Imbas Pandemi, Pasar Industrial Printer di Indonesia Turun 45%
Logo BeritaSatu

Imbas Pandemi, Pasar Industrial Printer di Indonesia Turun 45%

Rabu, 7 April 2021 | 15:30 WIB
Oleh : Emanuel Kure / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga riset International Data Corporation (IDC) melalui IDC Worldwide Quarterly Industrial Printer Tracker, melaporkan, kombinasi dari semua produk industrial printer/LFP di Indonesia turun secara signifikan sebesar 45,3% year-on-year (YoY) dibanding 2019.

"Dampak pendemi Covid-19, terasa begitu nyata khususnya untuk market printing. Dengan resesi ekonomi yang diperkirakan berlangsung hingga kuartal I 2021 ini, kondisi industrial printer akan tetap berada di bawah tekanan setidaknya hingga kuartal III 2021 setelah Idulfitri dan bulan Ramadan," kata IPDS Market Analyst di IDC Indonesia, Muhammad Faris Latief, melalui siaran pers yang dterima Beritasatu.com, Rabu (7/4/2021).

IDC melaporkan Computer Aided Design (CAD) atau Printer Teknikal (Plotter) adalah produk yang paling tergerus secara unit dan value selama masa pandemi. Keterbatasan anggaran dari perusahaan untuk membeli peralatan baru (termasuk plotter) dan dihentikannya proses pengadaan tender barang dan jasa di bawah LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) selama masa pandemi adalah penyebab utama dari menurunnya market CAD.

"Sejauh ini, kondisi pasar CAD mengalami penurunan 65% YoY. Di sektor grafik, penurunan menunjukkan 36,4% YoY. Pemain printing di sektor grafik didominasi oleh jasa printing digital atau komersial juga mengklaim bahwa volume cetak turun lebih dari 50% dibandingkan 2019,” ujar Latief.

Merujuk pada value, pasar industrial printer pada 2020 menunjukkan penurunan setidaknya 9,93% YoY. Nilai penurunan ini dirasa tidak signifikan, meskipun terjadi penurunan besar-besaran dalam jumlah unit yang tiba di Indonesia.

Segmen grafik memang memiliki nilai paling besar. Namun di sisi lain, industri tekstil dan kemasan label pada 2020 juga memberikan dampak positif yang signifikan selama masa pandemi ini, sehingga berpengaruh besar untuk menjaga value pangsa pasar relatif stabil dengan penurunan hanya di bawah 10%.

Masa pandemi tidak selamanya memberikan dampak negatif terhadap perkembangan tren dalam dunia cetak. Menjamurnya mesin PET-Direct to Film menjadi bukti konkret sebuah alternatif jenius dalam pasar cetak tekstil. Teknologi ini adalah substitusi dari teknologi sablon tradisional dan diperkirakan akan manjadi penantang terberat market DTG dan Polyflex.

"Biaya mencetak satu t-shirt dengan ukuran A4 di muka depan kaos adalah sekitar Rp 3.000 untuk full color-nya. Biaya ini ditenggarai yang termurah dibanding teknologi lainnya yang serupa dalam segmen grafik tekstil ” ungkap Latief.

"Kami tentunya optimis dengan berbagai pengembangan teknologi cetak pada 2021 yang diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas, inovasi dan hasil cetak yang sesuai bahkan melampaui expektasi. Sebagai penutup, kami berharap yang terbaik agar kondisi pasar dapat pulih secara maksimal di tahun ini,” terang Latief.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Platform Digital Bantu Pencari Kerja di Masa Pandemi

Platform digital Lokerbandung.id bisa menjadi solusi informasi terbaru lowongan kerja seputar Bandung Raya dan sekitarnya.

DIGITAL | 7 April 2021

Dapatkan Kualitas Audio Terbaik Lewat Galaxy S21 Series 5G

Teknologi multi source microphone pada Galaxy S21 Series 5G memudahkan pembuatan film pendek dengan hasil kualitas suara yang jernih.

DIGITAL | 7 April 2021

Ketimbang WhatsApp, Mark Zuckerberg Justru Gunakan Signal

CEO Facebook Mark Zuckerberg ternyata menggunakan aplikasi chatting Signal ketimbang WhatsApp yang merupakan milik Facebook karena mengkhawatirkan privasinya.

DIGITAL | 7 April 2021

Ingin Jadi Youtuber Gaming? Ini Saran Dyland Pros

Menurut Dyland, memulai jadi youtuber gaming juga tidak harus dengan peralatan canggih.

DIGITAL | 6 April 2021

Aplikasi goKampus Permudah Siswa Mendaftar Kuliah

GoKampus meluncurkan program referal baru dalam rangka mewujudkan 100.000 siswa Indonesia bisa kuliah.

DIGITAL | 6 April 2021

Didukung Google, Axioo Hadirkan Chromebook Merek Lokal di Indonesia

Axioo secara resmi telah mendapatkan dukungan dari Google untuk menghadirkan Chromebook merek lokal di Indonesia.

DIGITAL | 6 April 2021

Lacak.io Permudah Integrasi IoT Lintas Sektor

Kehadiran startup ini bertujuan mempercepat industri 4.0 yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi layanan.

DIGITAL | 5 April 2021

Ini Strategi Kemkominfo Dorong Percepatan Digitalisasi di Indonesia

Johnny menyebutkan, pada 2025 nilai ekonomi digital di Indonesia diperkirakan mencapai US$ 130 miliar.

DIGITAL | 5 April 2021

Diumbar Gratis, Perincian Data Pribadi 500 Juta Pengguna Facebook

Lebih dari 500 juta data pribadi pengguna Facebook, termasuk nomor telepon dan data lainnya, diumbar gratis secara virtual di situs peretas

DIGITAL | 4 April 2021

Urban Republic Buka Dua Outlet Baru Sekaligus

Urban Republic (UR), merek ritel dari PT Sinar Eka Selaras, anak perusahaan Erajaya Group, pada hari ini, Sabtu (3/4/2021) resmi membuka 2 outlet terbaru.

DIGITAL | 3 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS