Hoax Larangan Susu Kental Manis Diseduh Bermotif Mata Uang Sosial
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hoax Larangan Susu Kental Manis Diseduh Bermotif Mata Uang Sosial

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:47 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Para pembuat konten hoax selalu bermotif keuntungan dalam menyebarkan informasi. Fenomena serupa juga terjadi saat konten bohong soal larangan susu kental manis yang tidak boleh diseduh yang dibuat kreator bermotif mata uang sosial.

Publik kembali dibuat heboh terkait imbauan BPOM yang dikutip secara tidak akurat atas praktik konsumsi produk susu kental manis. Kehebohan ini berawal dari satu unggahan di media sosial Facebook, beredar narasi "5 FAKTA SUSU KENTAL MANIS NGGAK BOLEH DISEDUH AIR PANAS", dengan tambahan dalam stories Facebook yang mengatakan bahwa susu kental manis tidak boleh diseduh dengan air panas. Dalam narasi tersebut dicitrakan seolah informasi ini didapat dari Deputi Bidang Badan Pengawas Pangan Olahan, Rita Endang, sehingga dianggap valid.

Dari sejumlah hasil penelusuran narasi dalam unggahan stories di media sosial Facebook, yang mengatakan bahwa susu kental manis tidak boleh diseduh dinyatakan tidak sesuai dengan faktanya, sebab berbeda dengan isi dari peraturan yang dikeluarkan BPOM no 31 tahun 2018.

Baru-baru ini, Pemerhati Budaya dan Komunikasi Digital, Pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Firman Kurniawan Sujono menegaskan langkah Badan POM yang langsung memberikan klarifikasi atas informasi yang tidak valid atau hoax tersebut sangat tepat.

Menurut Firman, banyak beredar informasi-informasi hoax yang memanfaatkan keuntungan, informasi sebagai social currency atau mata uang sosial. Dengan pendekatan ini, para penyebar informasi hoax itu bisa mendapatkan kenaikan status sosial kalau informasinya dianggap penting oleh orang lain. Seseorang dianggap sebagai penyelamat oleh penerima informasi.

"Dengan menyebar luaskan isu bahwa susu kental manis tidak boleh diseduh dengan air panas dan sebagainya, mungkin ada orang lain yang merasa mendapatkan manfaat meskipun informasi ini keliru, sesat dan bagi orang-orang yang tidak mengkaji lebih dalam ini merupakan hal yang penting sehingga yang menyebarkan informasi juga menjadi penting," ujar Dosen Ilmu Komunikasi yang juga mengajar di Unika Atma Jaya dan Universitas Paramadina.

Lebih lanjut, Firman mengatakan untuk mencegah informasi hoax seperti ini tentunya yang pertama ada klarifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kominfo melalui tangkal hoax dan cek fakta dari media yang harus disebarluaskan kepada masyarakat yang memberikan penjelasan atas informasi yang tidak benar tersebut.

"Intinya adalah literasi digital masyarakat harus dibangkitkan biar tidak tertinggal dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat selain itu juga penting meningkatkan budaya membaca masyarakat kita agar tidak menelan begitu saja informasi-informasi yang dangkal sehingga hoax ini bisa diatasi," tutupnya.

Tahun 2018 lalu, Kepala BPOM Penny Lukito juga pernah menjelaskan terkait polemik serupa. Secara sistematis, BPOM telah memberikan jawaban yang terukur dan tegas.

"Saya mengajak kita semua, masyarakat, media, pemerintah memberikan informasi yang bermanfaat berbasiskan pengetahuan, sehingga membuat masyarakat menjadi teredukasi,” ujar Penny, dikutip dari laman resmi BPOM.

Hal ini semakin ditegaskan dengan Pengumuman BPOM yang terbit tanggal 23 September 2021 tentang pemberitaan susu kental manis di situs resminya, yang tidak menyebut larangan apapun untuk mengonsumsi susu kental manis dengan cara diseduh.

Sebelumnya, Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 juga tidak mengatur tentang pelarangan konsumsi susu kental manis untuk dikonsumsi ataupun diseduh, melainkan tentang pelabelan produk pangan olahan di antaranya adalah susu kental manis tidak untuk menggantikan air susu ibu (ASI), tidak cocok untuk bayi sampai usia 12 bulan, serta tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya sumber gizi.

"Susu kental manis itu aman tapi bukan sebagai pengganti ASI," tegas Penny dalam kesempatan lain.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

MFS Dedikasikan NFT untuk Petani Perempuan Indonesia

Satu komunitas NFT yakni Meta Forest Society (MFS) bahkan menjadi kelompok pertama di Indonesia yang berorientasi pada menghadirkan dampak positif kepada para petani.

DIGITAL | 30 November 2021

Qasir Luncurkan Layanan Payment Gateway Bantu UMKM

Aplikasi Qasir meluncurkan sebuah layanan payment gateway untuk menjangkau pasar UMKM agar bisa melek digital.

DIGITAL | 30 November 2021

G-20, Menkominfo Ajak Kolaborasi Industri E-Health

Menkominfo mengajak pelaku industri e-health untuk berkolaborasi dan memanfaatkan momentum Presidensi G-20 Indonesia tahun 2022.

DIGITAL | 30 November 2021

Teknologi No-Code Buat Pola Kerja Industri Makin Maju

Dengan teknologi No-Code membuat setiap orang dapat terlibat peran di teknologi tanpa harus belajar coding yang rumit.

DIGITAL | 30 November 2021

Kota Jambi dan Oxygen Berkolaborasi Wujudkan Smart City

Pemerintah Kota Jambi menggandeng perusahaan layanan internet Oxygen.id mewujudkan Kota Jambi menjadi smart city.

DIGITAL | 30 November 2021

Review Aplikasi X8 Speeder Versi Lama

Versi lama aplikasi X8 Speeder sudah banyak digunakan sebagai apk untuk mempercepat berbagai jenis permainan.

DIGITAL | 30 November 2021

Ekonomi Digital RI Diperkirakan US$ 146 Miliar pada 2025

Ekonomi digital di Indonesia terus berkembang dan diperkirakan mencapai US$146 miliar pada tahun 2025.

DIGITAL | 30 November 2021

4 Pemain Siap Berebut Gelar Master Speed Chess MPL

Empat pemain siap berebut gelar master speed chess MPL di babak semifinal turnamen mobile game catur Piala Presiden Esports (PPE) 2021.

DIGITAL | 29 November 2021

Dukung Gamers Perempuan, Sinar Mas Land Gelar Ladies Battle

Dukung Gamers Perempuan, Sinar Mas Land Melalui Digital Hub Selenggarakan Ladies Battle Sebuah Ajang Esport Competition

DIGITAL | 29 November 2021

IMS Gelar Pameran Sistem Audio DSPPA

PT IMS menggelar roadshow pertama sistem audio di Mangga Dua Mall, Jakarta Utara, pada 28 November hingga 3 Desember 2021.

DIGITAL | 29 November 2021


TAG POPULER

# Aturan Perjalanan Dalam Negeri


# Fadel Muhammad


# Umrah


# Reuni 212


# Omicron



TERKINI
Ditopang Pracetak, Waskita Beton Raup Pendapatan Rp 743 M

Ditopang Pracetak, Waskita Beton Raup Pendapatan Rp 743 M

EKONOMI | 22 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings