Logo BeritaSatu

CEO Huawei Indonesia: Konektivitas Harus Jangkau Semua Orang

Sabtu, 10 April 2021 | 02:50 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta, Beritasatu.com - Selama lebih dari 20 tahun, Huawei Indonesia telah berperan penting dalam mewujudkan konektivitas bagi sebagian besar populasi di Indonesia. Melayani sebuah negara dengan lebih dari 17.000 pulau merupakan tantangan yang luar biasa tetapi di sisi lain juga memberikan peluang bagi Huawei.

CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen, yang memiliki pengalaman di industri ini selama lebih dari 20 tahun di berbagai posisi internasional sebelum memimpin Huawei Indonesia, berbagi pandangannya tentang kiprah perusahaan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) global ini dan kontribusinya bagi masyarakat. Ia juga mengungkap peluang dan tantangan yang dihadapi Indonesia yang berambisi untuk menjadi kekuatan ekonomi digital dunia pada 2045 nanti. Berikut petikan wawancaranya.

T: Bagaimana perkembangan bisnis Huawei di Indonesia? Menurut Anda, bagaimana prospek pertumbuhan pasar ekosistem ICT di sini?

Bisnis kami di Indonesia sangat stabil dalam dua dekade terakhir. Secara umum, ekosistem ICT di sini memiliki semua persyaratan yang dibutuhkan untuk tumbuh, mulai dari dukungan pemerintah, lingkungan bisnis yang kondusif, sampai populasi yang besar dan produktif.

Huawei telah mengakar dan tumbuh luar biasa seiring dengan [pertumbuhan] ekonomi Indonesia selama lebih dari 20 tahun. Ini masa yang sangat panjang bagi perusahaan-perusahaan ICT global untuk bisa bertahan di satu negera tertentu, menggambarkan komitmen jangka panjang Huawei terhadap Indonesia untuk membangun ekosistem industri ICT di negara yang indah dan kami cintai ini.

Kalau menengok ke dua dekade terakhir yang penuh kesan, kami bangga menyaksikan betapa kami telah mendapatkan kepercayaan yang bernilai dari para mitra dalam membangun konektivitas dan mendukung stabilitas jaringan di pelosok Nusantara. Sebagai bukti kontribusi sosial, kami bergandeng tangan dengan para mitra khususnya lewat proyek USO [universal service obligation] pemerintah untuk mempercepat inklusi digital dengan menyambungkan mereka yang semula tidak terkoneksi, khususnya masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan pedesaan. Kami juga memanfaatkan proyek Palapa Ring sesuai instruksi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan konektivitas nasional bagi seluruh rakyat. Kami yakin bahwa setiap orang punya hak penuh untuk mendapatkan manfaat dari tekonologi digital dan tidak boleh ada yang ditinggalkan.

Bicara tentang prospek pertumbuhan ekosistem ICT, negara dengan populasi keempat terbesar di dunia ini dikaruniai bonus demografi di mana jumlah kaum muda dan kelompok usia kerja dari populasi 270 juta jiwa sedang mencapai tingkat tertinggi dan sangat potensial. Indonesia merupakan wilayah yang subur untuk munculnya wirausahawan dan startup baru di bidang ICT.

Potensi yang begitu besar juga tercermin dari pertumbuhan kencang berbagai startup kategori unicorn yang berbasis di Indonesia, dan menempatkan negara ini sebagai salah satu tempat dengan jumlah unicorn terbanyak di Asia Tenggara. Tentu saja pemerintah Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bagus bagi pertumbuhan perusahaan digital, lewat serangkaian panduan yang jelas, dukungan kuat bagi pengembangan digital, dan wawasan yang jauh ke depan.

Bagi Huawei, Indonesia lebih dari sekedar negara yang strategis untuk perkembangan ICT. Ke depan, kami bertekad untuk menambah kontribusi bagi negara ini dengan menggerakkan transformasi digital bagi beragam industri. Kami percaya bahwa Indonesia punya masa depan yang menjanjikan bagi ekosistem ICT, sehingga bisa meraih visi menjadi kekuatan ekonomi digital nomor lima di dunia pada 2045 nanti seperti ditargetkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

T: Apa saja kontribusi Huawei di Indonesia selama pandemik ini?

Nyaris 90% pegawai Huawei adalah warga negara Indonesia. Setiap kerja keras yang kami lakukan dan setiap inovasi yang kami luncurkan pada dasarnya dibuat di Indonesia, untuk Indonesia, dan oleh orang Indonesia. Pandemik ini justru makin mendekatkan kami dengan masyarakat karena kami melakukan banyak hal untuk membantu memerangi Covid-19 lewat kemampuan teknologi kami dalam memberi dukungan pembelajaran, layanan kesehatan, dan bisnis secara daring.

Pandemik ini mengajarkan kita agar tidak pernah berhenti belajar. Transformasi terjadi setiap hari dalam kehidupan kita, didorong oleh sebuah pertanyaan penting: ‘bagaimana kita bisa memberi kontribusi yang lebih bernilai bagi masyarakat?’

Sejak pandemik pertama kali menghantam Indonesia, kami telah melakukan yang terbaik untuk membantu dengan menggunakan keahlian kami dalam teknologi yang baru. Kami mengerahkan staf yang gigih untuk memasang banyak transmisi gelombang mikro [microwave transmission] di Pulau Sebaru, Kabupaten Kepulauan Seribu, guna membantu pemerintah dalam melakukan karantina terhadap 260 WNI menyusul wabah virus corona di kapal pesiar Diamond Princess dan World Dream.

Kami juga membantu para dokter di RSPAD Gatot Soebroto dan Rumah Sakit Pertamedika dalam melakukan analisis dan deteksi pasien Covid-19 berbasis kecerdasan buatan [AI] sehingga enam kali lebih cepat dan dengan tingkat akurasi 93%.

Di samping itu, kami juga membantu banyak perusahaan dan organisasi untuk beradaptasi dengan new normal yang banyak dikoneksikan secara daring, melalui upaya transformasi digital. Paling tidak ada 500 universitas di seluruh Indonesia yang diuntungkan dari 1.000 akun komputasi awan untuk meningkatkan digitalisasi di kampus dan mendukung aktivitas belajar-mengajar jarak jauh. Dukungan komputasi awan kami di salah satu mitra usaha jasa logistik berhasil mengembangkan inovasi layanan dan menggandakan pendapatannya.

Kemudian untuk mempercepat transformasi digital dan pemulihan ekonomi nasional, kami bermitra dengan pemerintah Indonesia [Kantor Staf Presiden] sehingga dalam lima tahun kami mampu melatih 100.000 tenaga di bidang digital untuk peningkatan kapasitas mereka. Diharapkan pada akhir 2025, Indonesia akan mampu mewujudkan impiannya yaitu memiliki 9 juta tenaga ICT dan kami, Huawei, ikut menjadi bagian darinya.

T: Apa strategi bisnis Huawei Indonesia untuk bisa bertahan pada 2021?

Untuk 2021 dan sesudahnya, kami akan tetap mengutamakan pelanggan dan menciptakan nilai tambah bagi para pelanggan kami. Dengan landasan itu, kami bukan hanya bertahan, tetapi juga akan makin berkembang.

Covid-19 telah berdampak pada semua kegiatan usaha dan kehidupan masyarakat tanpa kecuali. Namun, ia juga membuka harapan baru saat kami menyaksikan bagaimana orang-orang bisa menemukan cara yang kreatif agar bisa bertahan dengan berpindah ke digital dan menggali kemungkinan-kemungkinan baru untuk kehidupan yang lebih baik lewat pemanfaatan sejumlah teknologi baru.

Di mana pun, kami menyaksikan akselerasi transformasi digital dalam skala besar. Tingginya permintaan konektivitas jaringan pita lebar, meningkatnya jasa layanan konferensi video, lonjakan pengiriman makanan secara daring, dan juga hiburan digital sudah menjadi pemandangan biasa sekarang ini. Komputasi awan yang memberi ruang bagi beragam platform digital juga membantu banyak perusahaan untuk mempertahankan operasi sesuai kapasitas.

Bersama seluruh masyarakat global, kami telah belajar dari pengalaman dan bisa melewati 2020 meskipun tekanan eksternal begitu besar. Hal ini memberikan keyakinan dan optimisme baru dalam mengendalikan bisnis kami pada 2021 dan setelahnya. Bahkan meskipun pertumbuhan bisnis melambat, para pegawai kami tetap bersatu dan waspada menghadapi tantangan dan melihat peluang.

Kami akan terus memberikan dukungan bagi pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Tahun ini dan setelahnya, kami akan terus berpegang teguh pada keahlian kami dalam pengembangan teknologi baru untuk memfasilitasi transformasi digital bagi setiap orang, setiap rumah, dan setiap organisasi agar Indonesia terkoneksi sepenuhnya.

T: Apa sebetulnya kegiatan usaha pokok Huawei di Indonesia?

Usaha pokok kami berkisar pada dua hal yang tidak terpisahkan atau Intelligent Twins: konektivitas + komputasi. Dua hal ini saling terkait secara otomatis untuk menciptakan ekosistem terbuka bagi lahirnya kecerdasan dalam semua skenario.

Pada praktiknya dalam bisnis, kami selalu mencermati hal-hal apa yang paling dibutuhkan oleh sebuah negara dan rakyatnya. Banyaknya pulau di Indonesia merupakan tantangan geografis utama bagi negara ini, khususnya dalam membangun konektivitas. Oleh karena itu, kelompok usaha kami yang bertugas membangun infrastruktur jaringan punya peran yang solid dan fokus untuk memberi nilai yang bisa kami sumbangkan dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

Secara global, Huawei mengembangkan praktik bisnis yang unik mengikuti siklus alur informasi dan distribusi data. Unit grup bisnis pelanggan atau Customer Business Group [CBG] kami menangani perangkat-perangkat cerdas dan berurusan langsung dengan pengguna akhir. Dari konsumen, informasi dan data didistribusikan lewat infrastruktur jaringan di mana Carrier Business Group [CNBG] menangani distribusi informasi melalui kerja sama dengan para operator mitra kami. Setelah itu, kelompok bisnis kecerdasan buatan dan komputasi awan atau Cloud and AI Business Group [CABG] kami menangani penyimpanan dan pemrosesan data untuk dikirim kembali ke pengguna akhir dan sesuai cara yang mereka pilih sendiri [personalized user experience]. Ini akan menutup celah. Kemudian kelompok usaha kelas perusahaan atau Enterprise Business Group (EBG) kami menangani pelanggan korporasi dalam melakukan transformasi digital pada bisnis mereka.

Pendek kata, Huawei fokus dalam menciptakan inovasi dan solusi bagi ekosistem ICT secara menyeluruh, mulai dari penyediaan terminal kecerdasan, perangkat jaringan untuk mendukung konektivitas, dan memberi landasan komputasi cerdas. Itulah cara Huawei beroperasi di 170 negara di seluruh dunia.

T: Huawei bekerja sama dengan banyak operator telekomunikasi. Bisakah Anda jelaskan bentuk kerja sama ini?

Kami tidak ingin menyebut diri sebagai vendor semata. Kami berkeinginan untuk menjadi mitra strategis bagi para operator dalam wawasan yang jauh ke depan. Atas alasan tersebut, kami terlibat jauh bersama mereka dalam menciptakan inovasi gabungan, pelatihan tenaga, dan bahkan dalam upaya mitigasi saat terjadi bencana. Kami percaya bahwa jika hanya sendirian, hanya sedikit yang bisa kami lakukan -- hanya dengan bekerja bersama-sama kita bisa melakukan hal-hal yang besar.

Kami berkolaborasi erat dengan para operator telekomunikasi di berbagai bidang. Untuk mendukung bisnis, tentu saja, kami menggandeng mereka dalam berinovasi untuk bisa menemukan terobosan yang membuat kami lebih mampu memenuhi tuntutan dan kebutuhan konsumen kami. Kami memiliki dua kantor pusat inovasi yang dikhususkan untuk mengembangan teknologi generasi mendatang dan Internet of Things.

Kami juga bersinergi dengan para mitra untuk pelatihan SDM. Melalui serangkaian pelatihan teknologi baru seperti kecerdasan buatan, komputasi awan, Big Data, dan Internet of Things, kami membantu tenaga kerja digital Indonesia agar lebih siap menyongsong masa depan.

Yang lebih penting lagi, para mitra kami juga menjadi teman paling dekat ketika terjadi krisis. Mereka sering kali langsung tergerak untuk membantu para korban bencana. Awal tahun lalu, tim kami dan mereka bekerja keras untuk memulihkan jaringan komunikasi dan memberi bantuan bahan pokok ketika terjadi banjir di Jakarta akibat curah hujan paling lebat dalam 154 tahun terakhir, yang merendam dan melumpuhkan ibu kota dan sekitarnya.

T: Sejumlah negara maju seperti Inggris dan Amerika Serikat telah membatalkan proyek 5G Huawei dan melimpahkannya ke perusahaan lokal. Menurut Anda, apakah hal-hal semacam ini bisa berdampak pada reputasi global Huawei?

Waktu dan energi kami terlalu berharga untuk disia-siakan dalam keberisikan geopolitik seperti ini. Pelanggan dan inovasi, dua hal itulah yang paling penting bagi kami.

Bicara tentang teknologi baru untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, bumi kita tercinta ini harus diberi lebih banyak opsi, dan harus yang terbaik! Mata kami selalu terjaga untuk melahirkan inovasi dan terus memperbaiki solusi dari kami.
Sejauh ini, Huawei terus mendapatkan kepercayaan dari banyak sekali konsumen. Kami masih mendapatkan sinyal positif terkait kinerja jaringan yang berkualitas. Kami membantu pembangunan jaringan 5G terbaik di seluruh dunia, mulai dari Berlin, Munich, Madrid, Zurich, Jenewa, Amsterdam, Wina, Barcelona, Seoul, Bangkok, Hong Kong, sampai Riyadh. Jaringan kami berada di posisi teratas dalam uji kinerja jaringan global. Itu merupakan bukti kualitas jaringan kami.

Layanan kualitas premium dari kami adalah alasan kenapa para pelanggan di seluruh dunia tetap bersama kami. Kami akan terus melayani para pelanggan dengan baik dengan memberi nilai tambah untuk mereka. Kami ingin menjaga kesetiaan mereka dan berharap mereka tidak berpaling hanya karena tekanan politik atau kampanye jahat.

T: Bagaimana perkembangan pembangunan jaringan 5G di Indonesia dan apa peran Huawei di sini? Apa manfaat teknologi 5G?

Negara-negara di seluruh dunia termasuk Indonesia berlomba-lomba untuk mengadopsi 5G. Alasannya bukan hanya karena 5G lebih kencang daripada 4G. Kami yakin teknologi ini akan membuka kemungkinan-kemungkinan baru bagi nyaris semua hal.

Sampai tahap ini, kami bisa memaklumi bahwa pemerintah Indonesia masih fokus untuk membangun konektivitas yang andal di seluruh pelosok negeri. Lewat kolaborasi dengan pemerintah dan mitra carriers lainnya, kami fokus memastikan bahwa jaringan 4G bisa menjangkau wilayah-wilayah terpencil dengan lebih baik. Saat ini, kami sedang mempersiapkan landasan terpenting untuk ekosistem yang baru: tenaga kerja bidang ICT yang punya kemampuan tingkat tinggi untuk beradaptasi dengan teknologi baru termasuk 5G. Para tenaga ICT itu akan menjadi mesin dalam ekosistem di Indonesia agar bisa lebih maju dan makmur.

Bicara tentang teknologi 5G, Huawei memiliki pengalaman yang sangat maju di sejumlah negara lain yang mungkin sangat penting untuk membantu Indonesia dalam melakukan persiapan. Faktanya, 5G bukan hanya menguntungkan perorangan, tetapi nantinya akan sangat penting bagi banyak industri seperti kesehatan, pendidikan, manufaktur, transportasi, dan pertanian. Tekonologi 5G ini juga bisa diterapkan di berbagai skenario untuk membuat hidup lebih mudah dan lebih baik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Jakarta Globe

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap Polri Serahkan Sambo Cs ke Jaksa

Ferdy Sambo dan 11 tersangka lain kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dan obstruction of justice segera diserahkan ke jaksa.

NEWS | 29 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 28 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 di Jakarta sampai tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 sampai 28 September 2022

Infografik tentang data jumlah penerima vaksin Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia sampai 28 September 2022

Infografik tentang data dan tren kasus aktif Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi pada 28 September 2022

Infografik tentang data angka prevalensi Covid-19 di 10 provinsi di Indonesia pada tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Partai Demokrat Tetap Ingin AHY Ikut Pilpres 2024

Koordinator Juru bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan partainya terbuka mengusung Anies Baswedan sebagai capres.

NEWS | 29 September 2022

Puan Tanam Padi Bareng Petani dan Borong Sayur-Mayur di Bali

Dalam kunjungan kerjanya di Bali, Ketua DPR Puan Maharani meninjau lokasi pertanian di Kabupaten Badung. Ia juga ikut menanam padi bersama petani.

NEWS | 29 September 2022

Puan Maharani Tegaskan PDIP Siap Usung Calon Presiden Sendiri

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menyatakan partainya siap mengusung calon presiden (capres) sendiri pada Pilpres 2024.

NEWS | 29 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 28 September 2022

Infografik tentang data positivity rate Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Tim Putri BIN O2C Berpeluang ke Babak Kedua Livoli

Tim putri BIN O2C Bandung dan PLN Batam berpeluang ke babak delapan besar kompetisi bola voli Livoli Divisi I.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Begini Langkah BUMN untuk Waskita, WIKA, dan PP Properti

Begini Langkah BUMN untuk Waskita, WIKA, dan PP Properti

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings