Merger Gojek-Tokopedia, Ricky Vinando: Tidak Akan Timbulkan Praktik Monopoli
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Merger Gojek-Tokopedia, Ricky Vinando: Tidak Akan Timbulkan Praktik Monopoli

Rabu, 19 Mei 2021 | 19:42 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kolaborasi bisnis yang dilakukan dua startup raksasa karya anak bangsa, Gojek dan Tokopedia, melalui pembentukan Grup GoTo diyakini tak akan menimbulkan praktik monopoli atau penguasaan dari hulu ke hilir termasuk integrasi vertikal. Hal ini disampaikan praktisi hukum, Ricky Vinando menanggapi pernyataan Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Kodrat Wibowo beberapa waktu lalu yang mengaku khawatir adanya potensi penguasaan dari hulu ke hilir dan rantai distribusi dengan bergabungnya Gojek dan Tokopedia.

"Ketua KPPU harus menurunkan tingkat ketakutannya terkait merger Gojek dengan Tokopedia, karena takut juga harus rasional jika menyangkut integrasi vertikal," kata Ricky kepada Beritasatu.com, Rabu (19/5/2021).

Ricky menjelaskan, dari aspek hukum persaingan usaha, merger Gojek dan Tokopedia tidak akan bisa menimbulkan dampak praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat karena keduanya berada di pasar yang berbeda. Ricky juga meyakini tidak akan terjadi penguasaan dari hulu ke hilir dan rantai distribusi pasar. Hal ini lantaran tidak semua barang yang dijual penjual di aplikasi Tokopedia bisa dikirim melalui Gojek.

"Jadi tidak akan terjadi Gojek menguasai jasa pengiriman barang dengan Gosend-nya meskipun Gojek telah "kawin" dengan Tokopedia. Jadi, misalnya seperti ini, yang terdekat dengan lokasi penjual adalah jasa angkutan JNE, Ninja Express, dan Anter Aja, maka pada opsi jasa angkutan barang yang ada dalam aplikasi Tokopedia penjual tersebut pasti ada ketiga itu, plus Gosend dan Grab Express, tidak mungkin penjual menyertakan hanya Gosend saja, tidak ada JNE dan SiCepat, karena itu pasti merugikan penjual itu sendiri, Gosend kan tak bisa antar pulau, dari Jakarta ke Bali, ke Lombok, berapa ribu kilometer itu, ya mana bisa, harus JNE," ungkapnya.

‘’Bayangkan kalau pesan barang antar pulau, ya tidak bisa pakai Gosend, yang bisa dipakai sudah pasti adalah seperti JNE, J & T Express dan kawan-kawannya yang biasa untuk pengiriman antar pulau, jadi KPPU tak perlu ketakutan dengan dampak merger Gojek dan Tokopedia. Jadi dengan demikian secara hukum dapat dipastikan tak akan bisa terjadi praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat serta integrasi vertikal’, tambah Ricky.

Selain itu, kata Ricky, pemilihan jasa pengiriman tidak ditentukan oleh Tokopedia. Pembeli atau merchant yang memiliki hak menentukan jasa pengiriman.

"Jadi tak akan terjadi penguasaan rantai pasar distribusi barang oleh Gosend Gojek. Dengan demikian dapat dipastikan tidak akan bisa terjadi integrasi vertikal yang bisa berdampak terhadap penguasaan pasar. Selama ini juga SiCepat dan kawan-kawannya termasuk Grab Express juga masih bisa bertahan di Tokopedia di saat Gojek dengan Gosend-nya ada pada satu waktu yang bersamaan. Artinya persaingannya sangat sehat," katanya.

Kalaupun kolaborasi Gojek-Tokopedia terjadi integrasi vertikal, Ricky menilai hal tersebut tak menyalahi aturan. Yang terpenting, katanya, tujuan integrasi vertikal itu tidak untuk menguasai pasar dan tidak mematikan pesaing.

"Merger Gojek dan Tokopedia secara hukum persaingan usaha tidak bisa menimbulkan akibat integrasi vertikal sebagaimana yang ditakutkan KPPU," tegasnya.

Ricky mencontohkan integrasi vertikal yang dikhawatirkan KPPU, yakni ketika terdapat suatu grup perusahaan menguasai produksi suplai tebu yang kemudian diolah menjadi gula oleh perusahaan yang merupakan satu kesatuan dengan perusahaan yang menguasai suplai tebu. Akibatnya, tebu dikuasai oleh satu grup usaha dan tidak ada lagi perusahaan lain yang bisa mendapatkan gula karena tebu sudah dikuasai satu grup usaha.

"Tak bisa lagi berjualan minuman kayak Boba yang manis-manis itu," katanya.

Dengan contoh tersebut, Ricky menekankan tidak mudah terjadi praktik integrasi vertikal sebagaimana yang ditakutkan KPPU.
‘’Sekarang saja di Indonesia, ada banyak sekali perusahaan makanan dan minuman manis dengan merek terkenal, semuanya bisa bersaing dan bisa mendapatkan gula, itu membuktikan bahwa tidak ada yang menguasai supply tebu, tak mudah terjadinya integrasi vertikal," tegas Ricky.

Ricky menambahkan, Tokopedia sebagai perusahaan aplikasi belanja online, memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk berjualan secara daring dengan mendaftarkan akunnya. Sementara untuk pengiriman barang, konsumen dan penjual yang menentukan sendiri jasa yang akan digunakan. Dengan demikian, Ricky menyatakan praktik tersebut bukanlah Integrasi Vertikal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

"Dan pemakaian teknologi aplikasi untuk belanja online hanyalah 'complimentary' Usaha, bukan integrasi vertikal," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pengawas Privasi Khawatirkan Dampak Kacamata Pintar Facebook

Pengawas privasi data Irlandia telah menyatakan keprihatinannya atas kacamata pintar baru, yang diproduksi oleh Facebook dalam kemitraan dengan Ray-Ban.

DIGITAL | 18 September 2021

Litedex.io Sambut Antusias Rencana BI Gunakan Blockchain untuk Rupiah Digital

Penggunaan blockchain dalam pengembangan central bank digital currency (CBDC), akan meningkatkan efesiensi pendistribusian rupiah digital.

DIGITAL | 18 September 2021

GBG Masuk 100 Teratas IDC FinTech Rankings

Pengakuan ini merupakan bukti komitmen untuk memberikan aktivasi solusi membantu mengelola kejahatan keuangan.

DIGITAL | 18 September 2021

Yuk Cari Tahu 3 Area terbaik untuk Meletakkan Air Purifier

Dengan kombinasi filter HEPA, serta filter karbon aktif, air purifier mampu untuk menghilangkan polutan berbahaya di dalam rumah.

DIGITAL | 18 September 2021

Keamanan Digital, Menkominfo Ajak Kolaborasi Multipihak Lindungi Warganet

Pemerintah memiliki tugas untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan melindungi warganet dari konten online yang berbahaya dan negatif.

DIGITAL | 17 September 2021

Diluncurkan, Ini Harga Fantastis Ponsel Entry Level Redmi 10

Redmi 10 mulai dijual perdana pada Rabu (22/9/2021) pukul 10.00 WIB dengan harga perkenalan Rp1.999.000 (4GB+64GB) serta Rp2.399.000 (6GB+128GB).

DIGITAL | 17 September 2021

Permudah Bisnis Era Industri 4.0, Lintasarta Cloudeka Beri Solusi Komputasi Awan

Komputasi awan Lintasarta Cloudeka bisa menjadi solusi yang memberi berbagai keunggulan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas bisnis.

DIGITAL | 17 September 2021

Bybit Sediakan Penambangan Aset Ganda APY 180%

Dual mining atau penambangan ganda merupakan produk investasi terlindungi non-prinsipal dengan keuntungan floating atau mengambang.

DIGITAL | 16 September 2021

Platform Esports MPL Dapat Pendanaan Rp 32,8 Triliun

MPL akan meningkatkan pengembangan teknologi lokal untuk semakin mendorong pertumbuhan perusahaan di Indonesia.

DIGITAL | 16 September 2021

Ini 6 Tren Percakapan di Twitter Indonesia Selama 3 Tahun Terakhir

Terdapat enam tren percakapan di Twitter Indonesia dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

DIGITAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Persib


# Pembatasan Periode Jabatan DPR



TERKINI
BabyBali Token Padukan Investasi Kripto dengan Pariwisata

BabyBali Token Padukan Investasi Kripto dengan Pariwisata

EKONOMI | 37 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings