Kebocoran Data, Dirut BPJS Kesehatan: Masih Diinvestigasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kebocoran Data, Dirut BPJS Kesehatan: Masih Diinvestigasi

Selasa, 25 Mei 2021 | 17:53 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho, Herman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - BPJS Kesehatan masih terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kebenaran apakah data sistem mereka memang telah diretas sehingga ada yang mengiklankan jualan data 276 juta warga Indonesia peserta jaminan kesehatan negara tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Ali Ghufron, Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan, dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Selasa (25/5/2021).

BPJS Kesehatansaat ini melakukan investigasi dan klarifikasi bersama Bareskrim dan Kementerian Pertahanan. Ghufron menyatakan pihaknya membuat surat meminta perlindungan hukum. "Kita terus lakukan investigasi menjawab apakah peretasan ini benar terjadi, apakah datanya dari BPJS? Kalau menyerupai iya. Ada sampel tadi yang bisa diakses dan sedang dianalisa. Kita memakai audit investigasi digital forensik," ulasnya.

Ghufron mendeskripsikan kepada Komisi IX soal bagaimana selama ini pihaknya percaya diri dengan sistem keamanan teknologi informasi (IT) di BPJS Kesehatan. Lembaga itu memiliki standar tata kelola keamanan data, yang bertujuan berupaya maksimal melindungi data peserta.

"Semua dilakukan sesuai ketentuan dan standar berlaku internasional. Kita tersertifikasi ISO 27001 terkait keamanan data dan COBID juga diterapkan. Kita juga didukung sebuah sistem terdiri dari beberapa layer keamanan," kata Ghufron.

Namun kemudian muncullah unggahan di forum peretas Raidz oleh sebuah akun bernama Kotz, yang mengklaim menjual data warga Indonesia itu. Kotz juga menyediakan 1 juta data sampel. Inilah yang kemudian ramai hingga saat ini.

Pihaknya langsung berkoordinasi di internal maupun dengan lembaga lainnya. Baik Kementerian Kominfo, Kementerian Pertahanan, hingga Mabes Polri. Berbagai langkah dilakukan termasuk pemblokiran situs-situs terkait terduga peretas.

Masalahnya, hingga saat ini belum ketahuan, bahkan oleh pihaknya, apakah benar terjadi peretasan, atau hanya sekedar klaim saja oleh Kotz dan kawan-kawan.

"Belum ketahuan ini data punya BPJS atau bukan. Belum tahu. Mirip, iya. Ini sedang dilakukan investigasi," kata Ghufron.

Di tengah itu, dia mengakui BPJS Kesehatan langsung melakukan aksi preventif untuk penguatan sistem IT. Yakni dengan meningkatkan proteksi dan ketahanan sistem. Tak lupa pihaknya juga berkirim surat tentang dugaan adanya peretasan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami juga pastikan operasi BPJS Kesehatan dalam pelayanan ke masyarakat tak terganggu. Kami imbau masyarakat tetap tenang dan bisa mendapatkan pelayanan seperti biasa," kata Ghufron.

Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional DJSN Tb. A. Choesni menjelaskan ihwal masalah ini berawal dari akun bernama Kotz yang merupakan reseller data yang hendak menjual data pribadi di Raid Forums. Akun Kotz menawarkan 279 juta data pribadi, diklaim 20 juta data memiliki foto personal. Dan ada satu juta contoh data gratis untuk diuji.

Pihaknya lalu memantau Kemkominfo melakukan take down terhadap 3 tautan teridentifikasi. Yakni bayflies.com, mega.nz, anonfiles.com. Hal ini sebagai langkah awal antisipasi untuk mencegah penyebaran data lebih luas.

"Tim gabungan dari BSSN, Polri, Kominfo dan BPJS Kesehatan sedang menginvestigasi lebih lanjut," kata Choesni.

Sebagai tindak lanjut, DJSN telah melakukan koordinasi dengan Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan untuk menelusuri dan mengevaluasi celah sistem IT untuk menghindari peretasan data.

"Kami menyadari dari awal, berita ini akan banyak mengakibatkan misinformasi, yang kalau tak ditangani segera, akan memberikan dampak tak baik khususnya kepercayaan terhadap sistem JKN," kata Choesni.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Jalin Kerja Sama dengan TaniHub

Bulog menjalin kerja sama dengan TaniHub guna mengembangkan ekosistem ketahanan pangan nasional.

DIGITAL | 25 Mei 2021

Axioo Chromebook dan Notebook Tembus TKDN 43%

PT Tera Data Indonusa selaku prinsipal Axioo telah mengantongi nilai TKDN dan BMP sebesar 43.64% untuk lini produk terbarunya, Axioo Chromebook.

DIGITAL | 25 Mei 2021

ICS Dorong Perusahaan Tingkatkan Kualitas Perangkat Lunak

Menurut Yoshio Ito, efektivitas dan efisiensi menjadi pendorong bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas software atau perangkat lunak.

DIGITAL | 24 Mei 2021

Data Pribadi Terlanjur Bocor, Bagaimana Meminimalisir Risikonya?

Kasus kebocoran data penduduk dalam skala besar kembali terjadi. Kali ini diduga bersumber dari sistem yang ada di BPJS Kesehatan.

DIGITAL | 24 Mei 2021

Tokocrypto Gandeng ICH Tingkatkan Kepercayaan Investor Aset Kripto

Melalui kolaborasi ini, Tokocrypto akan melaporkan catatan atas kepemilikan aset kripto yang diperdagangkan atau disimpan secara real time setiap harinya.

DIGITAL | 24 Mei 2021

Diluncurkan, Ini Harga Vivo V21 5G

Perangkat yang sudah mendukung jaringan 5G ini dibanderol seharga Rp 5.799.000.

DIGITAL | 24 Mei 2021

BSSN Bicarakan Kasus Kebocoran Data BPJS Kesehatan dengan Bareskrim

BSSN bertemu penyidik Bareskrim Polri guna membahas kasus dugaan kebocoran data pribadi 279 juta nasabah BPJS Kesehatan.

DIGITAL | 24 Mei 2021

Merger Gojek-Tokopedia, Ketua KPPU: Belum Ada Indikasi Monopoli

Ketua KPPU menilai merger antara Gojek dan Tokopedia belum memiliki indikasi unsur penguasaan pasar atau monopoli.

DIGITAL | 24 Mei 2021

Menkominfo: Kehadiran 5G Dorong Kemajuan Ekonomi Digital

Kehadiran teknologi 5G diharapkan akan semakin mendorong kemajuan sektor digital Indonesia.

DIGITAL | 24 Mei 2021

Menkominfo: Layanan 5G Tidak Gusur 4G

Menkominfo menegaskan bahwa kehadiran layanan 5G tidak lantas menggusur layanan 4G yang sudah digunakan masyarakat.

DIGITAL | 24 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS