YouTube Bakal Buka Toko Online?
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.05)   |   COMPOSITE 6359.21 (17.55)   |   DBX 1342.2 (24.26)   |   I-GRADE 184.288 (0.11)   |   IDX30 516.126 (0.48)   |   IDX80 138.807 (-0.08)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.29)   |   IDXESGL 142.044 (0.1)   |   IDXG30 145.076 (0.68)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.52)   |   IDXQ30 147.857 (0.41)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.63)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.35)   |   IDXV30 136.649 (-0.61)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.67)   |   Investor33 444.599 (0.34)   |   ISSI 184.85 (-0.65)   |   JII 633.797 (-1.86)   |   JII70 223.435 (-0.82)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.22)   |   LQ45 967.658 (0.56)   |   MBX 1728.33 (0.25)   |   MNC36 329.04 (0.52)   |   PEFINDO25 326.697 (1.93)   |   SMInfra18 315.108 (-1.3)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.23)   |  

YouTube Bakal Buka Toko Online?

Minggu, 17 Januari 2021 | 10:00 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - YouTube dilaporkan sedang menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna membeli produk yang mereka lihat di video secara langsung dari platform tersebut.

Penonton akan dapat menemukan dan berbelanja produk yang diunggulkan dalam video YouTube tertentu.

Fitur tersebut, dikutip dari laman Gadgets 360, saat ini sedang diuji oleh platform streaming video itu dengan sejumlah kecil pengguna Android, iOS dan web di Amerika Serikat.

Pembuat konten terpilih yang menjadi bagian dari uji coba ini dapat menambahkan produk tertentu ke videonya yang akan tersedia untuk dibeli melalui ikon tas belanja.

Perusahaan milik Google itu telah membagikan detail tentang fitur baru yang sedang diuji di halaman dukungan Google.

YouTube mengatakan bahwa fitur tersebut akan memungkinkan penonton mendapatkan informasi yang relevan dan opsi pembelian untuk produk yang mereka lihat di video.

Platform tersebut mengatakan sedang bekerja dengan pembuat konten terpilih untuk uji coba ini.

Penonton akan dapat melihat daftar produk unggulan dengan mengklik ikon tas belanja yang akan muncul di sudut kiri bawah beberapa video.

Dari sini, mereka dapat menjelajahi halaman setiap produk, di mana mereka akan menemukan lebih banyak informasi, video terkait dan opsi untuk membeli produk.

YouTube mulai menampilkan iklan Google Shopping kepada pengguna enam tahun lalu, mencoba menjadi etalase digital. Iklan tersebut memungkinkan pengguna untuk berbelanja langsung melalui video.

Pada Oktober 2020, Bloomberg melaporkan bahwa YouTube mulai meminta pembuat konten menggunakan perangkat lunak YouTube untuk menandai dan melacak produk yang ditampilkan dalam video. Data tersebut akan ditautkan ke alat belanja dan analitik Google.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa juru bicara YouTube telah mengonfirmasi bahwa platform sedang menguji fitur-fitur dengan sejumlah saluran video secara terbatas, dan pembuat akan memiliki kendali atas produk yang ditampilkan.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aplikasi Cari Temu Bantu Temukan Keluarga yang Hilang

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memiliki situs caritemu.baznas.go.id sebagai wadah pencarian orang hilang. Cari Temu juga tersedia versi aplikasinya di platform android

DIGITAL | 16 Januari 2021

Perkuat Pasar Offline, Infinix Gandeng Erafone

Infinix menyasar pasar offline guna memaksimalkan pelayanan purnajual kepada pengguna.

DIGITAL | 15 Januari 2021

Acer Perkenalkan Laptop Nitro dan Aspire Terbaru Didukung Prosesor Mobile AMD Ryzen 5000 Series

Acer meluncurkan laptop gaming Nitro 5, beserta laptop Aspire 5 dan 7 terbaru, yang didukung oleh Prosesor Mobile AMD Ryzen 5000 Series 1.

DIGITAL | 15 Januari 2021

Linksys Perkenalkan Router dengan Sensasi Internet Lebih Kencang

Lini produk Linksys yang terhubung dengan entitas Belkin International dan Foxconn Interconnect Technology (FIT) yang belum lama bergabung, memperluas produk Routernya dengan memperkenalkan WiFi-6 Router Linksys E7350 di Indonesia

DIGITAL | 15 Januari 2021

Rilis Flagship Terbaru, Ini Harga Samsung Galaxy S21 Ultra

Samsung Galaxy S21 Ultra dibanderol mulai dari Rp 18,999 juta.

DIGITAL | 14 Januari 2021

Samsung Resmi Perkenalkan Galaxy S21 dan S21+

Samsung Electronics resmi memerkenalkan Galaxy S21 dan Galaxy S21+, Kamis (14/1/2021) melalui livestream di YouTube.

DIGITAL | 14 Januari 2021

Tunjuk Zubin Gandevia Sebagai CEO Asia Pasifik, upGrad Targetkan Ekspansi Agresif

upGrad membidik ekspansi secara agresif di Asia Pasifik setelah menunjuk mantan pimpinan Disney Zubin Gandevia sebagai CEO kawasan tersebut.

DIGITAL | 14 Januari 2021

Smartphone Masuk Desa, Inovasi Amartha untuk Keuangan Inklusif

Smartphone masuk desa adalah langkah penting berikutnya setelah selama ini Amartha berhasil mengakselerasi upaya peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM perempuan

DIGITAL | 13 Januari 2021

Bareskrim Masih Dalami Kasus Like Akun Twitter Fadli Zon

Bareskrim Polri masih mendalami kasus dugaan tindak pidana pornografi yang diduga melibatkan anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon.

DIGITAL | 13 Januari 2021

Survei Cisco: Serangan Siber Meningkat 40% di Masa Pandemi

Hasil studi Cisco menemukan, salah satu akses atau jalur masuk ransomware paling sering adalah melalui port DNS (Domain Name System).

DIGITAL | 13 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS