yang melek digital dan mampu memanfaatkan platform online untuk memasarkan produk dan jasanya.

DIGITAL | 4 Oktober 2020

Pasarkan Produk Secara Daring, Pengusaha Dituntut Melek Internet

Pandemi ini telah memukul telak sektor perekonomian di Indonesia, terutama bagi mereka yang masih mengandalkan pemasaran secara offline.

DIGITAL | 4 Oktober 2020

Snack Video Gelar Ajang Universal Live Week

Program Universial Live Week berlangsung sejak 25 September hingga 11 Oktober 2020 dengan tujuan memperkenalkan fitur terbarunya, Live Streaming.

DIGITAL | 3 Oktober 2020

Tips Cerdas Memilih Provider Internet Saat WFH

Aktivitas work from home (WFH) memerlukan sarana penunjang yang memadai yaitu jaringan internet berkualitas.

DIGITAL | 2 Oktober 2020

Peringatkan Kolonialisme Digital, Pakar: OTT Perlu Diatur UU Penyiaran

Davrivanto meyakini hari ini merupakan sejarah terbaik buat bangsa, bahwa kita tidak mau dijajah secara digital. Kita tidak mau ada kolonialisme baru.

DIGITAL | 2 Oktober 2020

OVO dan Wamendag Dorong Digitalisasi Pasar di Manado

OVO terus berupaya melakukan inisiatif dalam mendukung UMKM.

DIGITAL | 2 Oktober 2020

Marak Tawaran Pinjaman Lewat SMS, Masyarakat Harus Tingkatkan Literasi Finansial

Literasi finansial yang baik di masyarakat akan sangat membantu mengurangi kerugian dan keresahan masyarakat akan tawaran pinjaman melalui SMS.

DIGITAL | 2 Oktober 2020

MTDL Gandeng Asustor Perkuat Pasar Server Storage

Asustor tunjuk SMI sebagai distributor resmi di Indonesia.

DIGITAL | 1 Oktober 2020

Browsing History di Peramban Tidak Bisa Diklaim Data Pribadi 



Hingga saat ini, tidak ada putusan pengadilan di Indonesia yang menentukan siapa yang menjadi pemilik browsing history penggunaan layanan internet.

DIGITAL | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS