Tunjuk Zubin Gandevia Sebagai CEO Asia Pasifik, upGrad Targetkan Ekspansi Agresif
Logo BeritaSatu

Tunjuk Zubin Gandevia Sebagai CEO Asia Pasifik, upGrad Targetkan Ekspansi Agresif

Kamis, 14 Januari 2021 | 20:05 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Perusahaan pendidikan tinggi daring (online) terbesar di India upGrad menunjukkan komitmennya untuk membangun operasi ke seluruh Asia Pasifik dengan menunjuk mantan pimpinan Disney, Zubin Gandevia, sebagai CEO Asia Pasifik. Zubin sebelumnya menjabat sebagai Presiden di Fox Network Group Asia (bagian dari Walt Disney Co) untuk Asia Pasifik dan Timur Tengah.

“Zubin memiliki rekam jejak yang sangat cemerlang dalam memulai dan mengembangkan bisnis hingga berhasil, dan saya tidak sabar menyaksikan kepiawaiannya di upGrad. Setelah berhasil membangun perusahaan EdTech terpercaya di India, kini kami siap memperluas jangkauan agar kami bisa memberikan dukungan bagi lebih banyak orang dalam membangun karier untuk masa depan mereka, dan Zubin merupakan orang yang tepat untuk membantu upGrad mewujudkan keinginan ini," kata Ronnie Screwvala, Co-Founder dan Chairman upGrad, Kamis (14/1/2021).

"Latar belakangnya dalam membangun kemitraan strategis dan minatnya terhadap konten digital yang kuat akan menjadi akselerator utama ekspansi kami di Asia. Saya tidak sabar untuk mulai bekerja bersama Zubin dalam mewujudkan visi kami menjangkau satu miliar orang melalui upGrad,” imbuhnya.

Zubin akan memimpin rencana ekspansi upGrad di seluruh Asia Pasifik dalam upaya meningkatkan kualitas keterampilan para profesional dan menjawab tantangan yang dihadapi oleh banyak negara di kawasan ini. Melalui kemitraan dengan pemerintah, universitas, dan perusahaan, upGrad akan meluncurkan program-program online yang disesuaikan dengan konten lokal guna membantu perkembangan karir ribuan orang, seiring dengan upaya negara-negara di kawasan ini untuk maju di era digital dan industri 4.0 dalam mengatasi meningkatnya tingkat pengangguran.

“Sebagaimana diprediksi oleh World Economic Forum (WEF), sekitar 85 juta orang akan kehilangan pekerjaan pada tahun 2025. Sementara itu, pada waktu yang bersamaan, 97 juta pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan yang sangat berbeda akan diciptakan. Jika kita tidak sanggup memperbarui keterampilan orang dengan cepat dan dalam skala besar, jutaan orang berpotensi akan kehilangan pekerjaan. Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi dan pendekatan baru dalam kemitraan antara pemerintah, industri, dan akademisi, jika kita ingin menjawab tantangan ini secara langsung, serta mengubah hidup jutaan orang menjadi lebih baik,” kata Zubin.

“Saya sangat senang menjadi bagian dari perubahan ini, membantu menciptakan manfaat bagi masyarakat dengan cara memberikan kemudahan dalam mempelajari keterampilan baru di tengah kesibukan mereka bekerja. Hal yang paling menarik dari upGrad bagi saya adalah pendekatan kewirausahaan perusahaan dan pengabdian luar biasa dalam membuat pengalaman belajar yang lebih kreatif, terhubung, interaktif, dan imersif – sama halnya di dunia entertainment,” pungkas Zubin.

Berkantor di Hong Kong, Zubin Gandevia efektif menjabat sebagai CEO Asia Pasifik upGrad mulai Januari 2021.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Smartphone Masuk Desa, Inovasi Amartha untuk Keuangan Inklusif

Smartphone masuk desa adalah langkah penting berikutnya setelah selama ini Amartha berhasil mengakselerasi upaya peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM perempuan

DIGITAL | 13 Januari 2021

Bareskrim Masih Dalami Kasus Like Akun Twitter Fadli Zon

Bareskrim Polri masih mendalami kasus dugaan tindak pidana pornografi yang diduga melibatkan anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon.

DIGITAL | 13 Januari 2021

Survei Cisco: Serangan Siber Meningkat 40% di Masa Pandemi

Hasil studi Cisco menemukan, salah satu akses atau jalur masuk ransomware paling sering adalah melalui port DNS (Domain Name System).

DIGITAL | 13 Januari 2021

Acer Luncurkan Chromebook Pertama

Acer meluncurkan Chromebook pertamanya yang dilengkapi dengan Prosesor AMD Ryzen Mobile 3000 C-Series dan grafis AMD Radeon bernama Acer Chromebook Spin 514.

DIGITAL | 12 Januari 2021

Teknologi Digital Signature DTB Lulus Uji Kemkominfo

Kemkominfo menyatakan DTB telah lulus uji dan resmi terdaftar sebagai penyelenggara sertifikat elektronik (PSrE) pertama di Indonesia.

DIGITAL | 12 Januari 2021

Menristek: Perusahaan Perlu Terlibat Aktif dalam Pengembangan R&D

Pandemi Covid-19 harus dijadikan momentum untuk kebangkitan data guna membuat riset dan inovasi Indonesia naik kelas.

DIGITAL | 12 Januari 2021

Dibanding WhatsApp, Ini Data yang Dikumpulkan Signal Atau Telegram

Baik Signal atau Telegram memfokuskan terhadap privasi para penggunanya ketimbang WhatsApp.

DIGITAL | 12 Januari 2021

Ngeri, Ini Berbagai Data yang Dikumpulkan WhatsApp dari Akun Anda!

WhatsApp mengumpulkan berbagai macam data dari para penggunanya.

DIGITAL | 12 Januari 2021

Pembaruan Kebijakan Privasi Whatsapp, Ini Penjelasan Kominfo

WhatsApp diminta memberikan penjelasan mengenai pembaruan kebijakan privasi terhadap penggunanya.

DIGITAL | 11 Januari 2021

Khawatir dengan Kebijakan Privasi WhatsApp? Ini Cara Menghapus Akun Anda

Langkah yang harus dilakukan untuk menghapus akun WhatsApp.

DIGITAL | 11 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS