Logo BeritaSatu

Spyware ala Pegasus Ditemukan di Ribuan Ponsel Pintar Korsel

Jumat, 12 November 2021 | 12:06 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Seoul, Beritasatu.com- Spyware yang mirip dengan malware Pegasus ditemukan pada ribuan ponsel pintar Korea Selatan. Seperti dilaporkan RT, Kamis (11/11/2021), perangkat lunak bernama PhoneSpy itu menyamar sebagai aplikasi yoga dan foto yang tidak dicurigai.

Pegasus yang terkenal dijajakan oleh perusahaan Israel NSO Group. Perangkat lunak ini digunakan oleh pemerintah di seluruh dunia untuk memata-matai politisi saingan, kekuatan asing, jurnalis, pengacara, dan tokoh bisnis. Malware Pegasus NSO Group telah mendapat perhatian media yang signifikan sejak keberadaannya diungkapkan awal tahun ini oleh para aktivis.

Saat perusahaan Israel telah difitnah oleh pers dan dimasukkan dalam daftar hitam oleh Washington, perangkat lunak pengintai serupa dilaporkan masih aktif dan tidak diperhatikan. Temuan PhoneSpy disorot dalam laporan yang diterbitkan perusahaan keamanan siber Zimperium pada Rabu (10/11).

Artikel terbitan Zimperium membahas perangkat lunak PhoneSpy, yang ditujukan untuk pengguna Android Korea Selatan. Menurut Zimperium, “PhoneSpy bersembunyi di depan mata, menyamar sebagai aplikasi biasa dengan tujuan mulai dari belajar Yoga hingga menonton TV dan video, atau menjelajahi foto.” Aplikasi ini tidak ditemukan di toko aplikasi Android, artinya pengguna harus mengunduhnya secara langsung, kemungkinan dengan mengklik tautan berbahaya atau melalui “rekayasa sosial”.

Setelah terpasang, PhoneSpy memberikan akses pengintai ke hampir setiap fungsi dari smartphone target. Kamera dan mikrofon dapat diaktifkan dari jarak jauh, log panggilan dan pesan diambil, koordinat GPS dilacak, dan lalu lintas web dipantau.

Laporan Zimperium tidak mengidentifikasi siapa yang sebenarnya menggunakan PhoneSpy untuk mengawasi ponsel yang ditargetkan, tetapi dikatakan bahwa "ribuan warga Korea Selatan telah menjadi mangsa kampanye spyware." Karena semua aplikasi palsu itu berasal dari Korea Selatan, operasi memata-mata itu diyakini terbatas di negara itu saja.

PhoneSpy adalah salah satu dari beberapa program mirip Pegasus yang saat ini dicurigai beroperasi. Ketika NSO Group ke daftar hitam perdagangan AS pada awal bulan ini, AS juga menambahkan perusahaan Rusia Positive Technologies dan Konsultan Inisiatif Keamanan Komputer Singapura. AS menuding bahwa kedua perusahaan memperdagangkan "alat siber" yang digunakan untuk mendapatkan "akses tidak sah ke sistem komputer."



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Shadow Team, Legislator Ingatkan Nadiem Cara Bernegara

Soal shadow team, Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih mengingatkan Nadiem Anwar Makarim cara bernegara yang sesuai dengan aturan.

NEWS | 26 September 2022

DPR Bakal Tegur Mendagri karena Pj Gubernur Babel Rangkap Jabatan

DPR bakal menegur Mendagri Tito Karnavian karena Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin rangkap jabatan sebagai Dirjen Minerba Kementerian ESDM. 

NEWS | 26 September 2022

Inpres Kendaraan Listrik, Riza: Waktunya Para Engineer Unjuk Kemampuan

Inpres kendaraan listrik menjadi kesempatan untuk para engineer Indonesia agar bisa unjuk kemampuan dalam mengonversi bahan bakar kendaraan menjadi listrik.

NEWS | 26 September 2022

Anies Baswedan Lakukan Peletakan Batu Pertama RS Toto Tentrem

Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Khusus Bedah Toto Tentrem di Jakarta, Senin (26/9/2022).

NEWS | 26 September 2022

Pemprov DKI Akan Modifikasi Kendaraan Dinas Jadi Mobil Listrik

Wagub DKI Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan modifikasi kendaraan dinas menjadi mobil listrik.

NEWS | 26 September 2022

PKB Ungkap Alasan Cak Imin Doakan Puan Maharani Jadi Presiden

Gus Jazil mengungkap alasan  Cak Imin mendoakan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menjadi presiden pada Pilpres 2024.

NEWS | 26 September 2022

Kena Sanksi Pelecehan Seksual Kapolres Batanghari Dimutasi ke Yanma Polri

Tersangkut pelanggaran pelecehan seksual Kapolres Batanghari AKBP Mochammad Hassan dimutasi ke Yanma Polri.

NEWS | 26 September 2022

Kejaksaan Masih Periksa Berkas Kasus Meme Stupa Roy Suryo

Kejaksaan masih memeriksa berkas perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Roy Suryo karena mengedit meme stupa Candi Borobudur mirip wajah Presiden Jokowi.

NEWS | 26 September 2022

Anggota DPRD Depok vs Sopir Truk Akhirnya Berdamai

Ahmad Misbah (24 tahun), sopir truk yang menjadi korban dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Depok, Tajudin Tabri akhirnya berdamai

NEWS | 26 September 2022

Ketika Lukas Enembe Klaim sebagai Pemilik Freeport

Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan kepada kliennya sebagai pemilik Freeport. Hal itu disampaikan Lukas Enembe saat ditanya soal tambang emas miliknya.

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Soal <em>Shadow Team</em>, Legislator Ingatkan Nadiem Cara Bernegara

Soal Shadow Team, Legislator Ingatkan Nadiem Cara Bernegara

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings