G-20, Menkominfo Ajak Kolaborasi Industri E-Health
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

G-20, Menkominfo Ajak Kolaborasi Industri E-Health

Selasa, 30 November 2021 | 20:41 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sektor industri layanan kesehatan digital atau e-health memiliki peluang besar dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak pelaku industri e-health untuk berkolaborasi dan memanfaatkan momentum Presidensi G-20 Indonesia tahun 2022.

Menurut Menkominfo, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia selama pandemi Covid-19tidak bisa dilepaskan dari keberadaan layanan kesehatan digital.

“Terlebih saat pandemi, layanan digital kesehatan telah membuka akses masyarakat semakin insklusif. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh mitra sektor kesehatan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi,” ujarnya dalam Forum Ekonomi Digital III yang berlangsung hibrida dari Jakarta Pusat, Selasa (30/11/2021).

Menurut Menkominfo, di tahun 2021, valuasi sektor ekonomi digital diperkirakan akan mencapai sekitar USD70 miliar atau Rp 1.000 trilliun. Hingga tahun 2025 diproyeksikan tumbuh sampai dengan USD 146 miliar atau Rp 2.100 triliun.

“Sangat besar, termasuk di dalamnya electronic health. Sehingga kita perlu melakukan pertemuan untuk mendapat masukan dari industri, agar kebijakan yang diambil itu memang berpihak pada pengembangan industri termasuk industri e-health dalam rangka peningkatan pelayanan pada masyarakat,” jelasnya.

Menteri Johnny menilai melalui pertemuan itu, pelaku industri akan dapat menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah. “Jadi sudah tiga kali kita lakukan pertemuan seperti sekarang dan kali ini khusus terkait digital health dalam rangka menjadikannya sebagai platform komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dengan pelaku industri e-health atau digital health,” tuturnya.

Bahkan Menkominfo mengharapkan akan dapat meningkatkan kolaborasi antarpemangku kepentingan. “Kita dapat mengidentifikasi titik-titik blindspot-nya dalam semangat yang lebih bersinergi, berkolaborasi lintas pemangku kepentingan dengan Kementerian Kesehatan, dengan berbagai asosiasi kesehatan, pemimpin-pemimpin puncak di e-health yang hadir hari ini maupun yang tidak hadir,” harapnya.

Momentum Presidensi G-20
Menurut Menteri Johnny ada tiga peluang yang bisa dimanfaatkan pelaku industri e-health tanah air agar turut aktif memperkuat penyelenggaraan Presidensi G-20 Indonesia tahun depan.

“Pertama adalah memberikan rekomendasi dan masukan terkait isu electronic health yang dibahas pada Digital Economy Working Group G-20 Tahun 2022,” ujarnya

Hal kedua, menurut Menkominfo, pelaku industri dapat berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun prinsip-prinsip bersama skala global tentang praktek teknologi kesehatan.

“Ketiga, mengeksplorasi secara aktif dalam menjalin kerja sama business to business antarnegara G-20. Keempat, menyediakan kustomisasi layanan isu e-health pada masing-masing yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta dari negara-negara G-20 lainnya,” paparnya.

Menteri Johnny menegaskan Kementerian Kominfo senantiasa berupaya memfasilitasi seluruh pelaku industri digital dengan menyiapkan kebijakan bersama melalui Forum Ekonomi Digital.

“Untuk itu, kita lakukan masukannya melalui forum ini. Kebetulan kami meminta masukan bersama lingkungan industrinya dan kita sama-sama tahu bahwa digital ekonomi kita bertumbuh pesat. Mari bersama-sama kita menuju Indonesia terkoneksi, makin digital, makin maju,” ungkapnya.

Peluang
Menteri Johnny menyatakan sesuai dengan amanat Undang-Undang Kesehatan, isu layanan kesehatan nasional berkaitan dengan tindakan kuratif, preventif, promotif, rehabilitatif, dan pelayanan medis itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan infrastruktur digital.

“Tadi materi disampaikan oleh Pak Wakil Menteri Kesehatan dan dari saya sedang dilakukan ditindaklanjuti dalam diskusi yang lebih detail,” tuturnya.

Menkominfo menegaskan salah satu aspek penting dalam e-health berkaitan dengan pemerataan jangkauan ke seluruh wilayah Indonesia. Sejalan dengan penggelaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK), maka Menteri Johnny meyakini layanan e-health akan tumbuh pesat.

“Dalam hal ini pelayanan kepada masyarakat. Ini sejalan dengan arahan Presiden, di samping membangun infrastruktur yang luas. Kita juga mengisi hilirisasi (downstream)-nya untuk dimanfaatkan,” ungkapnya.

Menkominfo menyontohkan pada akhir 2020 lalu, Indonesia masih memiliki sekitar 3.126 fasilitas layanan kesehatan yang belum memiliki akses internet. “Dalam waktu 3 bulan, sekitar Oktober, November, Desember, itu disediakan semuanya dengan memanfaatkan satelit,” ungkapnya.

Bahkan menurut Menteri Johnny, dalam mengatasi pandemi Covid-19, Pemerintah juga mengembangkan aplikasi PeduliLindungi sebagai aplikasi terintegrasi yang memudahkan arus informasi dan data kesehatan.

“Dengan tersedianya infrastruktur TIK, maka seluruh perangkat aplikasinya seperti PeduliLindungi, PCare, maupun SiLacak dan aplikasi lainnya dari Kementerian Kesehatan, semuanya bisa kita layani dengan baik mulai dari data masyarakatnya, tracking dan tracing-nya, hingga pada vaksinasi,” jelasnya.

Menkominfo mengakui pandemi Covid-19 sebagai hal yang baru bagi seluruh pemerintahan di dunia. Namun demikian, dengan ketersediaan infrastruktur dan layanan digital, Pemerintah Indonesia semakin mampu untuk menangani Covid-19.

“Terbukti, sampai saat ini kerja sama yang kuat dengan kegotongroyongan antara pemerintah dan masyarakat, Indonesia berhasil menekan laju penyebaran Covid-19. Sehingga, kita dari evaluasi sudah landai dibandingkan wilayah yang lain,” tandasnya.

Meskipun demikian, Menteri Johnny mendorong berpartisipasi secara aktif di dalam melaksanakan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tentu kita harapkan masyarakat terus berpartisipasi secara aktif di dalam melaksanakan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dengan secara teratur dan mengambil bagian dalam vaksinasi yang lebih masif,” imbaunya.

Selain Menkominfo, dalam Forum Ekonomi Digital III juga hadir Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono; Wakil Ketua Umum idEA, Budi Primawan; Head of Public and Government Relation, Rofi Uddarojat; Ketua Atensi, Purnawan Junadi; Ketua Forkomtiknas, Daryo Soemitro; dan Chairman Asosiasi Healthtech Indonesia, Gregorius Bimantoro.

Hadir pula Pengurus Atensi/VP Partnership Alodokter, Agustine MBA; Managing Director – Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana; Co-Founder Klinik Go, Ogy Winenmardika; Co-Founder Alodokter, Suci A, Sari; dan CEO KlikDokter, Hendra Heryanto Tjong.

Dari komunitas hadir pula Ketua Perhimpunan Kedokteran Wisata Indonesia (Perkedwi), Mukti E. Rahadian MARS; serta Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Kedokteran Digital (Predigti), Agus Ujianto.

Dalam acara itu Menteri Johnny didampingi Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan dan Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aptika, I Nyoman Adhiarna.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terkena Ransomware, Bank Indonesia Sebut Tidak Pengaruhi Layanan

Menurut Bank Indonesia, serangan ransomware tersebut telah dimitigasi dan tidak mempengaruhi layanan terhadap masyarakat.

DIGITAL | 20 Januari 2022

Polisi Tindaklanjuti Kabar Data BI Diretas Conti Ransomware

Polisi menindaklanjuti informasi kebocoran data Bank Indonesia (BI) yang diretas oleh kelompok peretas Conti Ransomware Gang.

DIGITAL | 20 Januari 2022

Membaiknya Budaya Digital Dorong Kenaikan Indeks Literasi Digital

Pengukuran Indeks Literasi Digital 2021 dilakukan melalui survei tatap muka kepada 10.000 responden dari 514 kabupaten/Kota di Indonesia.

DIGITAL | 20 Januari 2022

Lumix GH5M2 Siap Manjakan Videografer dan Fotografer Profesional

Panasonic kembali menghadirkan teknologi terkini kepada konsumen di Indonesia dengan meluncurkan kamera mirrorless digital terbaru Lumix GH5M2.

DIGITAL | 20 Januari 2022

Lewat Leap, Telkom Percepat Transformasi Digital Indonesia

Leap merupakan wajah baru sekaligus umbrella brand beragam produk dan layanan digital Telkom untuk mengakselerasi digitalisasi masyarakat Indonesia.

DIGITAL | 19 Januari 2022

Binance Jadi Platform Blockchain dan Kripto Pertama Gabung NCFTA

Binance menjadi organisasi pertama di industri blockchain dan kripto yang secara resmi bergabung dengan NCFTA.

DIGITAL | 19 Januari 2022

Mengenal 5 Penyebab Kerusakan Perangkat Keamanan CCTV dan Solusi Mengatasinya

Perangkat keamanan CCTV di rumah atau properti kamu tiba-tiba rusak? Coba temukan penyebab dan solusinya pada artikel di bawah ini.

DIGITAL | 19 Januari 2022

Indonesia Dinilai Potensial untuk Ekspansi Bisnis Data Center

Indonesia saat ini dipertimbangkan sebagai salah satu lokasi potensial untuk perluasan bisnis data center di Asia, setelah Singapura dan Hong Kong.

DIGITAL | 18 Januari 2022

WhatsApp Bantu Pemerintah AS Mata-matai Pengguna

WhatsApp membantu pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memata-matai para pengguna aplikasinya.

DIGITAL | 18 Januari 2022

Pemadaman Telegram Dilaporkan di Seluruh Dunia

Pengguna layanan pesan populer Telegram melaporkan pemadaman di seluruh dunia pada Senin (17/1/2022).

DIGITAL | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# Arteria Dahlan


# Rahmat Effendi


# IBL


# Gaga Muhammad


# Kereta Peluru



TERKINI
Data Positivity Rate Covid-19 sampai 20 Januari 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 24 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings