Robot Kolaboratif ABB Mudahkan Otomatisasi di Sektor Industri
Logo BeritaSatu

Robot Kolaboratif ABB Mudahkan Otomatisasi di Sektor Industri

Kamis, 25 Februari 2021 | 13:35 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - ABB mengembangkan robot kolaboratif (collaborative robots/cobots) dengan GoFa and SWIFTI yang memiliki daya angkut lebih besar dan kecepatan tinggi untuk melengkapi edisi sebelumnya, yaitu YuMi dan Single Arm YuMi. Seri terbaru ini akan mempercepat pertumbuhan perusahaan di berbagai sektor industri seperti elektronik, kesehatan, barang konsumsi, logistik, makanan dan minuman. Selain itu, dapat memenuhi permintaan otomatisasi.

"Rangkaian cobot terbaru ini paling beragam di pasaran. Cobot ABB bisa mengubah cara kerja perusahaan mencapai kinerja operasi dan pertumbuhan perusahaan," jelas President, Robotics & Discrete Automation Business Area, ABB, Sami Atiya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/2/2021).

ABB memperkaya rangkaian robot industri yang mampu berkolaborasi dengan manusia. GoFa™ dan SWIFTI™ dirancang secara intuitif sehingga pengoperasiannya mudah. Hal ini membuka kesempatan bagi industri yang masih terbatas dalam penerapan otomatisasinya sehingga perusahaan mampu mengoperasikan cobot dalam hitungan menit tanpa pelatihan khusus. "Cobot ini mudah digunakan dan dikonfigurasi, serta didukung jaringan layanan global," kata Sami.

Perkembangan cobot ABB dirancang khusus untuk membantu pengguna robot dalam mempercepat program otomatisasi di empat kunci tren dunia industri, termasuk konsumen yang beragam dengan kebutuhan berbeda, tenaga kerja kurang memadai, digitalisasi, dan kondisi tidak menentu yang mengubah arah bisnis. "Perkembangan ini mengikuti fokus bisnis ABB Robotics yang mengutamakan segmen industri dengan pertumbuhan tinggi," kata Sami.

Dalam sebuah survei global terhadap 1.650 bisnis kecil dan menengah di Eropa, Amerika Serikat, dan Tiongkok, 84% bisnis akan meningkatkan penggunaan robot dan otomatisasi dalam 10 tahun ke depan, dan 85% mengatakan situasi pandemi menjadi salah satu faktor utama mengubah bisnis. Covid-19 mempercepat investasi di bidang otomatisasi. Lebih dari setengah dari total keseluruhan responden (43%) membutuhkan robot untuk meningkatkan faktor kesehatan dan keamanan kerja, 51% mengatakan robot dapat meningkatkan jaga jarak aman dan lebih dari sepertiganya (36%) akan mempertimbangkan untuk menggunakan robot dalam meningkatkan kualitas kerja untuk karyawan.

Cobot dirancang untuk dioperasikan bersamaan dengan manusia (operator) tanpa perlu adanya langkah-langkah keamanan fisik seperti pagar pembatas dan ini sangat mudah digunakan serta diinstal. Pada 2019, lebih dari 22.000 cobot baru disebar ke berbagai penjuru dunia, lebih banyak 19% dibandingkan tahun lalu. Permintaan cobot diestimasi meningkat pada CAGR sebanyak 17% antara 2020 dan 2025 dan penjualan cobot secara global diestimasi meningkat dari sekitar US$ 700 juta di 2019 menjadi US$ 1.4 miliar pada 2025. Pasar global untuk robot industri diproyeksikan meningkat dari US$ 45 miliar di 2020 menjadi US$ 58 miliar di 2023 (CAGR – 9%).

GoFa™ dan SWIFTI™ dirancang untuk membantu perusahaan mengotomatisasi proses yang dapat membantu pekerjaan seperti material handling, machine tending, pemasangan komponen dan pengemasan di industri manufaktur, laboratorium kesehatan, gudang logistic, pabrik, dan fasilitas produksi lainnya. "Dengan ekspansi ini, kami membuat cobot ini lebih mudah untuk digunakan, dengan layanan servis seketika untuk membantu para pelaku bisnis mengoperasikan cobot kami tanpa masalah," ujar Atiya.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Handyman Smart Home Hadir untuk Penuhi Kebutuhan Rumah Masa Depan

Handyman menciptakan gaya rumah masa depan hanya dengan instalasi melalui aplikasi ponsel pintar atau smartphone.

DIGITAL | 24 Februari 2021

Siap Meluncur 3 Maret, Realme Narzo 30A Sasar Gamers

realme narzo 30A diklaim sebagai smartphone gaming entry-level paling powerful.

DIGITAL | 24 Februari 2021

Gravity Game Link Resmi Luncurkan Lost Saga Origin

Masa pra-registrasi Lost Saga Origin resmi dibuka, dengan menyediakan hadiah Honda Brio.

DIGITAL | 24 Februari 2021

Amartha Terima Pendanaan US$ 50 Juta dari Lendable Inc

Amartha menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menerima dana 2X Challenge senilai USD 50 juta dari Lendable Inc.

DIGITAL | 24 Februari 2021

ZTE Dorong Operator Telekomunikasi Kembangkan 5G Messaging

Keberadaan 5G Messaging diyakini dapat meningkatkan pesan singkat tradisional.

DIGITAL | 24 Februari 2021

“Ghost Parade” dari Video Game ke Komik

Kesuksesan game tersebut yang sekaligus juga berhasil mengenalkan kekayaan budaya Nusantara ke dunia Internasional.

DIGITAL | 24 Februari 2021

Kemkominfo Terapkan Strategi Digitalisasi Indonesia dari Hilir ke Hulu

Hal itu dilakukan untuk menjangkau seluruh pelosok Tanah Air yang saat ini belum terjangkau signal (blankspot).

DIGITAL | 24 Februari 2021

Ericsson Percepat Peluncuran 5G di Pita Frekuensi Sedang

Pita sedang menjembatani kecepatan, kapasitas, dan jarak jangkauan antara pita frekuensi rendah dan pita frekuensi tinggi.

DIGITAL | 24 Februari 2021

Multipolar Technology Perkuat Keamanan Jaringan dengan Cisco Umbrella

Cisco Umbrella mencegah akses ke situs atau malware berbahaya meski karyawan bekerja dari luar kantor.

DIGITAL | 24 Februari 2021

Platform Goorita Targetkan 5.000 UMKM Rambah Pasar Global

Goorita melihat produk Indonesia memiliki peluang dan market yang potensial di pasar global.

DIGITAL | 24 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS