Mastel Minta Pemerintah Intervensi Kebijakan Industri Telekomunikasi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mastel Minta Pemerintah Intervensi Kebijakan Industri Telekomunikasi

Senin, 1 Maret 2021 | 13:30 WIB
Oleh : Emanuel Kure / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) meminta pemerintah untuk segera melakukan intervensi kebijakan demi melindungi industri telekomunikasi nasional dari dominasi platform digital global saat ini.

Ketua Umum Mastel, Kristiono, mengatakan, sejak lima tahun terkahir ini, kinerja industri telekomunikasi terus menurun, yang berdampak pada kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat Indonesia.

"Intervensi pemerintah harus dilakukan, bukan dalam kerangka proteksionisme, namun wujud kedaulatan negara untuk menyeimbangkan posisi tawar kedua belah pihak agar seimbang. Sehingga, tercipta kerja sama yang win-win sebagaimana instruksi bapak Presiden Jokowi,” kata Kristiono, Senin (1/3/2021).

Menurut Kristiono, value chain industri digital saat ini, didominasi oleh platform atau konten global telah menempatkan kondisi industri telekomunikasi nasional dalam posisi semakin tertekan. Sehingga, kinerjanya sejak 5 tahun terakhir terus menurun.

"Konidisi memaksa pemerintah untuk mengupayakan konsolidasi industri dan berbagai skema efisiensi melalui UU Cipta Kerja," tambahnya.

Hal itu pun dapat tercipta, unfair practices. Dimana, dapat dilihat dari perspektif regulasi dimana terjadi asymetric regulation, dimana pelaku industri telekomunikasi dibebani dengan berbagai kewajiban.

"Namun, platform global sama sekali tidak tersentuh regulasi dan berbagai kewajiban-kewajiban tersebut. Unfair practices yang memperparah adalah platform global menggunakan infrastruktur telekomunikasi sekaligus sebagai predator karena mendisrupsi layanan yang sejenis serta terus menuntut kebutuhan bandwidth yang semakin besar,” ujar Kristiono.

Hal itu, lanjut Kristiono, memaksa industri telekomunikasi harus berinvestasi untuk menjaga kualitas layanannya padahal imbal hasil investasinya tidak menguntungkan. Bentuk unfair practices tersebut membuat kinerja keuangan telekomunikasi menurun dan pengembangan infrastruktur melambat.

"Unfair practices yang terjadi tersebut mengindikasikan posisi platform global yang sangat dominan terhadap posisi telekomunikasi nasional, posisi yang tidak seimbang seperti itu tidak boleh terus dibiarkan karena akan merugikan kepentingan nasional," tegasnya.

Kebijakan TKDN Tidak Berkembang
Menurut Kristiono, dalam perspektif kemandirian, hampir seluruh kebutuhan industri Information Communication and Technoology (ICT) nasional adalah produk impor. Kebijakan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang pernah dicanangkan saat adopsi teknologi 4G tidak berkembang dengan baik. "Bahkan, untuk base tranceiver station (BTS) sampai hari ini tidak diberlakukan,” tambahnya.

Selain itu, menurut Kristiono, pemerintah juga sudah menggaungkan untuk segera menggelar teknologi 5G. "Namun belum ada rencana apapun tentang kebijakan membangun industri nasionalnya padahal ekonomi yang bisa dihasilkan dari teknologi 5G tersebut sangat besar dan sangat penting membangun ekosistem industri 5G nasional,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Kristiono juga menilai, jangkauan infrastruktur digital Indonesia saat ini juga belum merata. Karena masih ada 12.000 desa yang belum terjangkau.

"Adapun desa sudah terjangkau kualitasnya masih rendah. Di antara negara Asean pun kita ketinggalan. Sehingga perlu operator telekomunikasi yang sehat, dan itu membutuhkan dukungan dan keberpihakan pemerintah karena sebagian besar infrastruktur digital nasional dibangun oleh operator telekomunikasi nasional," tandas Kristiono.

Kristiono juga meyakini, Indonesia memiliki kekuatan yang sangat besar, namun sekaligus juga memiliki banyak kelemahan. “Solusinya dengan cara kolaborasi dengan mitra global melalui kerjasama yang saling menguntungkan untuk kepentingan nasional,” tandas Kristiono.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemkominfo Kembangkan Talenta Digital Lewat Program DTS

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengembangkan talenta digital Indonesia lewat program Digital Talent Scholarship.

DIGITAL | 1 Maret 2021

Cari Jasa Rekber Game Online Terpercaya, Store Ini Dipercaya Banyak Gamers

BMKG mengimbau warga di Nusa Tenggara Barat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat dampak curah hujan yang tinggi.

DIGITAL | 1 Maret 2021

Mengulik Keunggulan IP Cam dengan Pan Tilt Zoom

Penggunaan kamera pemantau cerdas yang dikenal sebagai IP Cam atau Smart Cam semakin banyak digunakan di Indonesia.

DIGITAL | 27 Februari 2021

BSSN Kembali Gelar Program Paman Kami Bagi Pelaku UKM Secara Nasional

Program Penerapan Penilaian Mandiri Keamanan Informasi (Paman Kami) kembali diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara di Kupang, NTT.

DIGITAL | 26 Februari 2021

Kemkominfo Dukung Akses Internet di Wilayah 3T

Kemkominfo terus mendukung pemerataan akses internet termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

DIGITAL | 26 Februari 2021

Segera Rilis, Realme Narzo 30A Siap Gebrak Pasar Smartphone Gaming Entry Level

Realme Narzo 30A akan resmi diluncurkan di Indonesia pada Rabu (3/3/2021) mendatang.

DIGITAL | 26 Februari 2021

Komite Etika Berinternet Bertugas Jaga Ruang Digital Tetap Sehat

Pembentukan Komite Etika Berinternet sesuai arahan Presiden Jokowi, mengingat masifnya intensitas penggunaan internet dan media sosial di Indonesia.

DIGITAL | 26 Februari 2021

Fujitsu Indonesia Luncurkan Dua Perangkat Pemindai Seri Scansnap

Kehadiran scanner iX1600 dan iX1400 diklaim mempermudah proses pemindaian dengan kecepatan tinggi dan sistem operasi yang sderhana.

DIGITAL | 26 Februari 2021

Digitalisasi Mengubah Habit dan Cara Komunikasi Brand

Perusahaan dan brand harus pintar memanfaatkan platform digital dalam mengelola konsep komunikasi yang menarik.

DIGITAL | 26 Februari 2021

StoreSend Indonesia Boyong Top Official Store Award 2021

StoreSend Indonesia berhasil memboyong Top Official Store Award 2021 dalam pengelolaan official store iPanganandotcom.

DIGITAL | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS