Platform Bantu Kerja Jawab Persoalan Laten Dunia Magang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Platform Bantu Kerja Jawab Persoalan Laten Dunia Magang

Rabu, 14 April 2021 | 21:47 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Matata Edu Inovasi menghadirkan sebuah terobosan baru untuk dunia kerja dan magang, dalam bentuk sebuah virtual hub yang diberi nama Bantu Kerja. Platform digital dalam bentuk virtual hub berbasis web ini, mempertemukan calon pemagang dengan pemberi magang atau perusahaan.

"Selama enam belas tahun bekerja di bidang perbankan di Indonesia, ada satu hal yang selalu mengganggu pikiran saya terkait dengan kualitas pekerja magang yang datang dan pergi di tempat saya bekerja. Mereka rata-rata tidak dilengkapi dengan kemampuan dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaan mereka sehari-hari,” kata Enrico Pitono, founder Matatacorp, holding company PT Matata Edu Inovasi, saat virtual zoom, Rabu (14/4/2021).

Enrico menjelaskan, yang dimaksudnya bukanlah kemampuan teknis atau teoritis. Tetapi justru merujuk pada soft skills yang lebih mendasar lagi, berinteraksi, berkomunikasi, sekaligus kemampuan menempatkan diri di tengah dunia kerja yang notabene berbeda dengan dunia sekolah atau kuliah.

"Hal-hal seperti itu, yang tak pernah menjadi masalah alias sudah purna di negara seperti Inggris, atau sebagian besar negara Eropa dan Asia lain," jelasnya.

Psikolog dan pendidik yang saat ini memimpin tim Matata Edu Inovasi, Tari Sandjojo menyebutkan, sekian puluh tahun berkecimpung di dunia pendidikan dengan spesialisasi sebagai learning designer, gap itu ada sebagai akibat dari ketidakluwesan kurikulum dalam merespon kebutuhan dari industri penyerap tenaga kerja.

"Adapun yang saya alami dan pahami sebagai pendidik selama ini adalah siswa-siswa itu akan lebih senang dan terpacu untuk belajar jika diterjunkan langsung ke dalam situasi sebenarnya. Setelah itu barulah para pendidik bisa berperan membuat kurikulum demi mengisi kekurangan-kekurangan sesuai dengan permasalahan yang sedang dialami anak-anak didiknya," terang Tari.

Berdasarkan pemikiran tersebut, lanjut Tari, platform digital yang kemudian dinamakan Bantu Kerja dirancang, tepatnya mulai tahun 2016. "Idenya adalah menjembatani kebutuhan industri dengan ekspektasi dari pemagang. Karena di situlah banyak terjadi gap,” tambahnya.

Menurut Tari, jembatan yang dimaksudnya tak hanya mempertemukan dan membiarkan kedua belah pihak itu berinteraksi sendiri. Lebih dari itu platform Bantu Kerja juga berlaku sebagai fasilitator komunikasi antar kedua pihak mengenai berbagai proyek magang yang ditawarkan di dalamnya.

"Di platform ini, tiap mitra industri yang membutuhkan tenaga magang, bisa mem-posting proyek-proyek magang yang mereka punya untuk kemudian di-bid oleh calon pemagang. Sebagai empunya proyek, pemberi magang bisa memberi pembekalan berupa kisi-kisi serta tips dan trik tentang proyek tersebut," tuturnya.

Sejak proses bidding dan selama proyek berjalan, pemberi proyek bisa mulai menilai dan memilah pemagang mana saja yang sesuai dengan kriteria mereka.

"Jika kemudian hasil akhirnya sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan, besar kemungkinan si pemagang akan terpilih untuk dipakai lagi sekiranya ada proyek baru lainnya," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ekstremis Gunakan Obrolan Video Game untuk Sebarkan Kebencian

Para ekstremis menggunakan video game arus utama dan platform obrolan game untuk menyebarkan kebencian.

DIGITAL | 23 September 2021

Aturan Eropa Akan Paksakan Pengisi Daya USB-C untuk Semua Ponsel

Para produsen akan dipaksa untuk membuat solusi pengisian daya universal untuk ponsel dan perangkat elektronik kecil, di bawah aturan baru yang diusulkan oleh Komisi Eropa (EC).

DIGITAL | 23 September 2021

Xiaomi Bantah Lakukan Sensor Pengguna

Xiaomi menyangkal menyensor para penggunanya setelah Lithuania merekomendasikan warga negaranya untuk menghindari smartphone Tiongkok.

DIGITAL | 23 September 2021

Pelajar dan Guru Didorong Jadi Influencer

Telkomsel Area Jawa Bali mendorong para pelajar dan guru menjadi seorang influencer dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi digital.

DIGITAL | 23 September 2021


Jual Beli Kripto, Apa yang Harus dan yang Tidak Boleh Dilakukan

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah mengenal mata uang kripto dan memilih platform yang tepat.

DIGITAL | 23 September 2021

Exabytes Dukung Transformasi UMKM ke Ranah Digital

Exabytes mendorong UMKM Indonesia bertransisi ke online guna membangun serta memperkuat kehadiran bisnisnya di ranah digital.

DIGITAL | 23 September 2021

Siap Luncurkan LDX Token, Litedex.io Bidik Investor Anak Muda

LDX merupakan satu-satunya token yang diluncurkan oleh platform decentralized exchange murni karya anak bangsa.

DIGITAL | 23 September 2021

Kemhan Lithuania Anjurkan Ponsel Xiaomi dan Huawei Dibuang Saja

Kementerian Pertahanan Lithuania telah menganjurkan ponsel Xiaomi dibuang saja dan calon konsumen tidak membeli yang ponsel Tiongkok yang baru.

DIGITAL | 22 September 2021

Sejak 2016, Facebook Habiskan Rp 185 Triliun untuk Keselamatan dan Keamanan

Facebook menyatakan perusahaan telah menginvestasikan lebih dari US$13 miliar (Rp 1855 triliun) dalam langkah-langkah keselamatan dan keamanan sejak 2016.

DIGITAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Menkominfo Optimistis PON Papua Akan Sukses

Menkominfo Optimistis PON Papua Akan Sukses

OLAHRAGA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings