Kemkominfo Targetkan Cetak 150 Startup Digital Hingga 2024
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemkominfo Targetkan Cetak 150 Startup Digital Hingga 2024

Senin, 3 Mei 2021 | 15:15 WIB
Oleh : Emanuel Kure / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui program Startup Studio Indonesia menargetkan untuk mencetak sebanyak 150 startup digital berkualitas hingga 2024.

Program Startup Studio Indonesia merupakan bentuk dukungan dari Kemkominfo untuk mendukung kemajuan ekosistem startup Indonesia melalui penyediaan fasilitas yang memberikan akses bagi para pegiat early-stage startup mengembangkan potensi bisnisnya. Saat ini, program Startup Studio telah memasuki batch kedua.

"Saya berharap dari program startup studio ini dapat mencetak dan mengembangkan skala bisnis dari 150 startup digital Indonesia hingga 2024,” kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo, Semuel A Pangerapan, melalui webinar, Senin (3/5/2021).

Menurut Semmy, sapaan Semuel, Indonesia memiliki potensi perkembangan ekonomi digital yang besar. Dimana potensi ini selaras dengan pertumbuhan startup di Indonesia yang terbilang sangat cepat. Menyitir data dari startupranking, Indonesia saat ini menduduki posisi ke lima negara dengan jumlah startup terbanyak di dunia, yakni mencapai 2.229 startup, dan menjadi negara terbesar kedua di Asia, setelah India.

"Untuk dapat menciptakan startup yang berdaya saing, Indonesia membutuhkan talenta digital yang terampil dan berwawasan luas dalam mengembangkan kewirausahaan digital. Saya percaya bahwa keberhasilan akselerasi ekonomi digital suatu negara tergantung pada tingkat keberhasilan ekosistem startup dalam menjaga keberlangsungan mengembangkan bisnisnya secara konsisten,” ujar Semmy.

Terkait program Startup Studio Indonesia, Semmy menjelaskan, berdasarkan hasil batch 1, pihaknya melihat respons yang sangat positif dari komunitas startup terhadap pelaksanaan program ini. Bahkan para alumni memperoleh manfaat nyata dalam pengembangan usahanya setelah mengikuti program ini.

"Tiga startup dari 20 alumni batch 1 berhasil mendapat penawaran investasi dari pihak venture capital. Dan, sekitar 40% startup peserta memiliki lebih dari 20 persen month-to-month traction growth, di atas rata-rata industri. Bahkan beberapa alumni berkolaborasi dan melakukan kerja sama komersial untuk pengembangan produknya,” ungkap Semmy.

Semmy juga menambahkan, Startup Studio Indonesia memperkuat dan melengkapi Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital dan NextICorn, program pemberdayaan startup digital yang diinisiasi Kemkominfo.

"Dari program Startup Studio Indonesia ini, Kemkominfo menargetkan untuk dapat mencetak 150 startup digital hingga 2024 yang berhasil mengembangkan skala bisnisnya dari segi jumlah pengguna, jumlah pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan pendanaan dari venture capital,” tutur Semmy.

Semmy juga mengharapkan, program Startup Studio Indonesia dapat menjawab tantangan utama early-stage startup dan membangun semangat kolaborasi antar pelaku startup untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem ekonomi digital nasional yang tangguh.

"Hal ini dilakukan melalui transfer pengetahuan, membuka jejaring bisnis baru, serta membangun karakter dan kompetensi startup yang berdaya saing tinggi,” ungkap Semmy.

Kemkominfo, lanjut Semmy memprioritaskan enam sektor bisnis startup untuk dikembangkan melalui program Startup Studio Indonesia ini. Sektor tersebut merupakan sektor industri unggulan Indonesia baik dari sisi sumber daya maupun tingkat penyerapan tenaga kerja yang tinggi. Keenam sektor industri tersebut antara lain pendidikan, kesehatan, maritim, agrikultur, pariwisata dan logistik.

Adapun kategori early-stage startup yang dapat mengikuti program ini adalah startup yang telah memiliki minimum valuable product (MVP) dan traction selama minimal 3 bulan, sedang dalam proses validasi product-market fit, telah berbadan hukum, dan dalam tahap pendanaan angel investor, pre-seed, seed, pre-series A hingga series A.

Sementara, Head of Commerce Incubations at Facebook, Eric Feng menambahkan, investasi di industri startup saat ini telah menjadi sebuah bisnis global.

"Para pendiri startup di seluruh dunia, termasuk Asia Tenggara dan Indonesia membangun bisnis startup yang menarik perhatian Silicon Valley baik untuk berinvestasi, maupun untuk mempelajari perilaku baru konsumen yang dipionirkan oleh konsumen dari negara-negara berkembang,” tutur Eric.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkominfo: Mari Bersama Majukan Industri Penyiaran

Penetapan pemenang multiplexing tv digital diharapkan dapat memajukan industri penyiaran di Indonesia.

DIGITAL | 3 Mei 2021

Startup KitaLulus Bantu Peserta Didik Hadapi Seleksi CPNS

KitaLulus juga menyediakan beasiswa sebesar Rp 100 juta untuk pengguna aplikasi.

DIGITAL | 1 Mei 2021

Program Healthypreneur Diminati Ribuan Peserta

Sejak pendaftaran dibuka sejak 12 April hingga 24 April, terdapat lebih dari seribu peserta ikut mendaftar program inkubasi Healthypreneur.

DIGITAL | 1 Mei 2021

4 Alasan Trader Pemula Gunakan Copy Trading

Copy trading merupakan salah satu layanan yang memungkinkan trader secara otomatis menyalin posisi trading yang dilakukan trader yang lebih ahli.

DIGITAL | 30 April 2021

Aplikasi Super Raih Pendanaan Seri B Rp 405 Miliar

Sejak berdiri, aplikasi Super telah berhasil meraih pendanaan lebih dari Rp 520 miliar.

DIGITAL | 30 April 2021

UNM Siapkan Dua Inkubator Startup

Program studi bisnis digital Universitas Nusa Mandiri dinilai cocok bagi penggiat dunia startup.

DIGITAL | 30 April 2021

Ini Aplikasi Sunting Video Gratis yang Miliki Fitur Lengkap

Aplikasi penyunting video KineMaster memiliki fitur yang lengkap cukup dari smartphone penggunanya.

DIGITAL | 30 April 2021

MiChat Bagikan Tips Jaga Diri Saat Berkenalan dan Bertemu Teman Baru

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu Anda tetap aman saat berkomunikasi dengan teman baru di platform MiChat.

DIGITAL | 30 April 2021

Eventori Dukung Upaya Pengembangan Literasi Digital Pemerintah

Kemkominfo mencanangkan program Akselerasi Transformasi Digital Nasional yang ditujukan untuk meningkatkan optimalisasi teknologi demi menguatkan perekonomian.

DIGITAL | 29 April 2021

G-Lenz Security Incar Pangsa Pasar CCTV di Indonesia

Penggunaan perangkat CCTV (Closed-Circuit Television) tak lagi terbatas di perkantoran, hunian pribadi juga semakin banyak yang menggunakan.

DIGITAL | 29 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS