Sambut Hari Jadi ke-416, Kendal Perkenalkan Aplikasi Pencarian Data Tanah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sambut Hari Jadi ke-416, Kendal Perkenalkan Aplikasi Pencarian Data Tanah

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:58 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Kendal, Beritasatu.com - Juni Prayitno, seorang pemuda kreatif di Kendal, memperkenalkan sebuah aplikasi pencarian data dan riwayat tanah yang diberi nama program Digitalisasi Letter C Desa atau Protades. Juni pun mengatakan aplikasi Protades kini sudah dimanfaatkan ratusan desa di Indonesia.

“Pengguna Protades sudah ada 439 desa yang tersebar di 31 kabupaten se-Indonesia, paling banyak di Jawa Tengah," ujar Juni Prayitno melalui keterangan tertulis, Rabu (28/7/2021).

Juni menjelaskan pengarsipan yang tersistem dalam aplikasi (online) Protades, menjadikan pencarian data tanah akhirnya menjadi lebih mudah. Saat ini, aktivitas tersebut tidak lagi membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

"Dengan adanya Protades ini, karena sudah ada aplikasi dan tersistem, tinggal ngetik data tanah, maka akan muncul riwayat tanah," kata Juni.

Tidak hanya sampai di situ, Protades juga memangkas birokrasi yang terkadang njlimet dan panjang, yang memungkinkan munculnya praktik pungutan liar. Juni menyatakan bahwa Protades akan mendukung program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo di bidang pertanahan.

"Dengan aplikasi ini, tidak lagi ada alasan. Dan ini juga mendukung program pemerintah pak Jokowi, PTSL, dengan Protades pengurusan sertifikat tanah bisa dipangkas menjadi tiga bulan bahkan lebih cepat, yang sebelumnya bisa sampai 6 bulan," paparnya.

Semakin hari, program aplikasi Protades pun kian diminati. Terbukti, sejumlah desa pengguna aplikasi semakin mudah melayani kepentingan warga. Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa pun semakin tinggi.

"Respon mereka alhamudilillah, sudah diverifikasi juga oleh Kemenpan, ada dua hal bermanfaat kepada desa, mempermudah pengarsipan desa dan pelayanan semakin membaik. Kedua, dampaknya ke masyarakat, jadi dimudahkan, pelayanan desa itu cepat dan tingkat kepercayaan masyarakat meningkat," ujar Juni.

Pria kelahiran Kendal ini menjelaskan ide awal pembuatan aplikasi Protades bermula dari usahanya menawarkan pembuatan website desa. Namun sayangnya, usaha tersebut belum mendapatkan respon positif. Sebaliknya, desa-desa yang ia kunjungi justru mengeluhkan Letter-C yang terus menjadi pemicu konflik di antara masyarakat. Sebab, berkas Letter-C tersebut telah berusia tua, rentan rusak dan hilang lantaran dibuat sejak tahun 1960-an.

"Padahal Letter C ini nyawanya desa, karena arsip vital, dan karena jika hilang bisa menimbulkan masalah desa. Itulah makanya saya ciptakan Protades," kata Juni.

Meski respon terhadap Protades demikian tinggi, namun Juni berharap pemerintah pusat memberikan dukungan, agar aplikasi itu terus membumi. Pemerintah Pusat, menurut Juni, bisa mengikuti jejak Kabupaten Kendal yang mengeluarkan edaran agar aplikasi tersebut digunakan oleh pemerintah desa.

"Harapan saya, bisa membawa nama Kendal di kancah nasional. Pemerintah pusat pun bisa merespon dengan dana dukungan untuk mengembangkan aplikasi ini. Ke depan saya ingin punya tim, untuk menyempurnakan aplikasi ini," harapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Koekraf) Kabupaten Kendal, Joko Tusyawan mengapresiasi tinggi aplikasi Protades hasil karya Juni Prayitno ini. Menurutnya, Protades telah menjadi babak baru untuk menyelesaikan beragam konflik tanah di masyarakat.

“Juni berhasil mengembangkan potensi, berdasarkan kondisi faktual, misalnya konflik tanah yang disebabkan tidak ada data yang lengkap, jadi sering memicu konflik krusial bahkan turun temurun, bahkan bisa jadi konflik berdarah darah pada kenyataannya," katanya.

Joko bahkan menilai, secara visioner Protades dapat dikembangkan menjadi program nasional untuk mendorong data tanah masyarakat yang terintegrasi hingga ke daerah.

"Tidak ada lagi nanti statement ini tanah kepemilikannya siapa. Kalau terintegrasi secara nasional, jadi tahu persis aset negara seperti apa dan di mana saja. Yang selama ini, yang terjadi kan, (Hanya) orang-orang yang punya akses dan punya kapital yang bisa menguasai dan mengakuisisi itu (tanah),” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ingin Tahu Penghasilan Travel Blogger? Ini Aneka Sumbernya

Travel blogger memiliki beberapa sumber penghasilan setelah me-review berbagai tempat wisata bagi warganet di media sosial.

DIGITAL | 24 September 2021

Ekstremis Gunakan Obrolan Video Game untuk Sebarkan Kebencian

Para ekstremis menggunakan video game arus utama dan platform obrolan game untuk menyebarkan kebencian.

DIGITAL | 23 September 2021

Aturan Eropa Akan Paksakan Pengisi Daya USB-C untuk Semua Ponsel

Para produsen akan dipaksa untuk membuat solusi pengisian daya universal untuk ponsel dan perangkat elektronik kecil, di bawah aturan baru yang diusulkan oleh Komisi Eropa (EC).

DIGITAL | 23 September 2021

Xiaomi Bantah Lakukan Sensor Pengguna

Xiaomi menyangkal menyensor para penggunanya setelah Lithuania merekomendasikan warga negaranya untuk menghindari smartphone Tiongkok.

DIGITAL | 23 September 2021

Pelajar dan Guru Didorong Jadi Influencer

Telkomsel Area Jawa Bali mendorong para pelajar dan guru menjadi seorang influencer dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi digital.

DIGITAL | 23 September 2021


Jual Beli Kripto, Apa yang Harus dan yang Tidak Boleh Dilakukan

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah mengenal mata uang kripto dan memilih platform yang tepat.

DIGITAL | 23 September 2021

Exabytes Dukung Transformasi UMKM ke Ranah Digital

Exabytes mendorong UMKM Indonesia bertransisi ke online guna membangun serta memperkuat kehadiran bisnisnya di ranah digital.

DIGITAL | 23 September 2021

Siap Luncurkan LDX Token, Litedex.io Bidik Investor Anak Muda

LDX merupakan satu-satunya token yang diluncurkan oleh platform decentralized exchange murni karya anak bangsa.

DIGITAL | 23 September 2021

Kemhan Lithuania Anjurkan Ponsel Xiaomi dan Huawei Dibuang Saja

Kementerian Pertahanan Lithuania telah menganjurkan ponsel Xiaomi dibuang saja dan calon konsumen tidak membeli yang ponsel Tiongkok yang baru.

DIGITAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
OJK: Pinjol Ilegal Gerus Kepercayaan kepada Sektor Jasa Keuangan

OJK: Pinjol Ilegal Gerus Kepercayaan kepada Sektor Jasa Keuangan

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings