Dalam 30 Hari, WhatsApp Blokir 2 Juta Akun di India
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dalam 30 Hari, WhatsApp Blokir 2 Juta Akun di India

Sabtu, 17 Juli 2021 | 12:18 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- WhatsApp memblokir lebih dari 2 juta akun di India dalam satu bulan, karena perilaku berbahaya dan mengumbar pesan spam antara Mei dan Juni. Seperti dilaporkan RT, Jumat (16/7/2021), pelanggaran aturan lainnya, termasuk mengirim tingkat pesan yang tinggi dan tidak normal.

Meskipun hanya sebagian kecil dari 400 juta basis pengguna yang kuat di India, jumlah akun yang diblokir tergolong signifikan. Jumlah dua juta akun kira-kira seperempat dari delapan juta larangan yang dijatuhkan WhatApp secara global setiap bulan.

Sejumlah 95% dari akun diblokir tercatat melebihi batas yang ditempatkan pada berapa kali pesan dapat diteruskan di negara tersebut. WhatsApp menyatakan "fokus utamanya" adalah untuk mencegah penyebaran pesan yang berbahaya dan tidak diinginkan.

“Deteksi penyalahgunaan beroperasi pada tiga tahap gaya hidup akun: saat pendaftaran; saat pengiriman pesan; dan sebagai tanggapan atas umpan balik negatif, yang kami terima dalam bentuk laporan dan blokir pengguna,” tulis laporan tersebut.

WhatsApp menyatakan "memperhatikan umpan balik pengguna" dan terlibat dengan tim spesialis dan analis untuk mengevaluasi "kasus" dan meningkatkan efektivitas terhadap informasi yang salah.

Selain menanggapi keluhan pengguna, WhatsApp menyatakan pihaknya mengandalkan "sinyal perilaku" dari akun pengguna, "informasi tidak terenkripsi" yang tersedia, foto profil dan grup, dan deskripsi untuk mengidentifikasi calon pelanggar.

WhatsApp menyatakan petugas pengaduannya di negara itu telah menerima lebih dari dua ratus banding untuk membatalkan pemblokiran akun selama periode sebulan. Selain itu, platform juga menerima lebih dari seratus keluhan terkait dengan dukungan akun dan produk serta keamanan pengguna.

Media sosial dan platform komunikasi harus menerbitkan laporan bulanan yang mencantumkan rincian tindakannya di bawah aturan Teknologi Informasi baru negara tersebut. Laporan medsos tersebut merupakan laporan pertama aplikasi perpesanan milik Facebook sejak aturan itu berlaku baru-baru ini.

Meskipun menerbitkan laporan tersebut, WhatsApp terus menolak untuk mengungkapkan sumber awal berita palsu, hoaks, dan pesan viral ilegal yang dituding oleh pemerintah telah menghasut kekerasan massa di negara tersebut.

Meskipun aturan teknologi informasi baru memiliki klausul keterlacakan yang mengharuskan platform untuk melacak dan mengungkapkan akun dari mana pesan tersebut berasal, WhatsApp telah menentang kewajiban ini di pengadilan dengan alasan bahwa privasi pengguna akan terpengaruh.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Keamanan Digital, Menkominfo Ajak Kolaborasi Multipihak Lindungi Warganet

Pemerintah memiliki tugas untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan melindungi warganet dari konten online yang berbahaya dan negatif.

DIGITAL | 17 September 2021

Diluncurkan, Ini Harga Ponsel Entry Level Redmi 10

Redmi 10 mulai dijual perdana pada Rabu (22/9/2021) pukul 10.00 WIB dengan harga perkenalan Rp1.999.000 (4GB+64GB) serta Rp2.399.000 (6GB+128GB).

DIGITAL | 17 September 2021

Permudah Bisnis Era Industri 4.0, Lintasarta Cloudeka Beri Solusi Komputasi Awan

Komputasi awan Lintasarta Cloudeka bisa menjadi solusi yang memberi berbagai keunggulan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas bisnis.

DIGITAL | 17 September 2021

Bybit Sediakan Penambangan Aset Ganda APY 180%

Dual mining atau penambangan ganda merupakan produk investasi terlindungi non-prinsipal dengan keuntungan floating atau mengambang.

DIGITAL | 16 September 2021

Platform Esports MPL Dapat Pendanaan Rp 32,8 Triliun

MPL akan meningkatkan pengembangan teknologi lokal untuk semakin mendorong pertumbuhan perusahaan di Indonesia.

DIGITAL | 16 September 2021

Ini 6 Tren Percakapan di Twitter Indonesia Selama 3 Tahun Terakhir

Terdapat enam tren percakapan di Twitter Indonesia dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

DIGITAL | 16 September 2021


Tren Foldable, Vino Bastian Ikutan Beli Galaxy Flip3

Aktor Vino Bastian tertangkap basah membeli Galaxy Z Flip3 di event yang diselenggarakan Samsung di Kota Kasablanka, Jakarta.

DIGITAL | 16 September 2021

Layanan VoLTE Telkomsel Sudah Jangkau 219 Kabupaten/Kota

Saat ini layanan VoLTE Telkomsel sudah dapat dinikmati di 219 kabupaten/kota dari total 230 kabupaten/kota di Indonesia yang ditargetkan hingga akhir 2021.

DIGITAL | 16 September 2021

Terpilih Jadi LSP, Intikom Sediakan Solusi Lisensi untuk Microsoft

Intikom terpilih jadi Licensing Solutions Partners (LSP), menyediakan solusi lisensi Enterprise Agreement (EA) dan Microsoft Products and Services Agreement.

DIGITAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 52 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings