Kemkominfo Minta WhatsApp Jelaskan Perubahan Kebijakan Privasi ke Pengguna
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Kemkominfo Minta WhatsApp Jelaskan Perubahan Kebijakan Privasi ke Pengguna

Senin, 22 Februari 2021 | 10:52 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meminta WhatsApp untuk memberikan penjelasan kepada pengguna terkait perubahan kebijakan privasi yang dilakukan aplikasi pesan instan tersebut.

Hal ini dikarenakan perubahan kebijakan privasi yang dilakukan oleh penyelenggara sistem elektronik (PSE) perlu disertai dengan penjelasan dan mematuhi ketentuan perundangan di Indonesia, terutama mengenai hak-hak pengguna.

"Sehubungan dengan perubahan kebijakan privasi WhatsApp, Kominfo telah menerima klarifikasi dari WhatsApp, termasuk penjelasan mengenai hilangnya end-to-end encryption untuk pengguna WhatsApp Business API (WABA)," jelas Juru Bicara Kemkominfo Dedy Permadi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (19/02/2021).

"Kominfo menekankan bahwa WhatsApp harus memberikan penjelasan sejelas-jelasnya kepada publik mengenai perubahan kebijakan privasi tersebut, dan melakukan penerjemahan kebijakan privasi dalam Bahasa Indonesia agar lebih mudah dimengerti publik," jelasnya.

Kemkominfo, lanjutnya, juga mendorong WhatsApp/Facebook untuk meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan perundangan Indonesia.

"Terutama yang terkait pelindungan data pribadi, dimana turut diatur ketentuan hak pengguna selaku pemilik data pribadi serta ketentuan pemrosesan data pribadi," tegasnya.

Sesuai dengan Peraturan Menkominfo No. 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik, pemilik data pribadi memiliki hak, antara lain, atas kerahasiaan, pengubahan, hingga penghapusan data pribadi yang dikelola oleh PSE.

"Pemilik data juga berhak mengajukan pengaduan kepada Menteri Kominfo dalam hal terjadi kegagalan perlindungan data pribadi oleh PSE," tandasnya.

Dedy mengingatkan pula terkait kewajiban PSE yang melakukan pengumpulan data pribadi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

"Hak-hak (penguna) ini turut diperkuat melalui kewajiban PSE untuk melakukan pengumpulan data pribadi secara terbatas dan spesifik, sah secara hukum, adil, dengan sepengetahuan dan persetujuan pemilik data pribadi," jelasnya.

Dedy juga menegaskan perhatian pemerintah terhadap pelindungan data pribadi warga negara. Hal itu ditunjukkan dengan upaya penyelesaian RUU Pelindungan Data Pribadi (PDP).

"Di saat bersamaan, saat ini Kominfo terus bekerja keras bersama DPR untuk segera menyelesaikan. Melalui RUU PDP, hak-hak pengguna selaku pemilik data pribadi akan semakin jelas dan perlindungannya lebih terjamin," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kehadiran Clubhouse Picu Tren Baru Jejaring Sosial

Perusahaan analitik, App Annie mencatat, aplikasi Clubhouse telah diunduh sebanyak 4,6 juta dalam dua pekan.

DIGITAL | 21 Februari 2021

Tenggat 15 Mei, Akun WhatsApp Anda Segera Lumpuh!

WhatsApp telah mengonfirmasi bahwa pengguna tidak akan dapat membaca atau mengirim pesan kecuali mereka menyetujui aturannya tentang berbagi data pribadi dengan Facebook.

DIGITAL | 21 Februari 2021

Botol Minum Anak Kekinian yang Bisa Bicara

Smart bottle untuk anak-anak yang bisa bicara lebih dari 250 kalimat, dan lebih dari 50 skenario percakapan.

DIGITAL | 21 Februari 2021

OutSystems Dapatkan Modal US$ 150 Juta

OutSystems mendapat modal senilai US$ 150 juta yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan investasi OutSystems dalam strategi R&D dan GTM.

DIGITAL | 20 Februari 2021

Rekam Video Gunakan Samsung S21 Ultra, Ini Kesan Dua Creator

Muhammad Fenno dan Taba Sanchabachtiar berbagi pengalaman saat melakukan perekaman video menggunakan Samsung Galaxy S21 Ultra 5G.

DIGITAL | 19 Februari 2021

Deal, TikTok Siarkan Langsung Pertandingan UFC

UFC merupakan liga olahraga terpopuler ketiga di TikTok, dengan lebih dari 6,3 juta pengikut.

DIGITAL | 19 Februari 2021

Bayarind Jadi Solusi Ekosistem Pembayaran Digital Indonesia

Bayarind menyediakan layanan transaksi yang aman, bersahabat dan mudah.

DIGITAL | 18 Februari 2021

Telunjuk.com Targetkan Penambahan Jumlah Pengguna

Telunjuk.com menargetkan penambahan jumlah pengguna hingga 30%.

DIGITAL | 18 Februari 2021

Kemkominfo Tanggapi Isu Pendaftaran Aplikasi Clubhouse

Juru Bicara Kemkominfo Dedy Permadi mengatakan aplikasi Clubhouse belum terdaftar.

DIGITAL | 18 Februari 2021

Clubhouse, Medsos Baru yang Lagi Populer, Belum Didaftarkan di Indonesia

lubhouse sudah diunduh lebih dari 5 juta kali menurut telusuran App Annie.

DIGITAL | 18 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS