G-20, Pemerintah Gandeng Komunitas Media dan Internasional
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

G-20, Pemerintah Gandeng Komunitas Media dan Internasional

Sabtu, 27 November 2021 | 12:48 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Presidensi G-20 Indonesia menjadi momentum pembahasan agenda pemulihan ekonomi dari dampak pandemi di setiap sektor kehidupan. Lebih dari 100 agenda pertemuan tingkat menteri dan pimpinan negara G-20 telah diagendakan untuk mewujudkan visi Recover Together, Recover Stronger. Guna meningkatkan dan memperkuat edukasi dan promosi Presidensi G-20 Indonesia kepada publik, Pemerintah mendorong keterlibatan komunitas media baik di dalam maupun luar negeri.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memandu Courtessy Briefing: Welcoming Indonesia’s Precidency in 2022bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto; Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi; Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo; Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; dan Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko.

“Diskusi ini bertujuan untuk melanjutkan upaya kolaboratif mengedukasi, menginformasikan dan mempromosikan Presidensi G-20 Indonesia kepada publik. (Sekaligus mengajak rekan-rekan media) untuk menarik komunitas internasional untuk datang, serta ikut terlibat dalam penyelenggaraan Presidensi G-20 Indonesia tahun depan,” jelasnya dalam acara yang berlangsung virtual dari Badung, Bali, Jumat (26/11/2021) malam.

Melalui diskusi itu Menkominfo mengharapkan semua pemangku kepentingan untuk terlibat lebih efektif dan berkolaborasi untuk menyukseskan pelaksanaan event internasional yang berlangsung setiap setahun sekali itu. Terutama, dari kalangan pekerja media.

“Dapat mengenali agenda Presidensi G-20 Indonesia dan bersama membangun komunikasi publik yang lancar serta efisien. Sekaligus mengelaborasi komunikasi media mengenai Presidensi Indonesia G-20,” jelasnya.

Pemulihan Ekonomi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan sebagai anggota G-20, Indonesia akan membahwa intervensi untuk menjawab tantangan di bidang pemulihan ekonomi. Menurutnya, Presidensi G-20 Indonesia merupakan momentum untuk meningkatkan diplomasi ekonomi guna menciptakan arsitektur ekonomi dan pemulihan kesehatan global pascapandemi.

“Kami berpandangan bahwa mengelola Presidensi G-20 membutuhkan komitmen dan kolaborasi. Oleh karena itu, penguatan kerjasama internasional melalui forum G-20 menjadi sangat penting. Ini akan membantu memulihkan kepercayaan global,” ungkapnya.

Selanjutnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menekankan prinsip inklusivitas sebagai salah satu kunci dalam Presidensi G-20 Indonesia 2022. Hal itu disebabkan karena Indonesia tidak hanya memperhatikan kepentingan anggota G-20 saja, namun kepentingan negara berkembang dan kelompok rentan.

“Ini memang merupakan DNA politik luar negeri Indonesia. Jika kita melihat beberapa tahun ke belakang saat kita menjadi anggota Dewan Keamanan PBB misalnya, Indonesia secara konsisten menjadi bagian dari solusi, menjembatani perbedaan dan selalu menyuarakan kepentingan negara berkembang. Dan peran ini akan kita lanjutkan pada saat Indonesia memegang Presidensi G-20,” ujarnya.

Bahkan, menurut Menlu, Indonesia juga akan memberikan perhatian besar kepada seluruh komunitas di negara berkembang di Asia, Afrika dan Amerika Latin, termasuk negara-negara kepulauan kecil di Pasifik dan Karibia.

“Kita juga akan merangkul keterlibatan berbagai kalangan, perempuan, pemuda, akademisi, dunia usaha dan parlemen,” ujar Retno Marsudi.

Perhatian itu akan diwujudkan melalui pembahasan sesuai pilar sistem kerja G-20, yaitu Finance Track dan Sherpa Track. “Finance Track akan betul-betul fokus pada isu keuangan dan moneter. Sedangkan Sherpa Track, selama Presidensi ini, Indonesia akan melakukan 12 pertemuan tingkat menteri. Seperti development, digital economy, health, environment and climate energy, employment, trade, industry and investment, tourism, agriculture, education dan special ministerial meeting on women empowerment,” jelasnya.

Menteri Retno Marsudi menjelaskan akan ada pertemuan government to government yang mengerucut pada penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi pada Oktober 2022 di Indonesia. Pembahasan pertemuan dapat dikelompokkan menjadi tiga tema pembahasan yaitu transisi digital, green energy, dan transformasi digital.

“Akan ada juga pertemuan yang sifatnya di luar government, dinamakan engagement group. Terdapat 10 engagement group yaitu bisnis, masyarakat sipil, serikat buruh, ilmuwan, lembaga think tank, perkotaan, wanita, pemuda, dan parlemen,” jelas Retno Marsudi.

Kebijakan Extra Ordinary
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan Forum G-20 akan menjadi momentum pemulihan ekonomi dunia, terutama pada saat pandemi Covid-19 belum selesai. Pembahasan dalam forum itu berkaitan dengan tantangan mengenai desain pemulihan ekonomi bersama.

“Terjadi ketidakmerataan akibat akses dari vaksin dan kemudian munculnya komplikasi seperti disrupsi dari sisi supply side dan juga inflasi serta kenaikan harga komoditas. Ini tentu menjadi tantangan yang besar untuk mendesain suatu pemulihan ekonomi bersama karena sebagian negara akan mulai melakukan aksi exit policy dari policy-policy yang sifatnya extra ordinary, yaitu dalam hal ini seperti kebijakan moneter dan fiskalnya,” jelasnya.

Presidensi G-20 Indonesia, menurut Menteri Sri Mulyani merupakan sebuah tanggung jawab yang besar. Tanggung jawab untuk menggalang kolaborasi global untuk pemulihan ekonomi secara bersama dan lebih kuat.

“Tentu membutuhkan sebuah pertemuan, di mana persiapan maupun dalam hal ini diskusi diantara para pembuat keputusan di negara-negara G-20, terutama pada level leaders, yaitu para pimpinan negara maupun di level menteri keuangan dan bank sentral yang merupakan suatu pertemuan untuk membahas tantangan pemulihan ekonomi,” tuturnya.

Beberapa isu yang akan menguat sebagai kelanjutan maupun perkembangan terbaru pasca Presidensi Italia sebelumnya, menurut Menteri Sri Mulyani antara lain bagaimana pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang cukup dalam dan permanen terhadap perekonomian.

“Kita akan membahas mengenai masalah digital currency, global taxation agreement, climate change, dan upaya mencapai kemajuan financing bagi negara-negara berkembang dan emerging,” jelasnya.

Kuatkan Pengaruh Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan kembali arti penting Presidensi G-20 Indonesia yang dapat mengukuhkan pengaruh Indonesia di tingkat global.

“Penyerahan tuan rumah G-20 kepada Indonesia menyiratkan bahwa kita tengah meningkatkan pengakuan, pengaruh, dan power secara global. Mereka (negara anggota G-20 lain) juga menanti peningkatan peran kita di tingkat regional maupun global," tuturnya.

Menko Marinves Luhut menyatakan pemimpin dunia telah semakin mengakui posisi Indonesia, khususnya pasca berhasil mengontrol penyebaran pandemi Covid-19 yang marak terjadi di berbagai negara.

"Itu bakal mendongkrak kepercayaan diri bangsa. Kita dapat menangani masalah yang begitu kompleks melalui disiplin dan kolaborasi. Tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan bersama," serunya.

Di sisi lain, Menko Luhut Binsar tidak ingin masyarakat abai terhadap potensi penyebaran kasus pandemi Covid-19 hingga ada suatu kepastian dan tujuan yang jelas.

"Menjadi negara tuan rumah untuk Presidensi 2022 mendatang, akan memainkan peran signifikan dalam proses pemulihan pasca pandemi," tandas Luhut.

Di bagian akhir taklimat, Kepala Staf Presiden Moeldoko mengingatkan kembali tentang arti penting untuk meningkatkan penyebaran informasi dan pendidikan kepada publik mengenai Presidensi G-20 Indonesia.

““Harus terus disampaikan, karena kita ingin mengambil manfaat semaksimal dan seoptimal mungkin.Saya juga mengharapkan dukungan positif dan peran aktif media dan masyarakat terhadap rangkaian kegiatan penyelenggaraan Presidensi G-20 tahun 2022 untuk mendukung orkestrasi komunikasi yang berjalan secara efektif, tepat sasaran, secara masif,” paparnya.

Acara yang berlangsung daring itu diikuti pekerja media asing dan media luar negeri yang memiliki perwakilan di Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ilmuwan Telah Prediksi Kematian Matahari, Bagaimana Manusia pada Saat Itu?

Para ilmuwan sudah mencoba untuk menentukan dengan tepat kapan matahari akan berhenti bersinar atau berakhir

DIGITAL | 20 Januari 2022

5 Alasan Perusahaan Harus Adopsi Tren Utama Teknologi di 2022

Oracle Indonesia mengungkapkan lima alasan yang harus menjadi perhatian perusahaan dalam adopsi tren utama teknologi di 2022.

DIGITAL | 20 Januari 2022

Terkena Ransomware, Bank Indonesia Sebut Tidak Pengaruhi Layanan

Menurut Bank Indonesia, serangan ransomware tersebut telah dimitigasi dan tidak mempengaruhi layanan terhadap masyarakat.

DIGITAL | 20 Januari 2022

Polisi Tindaklanjuti Kabar Data BI Diretas Conti Ransomware

Polisi menindaklanjuti informasi kebocoran data Bank Indonesia (BI) yang diretas oleh kelompok peretas Conti Ransomware Gang.

DIGITAL | 20 Januari 2022

Membaiknya Budaya Digital Dorong Kenaikan Indeks Literasi Digital

Pengukuran Indeks Literasi Digital 2021 dilakukan melalui survei tatap muka kepada 10.000 responden dari 514 kabupaten/Kota di Indonesia.

DIGITAL | 20 Januari 2022

Lumix GH5M2 Siap Manjakan Videografer dan Fotografer Profesional

Panasonic kembali menghadirkan teknologi terkini kepada konsumen di Indonesia dengan meluncurkan kamera mirrorless digital terbaru Lumix GH5M2.

DIGITAL | 20 Januari 2022

Lewat Leap, Telkom Percepat Transformasi Digital Indonesia

Leap merupakan wajah baru sekaligus umbrella brand beragam produk dan layanan digital Telkom untuk mengakselerasi digitalisasi masyarakat Indonesia.

DIGITAL | 19 Januari 2022

Binance Jadi Platform Blockchain dan Kripto Pertama Gabung NCFTA

Binance menjadi organisasi pertama di industri blockchain dan kripto yang secara resmi bergabung dengan NCFTA.

DIGITAL | 19 Januari 2022

Mengenal 5 Penyebab Kerusakan Perangkat Keamanan CCTV dan Solusi Mengatasinya

Perangkat keamanan CCTV di rumah atau properti kamu tiba-tiba rusak? Coba temukan penyebab dan solusinya pada artikel di bawah ini.

DIGITAL | 19 Januari 2022

Indonesia Dinilai Potensial untuk Ekspansi Bisnis Data Center

Indonesia saat ini dipertimbangkan sebagai salah satu lokasi potensial untuk perluasan bisnis data center di Asia, setelah Singapura dan Hong Kong.

DIGITAL | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# Arteria Dahlan


# Rahmat Effendi


# IBL


# Gaga Muhammad


# Kereta Peluru



TERKINI
KPK Tetapkan Hakim PN Surabaya Tersangka Suap Penanganan Perkara

KPK Tetapkan Hakim PN Surabaya Tersangka Suap Penanganan Perkara

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings