Rektor UGM Sebut Dua Syarat Utama Indonesia Making Industri 4.0
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rektor UGM Sebut Dua Syarat Utama Indonesia Making Industri 4.0

Jumat, 19 Maret 2021 | 18:29 WIB
Oleh : Emanuel Kure / FER

Jakarta, Beritastau.com - Menyambut era Indonesia Making Industri 4.0, syarat utama yang harus diprioritaskan adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta menyiapkan ekosistem inovasi yang memadai.

Dalam hal peningkatan kualitas SDM, sektor pendidikan harus mampu menghasilkan output yang relevan bagi kebutuhan masyarakat saat ini. Sedangkan, ketersediaan ekosistem inovasi dibutuhkan kolaborasi antara sektor pendidikan, industri dan pemerintah. Sehingga, bisa melahirkan inovasi-inovasi yang lebih cepat dan besar.

Hal itu disampaikan oleh Rektor UGM (Universitas Gajah Mada) Panut Mulyono dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Hary Budiarto, dalam acara webinar "Bagaimana Menyiapkan SDM untuk Bersaing di Era Industri 4.0" yang diselenggarakan oleh Asosiasi Cloud Compting Indonesia (ACCI), di Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Menurut Panut, tujuan pendidikan, adalah mengasilkan lulusan yang relevan bagi kebutuhan masyarakat saat ini, sesuai dengan perkembangan zaman. Saat ini ekspektasi masyarakat terhadap Perguruan Tinggi (PT) adalah harus menjadi agent of economic development. Oleh karena itu, PT harus ada inovasi untuk penguatan dan pengembangan daya saing bangsa.

"Indikatornya adalah dari PT akan muncul produk-produk inovasi, muncul industri baru dari hasil penelitian, yang kemudian diharapkan dapat meingkatkan pendapatan negara dalam arti, kita tidak hanya sebagai negara sebagai pembeli saja. Tetapi kita harus jadi negara produsen,” kata Panut.

Panut mengungkapkan, tantangan PT saat ini cukup besar. Relevansi keahlian dengan dunia kerja sangat menonjol saat ini. Oleh karena itu, portofolio itu lebih penting dari ijazah. "Namun, dalam hal ini, bukan berarti ijazah tidak penting. Tetapi, izajah sesuai dengan kompetensi yang dimiliki," ungkapnya.

Menutut Panut, prioritas nasional making industri 4.0 adalah peningkatan kualitas SDM. Ini menjadi hal yang utama. SDM menjadi prioritas utama. Kemudian, ekosistem inovasi.

"Kita misalnya mempunyai orang-orang pintar, tetapi ekosistem tidak mendukung, maka inovasi-inovasi itu tidak akan lahir. Lalu, kerja sama dengan industri serta dukungan dari pemerintah. Ini tentu akan melahirkan inovasi yang lebih cepat dan besar. Ekosistem inovasi harus dibangun. Pendidikan kita saat ini harus bisa mempercepat kemajuan bangsa," tandasnya.

Sementara, Hary menuturkan, untuk mendukung Indonesia Making Industri 4.0, Kemkominfo memiliki salah satu program yang sedang dijalankan, yaitu Digital Talent Scholarship (DTS). Program ini bertujuan untuk mengadopsi teknologi yang ada, sehingga bisa meningkatkan keterampilan, yang ujungnya mampu meningkatkan ekonomi digital di Indonesia.

"Pasalnya, dalam era revolusi industri saat ini, terdapat beberapa teknologi utama yang untuk menuju era Industri 4.0, seperti cloud computing, Artificial Intelligent (AI), Internet of Things (IoT), 5G dan lainnya. Oleh karena itu, kita akan melatih talenta-talenta digital di Indonesia, setiap tahun itu sebanyak 600.000 talenta," tuturnya.

Selain itu, Hary menambahkan, pada tahun 2021 ini program DTS diharapkan dapat menghasilkan 100.000 DTS dengan 8 program akademi. Selanjutnya akan terus meningkat menjadi 200.000 DTS pada 2022, 300.000 DTS pada 2023, dan menjadi 400.000 DTS pada 2024.

"Jadi sasaran utama dari program ini adalah mempersiapkan talenta digital yang dibutuhkan pasar kerja, meningkatkan tata kelola kelembagaan untuk pengelolaan DTS, penyediaan pelatihan alih kompetensi di era Industri 4.0," tambahnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

NetApp Indonesia Dipimpin Adir Ginting

Sebagai country manager NetApp Indonesia, Adir Ginting bertanggung jawab untuk memimpin, membangun bisnis dan pertumbuhan NetApp.

DIGITAL | 8 Desember 2021

Fintech Syariah Ethis Rambah Pasar Timur Tengah

Berkesempatan mewakili Indonesia di ajang Dubai 2020 Expo, fintech syariah Ethis.co.id meraih penghargaan sebagai salah satu global impact inovator.

DIGITAL | 8 Desember 2021

Resmi Diluncurkan, Ini Harga Huawei Nova 9

Ponsel Huawei Nova 9 diluncurkan seharga Rp 7.599.000.

DIGITAL | 8 Desember 2021

VisioNet Luncurkan Layanan Omnichannel Contact Center

VisioNet penyedia layanan Digital IT Managed Services meluncurkan layanan Omnichannel Contact Center guna menjawab kebutuhan layanan digital contact center.

DIGITAL | 8 Desember 2021

Lazada-Sinar Mas Land Berkolaborasi dalam Harbolnas 2021

Lazada Indonesia-Sinar Mas Land mengadakan program "Lazada 12.12 Grand Giveaway" dengan hadiah utama satu unit rumah untuk menyambut Harbolnas.

DIGITAL | 8 Desember 2021

Ini Daftar Lengkap Google Trends Terpopuler 2021

Data Year in Search 2021 yang trending di Indonesia diperoleh berdasarkan penelusuran sampai dengan 30 November 2021.

DIGITAL | 8 Desember 2021

Ini Penelusuran Terpopuler di Google Tahun 2021

Google kembali merilis Year in Search 2021 yang menggambarkan topik apa saja yang trending di Indonesia sepanjang tahun ini.

DIGITAL | 8 Desember 2021

Kejam Nian, Bos AS Pecat 900 Karyawan lewat Zoom

Seorang bos perusahaan Amerika Serikat (AS) telah menuai kritik setelah memecat sekitar 900 stafnya dalam satu panggilan Zoom.

DIGITAL | 8 Desember 2021

Insight First Asia Rilis Marketplace Monitoring InsightBuzz

InsightBuzz merupakan software open-dashboard pertama yang memberikan wawasan dan data dari marketplace secara real time.  

DIGITAL | 8 Desember 2021

Fujitsu Lansir Peladen Canggih Berprosesor AMD 64 Core

Fujitsu Primergy RX 2450 M1 diklaim dapat memangkas waktu proses data real-time hingga 40%.

DIGITAL | 8 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# PPKM


# Moeldoko


# Cuaca Jakarta


# Angin Prayitno Aji



TERKINI
Kalah di Muenchen, Barcelona Tersisih dari Liga Champions

Kalah di Muenchen, Barcelona Tersisih dari Liga Champions

BOLA | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings