Logo BeritaSatu

Industri Digital Tidak Bisa Stand Alone, Harus Kolaborasi

Selasa, 22 Desember 2020 | 20:08 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Founder dan CEO Kelas Pintar, Fernando Uffie mengatakan, pandemi Covid-19 memaksa seluruh sektor industri bergerak menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada, yakni ke arah digital. Untuk bisa bertahan dalam kondisi yang tidak biasa, harus mengedepankan kolaborasi sebagai kekuatan utama dalam industri digital.

"Industri digital tidak bisa stand alone, harus berkolaborasi. Karena industri digital itu membutuhkan infrastruktur yang menjadi domain-nya operator, membutuhkan financial technology (fintech) atau industri lain untuk saling mendukung. Demikian juga di education technology, seperti KelasE Pinter, yang tidak bisa tumbuh, jika tidak ada infrastruktur,” ungkap Uffie, dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Selasa (22/12/2020).

Terlebih ketika masa pandemi ini, kata Uffie, ketika siswa harus belajar dari rumah, menjadi sebuah momentum di mana teknologi masuk ke dalam dunia pendidikan secara cepat. "Memang membutuhkan waktu adaptasi. Tapi dikarenakan kondisi yang mengharuskan belajar dari rumah, maka adaptasi tersebut pun menjadi lebih cepat," tandasnya.

Uffie menerangkan, pada daerah percontohan Kelas Pintar di wilayah Jawa Barat (Jabar), ada 356 Sekolah Dasar (SD) dan 49 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Seluruh sekolah itu, menggunakan platform Kelas Pintar pada tahun ajaran yang dimulai Juli 2020 lalu. Di bulan pertama, usage terhadap platform pendidikan berbasis teknologi ini masih kecil, baik untuk Learning, Pratice dan Test, hanya 20 persen hingga 30 persen.

"Lalu, dengan berjalannya waktu, ketika siswa, guru dan orang tua semakin meningkat pemahamannya terhadap teknologi, penggunaan platform pendidikan ikut meningkat. Pada bulan Agustus 2020 terjadi kenaikan sampai 50 persen dan puncaknya mencapai 60 persen di bulan Oktober 2020," tandas Uffie.

Tantangan edutech sendiri, menurut Uffie, adalah bagaimana untuk bisa diterima oleh pasar. Dalam hal ini bagaimana para pengguna dari sistem pendidikan di Indonesia sendiri bisa menerima. Tantangannya bagaimana kita membangun sesuatu yang disukai oleh pengguna di dunia pendidikan. Terlebih fokus kita pada kelas 1 sampai kelas 12.

"Kita memiliki konsep yang didasarkan resource internal dan apa yang kita amati, dan itu yang akan kita implementasikan. Tapi pada akhirnya, kita kembali kan pada pasar. Kita bersyukur karena pada education technology ini yang akan banyak memberikan informasi bagaimana progres dan perkembangan atau respon dari market itu sendiri. Karena dengan teknologi itu sendiri, kita bisa tahu behavior dari user, apa yang dia suka, di jam berapa sehingga dari hal tersebut, kita menentukan langkah yang nantinya akan memenangkan kompetisi dalam industri pendidikan di Indonesia," tandas Uffie.

Hal senada juga disampaikan Head of Strategic Investments Telkomsel, Nazir Muhammad, yang menyatakan tidak semua industri terdapak negatif akibat pandemi Covid-19. Salah satunya, education technology yang meningkat cukup pesat.

"Pandemi ini mampu mempercepat industri masuk ke digital. Salah satu kunci nya adalah kolaborasi. Itu sebabnya, saat pandemi ini banyak hal baru yang muncul. Demikian juga dengan masyarakatnya yang cepat menerima digitalisasi dalam kehidupannya. Seperti e-commerce yang meningkat 3 kali lipat, asuransi dan fintech yang meningkat 4-5 kali lipat dan tentu saja education technology yang tumbuh sangat besar,” ungkapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Status Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang Lagi

Status tanggap darurat bencana gempa Cianjur, kembali diperpanjang untuk ketiga kalinya. Harapannya, seluruh korban bisa ditemukan seluruhnya.

NEWS | 4 Desember 2022

Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak 35.601 Unit

Hingga hari ini Sabtu (3/12/2022) total jumlah rumah yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mencapai 35.601 unit.

NEWS | 3 Desember 2022

BPBD Jabar: Tiga Kecamatan Terdampak Gempa Garut

BPBD Jabar menyatakan, tiga kecamatan di Kabupaten Garut terdampak gempa Garut berkekuatan magnitudo (M) 6,1, Sabtu (3/12/2022) petang.

NEWS | 3 Desember 2022

BMKG Laporkan Ada Gempa Susulan di Kabupaten Garut

BMKG melaporkan, hasil pemantauan adanya satu kali gempa susulan dengan magnitudo M3,3 setelah gempa Garut yang utama.

NEWS | 3 Desember 2022

Pemkab Usul Perpanjangan Masa Pencarian Korban Gempa Cianjur

Pemkab mengusulkan perpanjangan masa operasi pencarian korban Gempa Cianjur selama tiga hari ke depan.

NEWS | 3 Desember 2022

Lebih Murah Rp 700, Telur Rusak Diminati Warga Bogor

Harga telur yang terus merangkak naik membuat warga Bogor, khususnya ibu rumah tangga, lebih meminati telur rusak daripada yang berkualitas baik.

NEWS | 3 Desember 2022

Ratusan Ribu Jemaat Gereja Tiberias Rayakan Natal di GBK

Perayaan Natal ini dihadiri oleh lebih dari seratus ribu jemaat GTI se-Jabodetabek, dan perwakilan utusan GTI dari seluruh Indonesia.

NEWS | 3 Desember 2022

Pemkab Bantu Uang Sewa Rumah untuk Korban Gempa Cianjur

Pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp 500.000 per kepala keluarga (kk) korban gempa Cianjur untuk menyewa rumah.

NEWS | 3 Desember 2022

Dinsos DKI Alokasikan Dana Rp 300.000 Per Bulan untuk Disabilitas

Anggaran tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sensorik para disabilitas setiap bulannya

NEWS | 3 Desember 2022

Antisipasi PHK, Wapres Ungkap Jurus dari Pemerintah

Ma'ruf Amin menyebut pemerintah telah menyiapkan program-program padat karya untuk mengantisipasi pemutusan hubungan kerja (PHK) pekerja.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Status Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang Lagi

Status Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang Lagi

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE