Logo BeritaSatu

Kominfo Sediakan Portal G20.org

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:45 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo secara resmi membuka rangkaian Presidensi G-20 Indonesia. Momentum itu ditargetkan untuk berkontribusi dalam pemulihan ekonomi global. Melalui tema "Recover Together, Recover Stronger," Presiden mengharapkan Presidensi G-20 Indonesia memberikan semangat baru untuk mewujudkan tatanan dunia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengajak masyarakat Indonesia dapat memahami dan mengamplifikasi pesan kunci "Recover Together, Recover Stronger" dari Presidensi Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo juga menyediakan portal informasi yang bisa digunakan sebagai referensi Keketuaan Indonesia dalam Forum G-20.

“Malam ini Indonesia mencatat sejarah baru, di mana Bapak Presiden mengawali keketuaan dalam G-20. Persiapan hari ini saya kira cukup bagus, dihadiri oleh banyak media-media asing dan nasional. Kita harapkan betul pesan kunci dari Presidensi Indonesia, yaitu Recover Together, Recover Stronger, itu bisa diamplifikasi dengan baik, agar dipahami oleh masyarakat Indonesia serta dunia,” ungkapnya usai G-20 Indonesia Presidency 2022 Opening Ceremony- Recover Together, Recover Stronger, yang berlangsung hibrida dari Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/12/2021).

Menkominfo menyatakan dengan dimulainya Presidensi G-20 Indonesia, secara otomatis juga menandai peluncuran portal keketuaan G20.org yang akan menjadi referensi seluruh rangkaian aktivitas kegiatan Forum G-20.

“Dalam hal ini akan dikelola oleh Kementerian Kominfo. Kita harapkan nanti portal ini juga yang menjadi referensi informasi semua aktivitas dan kegiatan G-20,” ujarnya.

Menurut Menteri Johnny, dalam portal yang itu disediakan akses multilingual sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh representasi anggota G-20.

“Tidak hanya tersedia dalam bahasa Inggris, namun juga Kominfo akan menyediakan dalam bentuk multilingual. Ini nanti kita akan siapkan, masih 1 tahun ke depan. Kita akan mengikuti apa yang setidaknya, minimalnya sama dengan website-website dari G-20 sebelumnya,” jelasnya.

Menkominfo menjelaskan ada lebih dari 150 kegiatan dalam rangkaian Presidensi G-20 yang dilaksanakan di 9 kota di Indonesia. Puncaknya akan berlangsung Leader Summit pada akhir bulan Oktober tahun 2022 mendatang.

“Ada banyak kegiatan diawali melalui Sherpa Track yang dimulai dari tanggal 7 sampai dengan 9 Desember 2021. Kemudian dilanjutkan dengan Finance Track pada tanggal 9 sampai dengan 10 Desember bulan ini. Selanjutnya, agenda-agenda itu akan dilakukan di berbagai kota di Indonesia,” paparnya.

Menurut Menteri Johnny, Kementerian Kominfo akan mengupayakan dukungan 5G Experience dan infrastruktur jaringan telekomunikasi 4G yang kuat dalam setiap penyelenggaraan rapat penting G-20. “Sehingga kita berharap untuk pelaksanaan G-20 ini bisa berlangsung lancar dan didukung dengan teknologi informasi dan komunikasi yang memadai,” ujarnya.

Isu Prioritas
Menurut Menkominfo, Pemerintah memprioritaskan tiga isu prioritas dalam Presidensi G-20. Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mencakup isu kesehatan yang inklusif, transformasi digital dan transmisi energi.

“Ini tiga isu penting kita saat ini, di mana Indonesia berharap bisa menjadi jembatan dan menyuarakan kepentingan masyarakat dari negara-negara yang berkembang untuk dibicarakan bersama negara-negara yang tergabung dalam G-20,” tuturnya.

Berkaitan dengan isu transformasi digital, Menteri Johnny menyatakan Kementerian Kominfo akan membahas cross-cutting issue dalam Digital Economy Working Group dengan menekankan tiga agenda prioritas.

“Ini kami sudah bicarakan. DEWG ini ada tiga subjek yang akan dibawa oleh Indonesia, yaitu konektivitas digital dan pemulihan pasca Covid-19, literasi digital serta cross-border data flow dan data free-flow with trust. Saat ini ada tiga isu yang akan kita sajikan dalam pembahasan selama sidang Digital Economy Working Group G-20,” jelasnya.

Menurut Menkominfo, dalam Forum Sherpa Track, Finance Track, Engagement Group dan Working Group lain, isu transformasi digital juga menjadi bahan pembahasan. Baik transformasi digital di sektor keuangan dan perbankan, bank sentral, perdagangan dan e-commerce, kesehatan, maupun pendidikan.

“Jadi memang ada banyak cross-cutting issue. Tentu kita berharap bahwa penggelaran ICT infrastructure yang lebih merata di Indonesia, yang memperkecil disparitas digital akan menjadi tonggak dan pilar penting (enabler) agar masyarakat Indonesia mengambil bagian aktif dalam transformasi digital,” harapnya.

Dalam mewujudkan ketiga prioritas itu, Menteri Johnny menyatakan Indonesia perlu membangun kerjasama diantara negara-negara G-20 yang menguasai dan melibatkan lebih dari 80% ekonomi dunia. Bahkan, Menkominfo mengharapkan nantinya hasil pembahasan akan dapat mengantar masyarakat dunia ke tahapan migrasi ke ruang digital dan transformasi digital sebagai tonggak penting mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bersama.

“Bapak Presiden Joko Widodo selalu menekankan inklusivitas bersama, bagaimana negara-negara yang sudah lebih maju membantu yang sedang berkembang. Negara yang sudah lebih kaya membantu negara-negara yang sedang berkembang dan seterusnya. Intinya Indonesia akan menyuarakan agar solidaritas, keadilan (justice) bagi semua bisa kita wujudkan dan kerja bersama,” tandasnya.

Antisipasi pandemi
Menteri Johnny menyatakan guna menyukseskan Presidensi G-20 Indonesia tahun 2022, Pemerintah telah menyiapkan dua skema antisipasi jika terjadi masalah yang luar biasa akibat pandemi Covid-19.

“Saya kira itu ada di Sherpa Track dan Finance Track, itu ada di sana, tetapi memang pada saat ini, kita, Indonesia, menyiapkan dua skema. Skema yang pertama jika terjadi masalah yang luar biasa dari varian baru pandemi Covid-19 yang berbahaya, tentu kita akan lakukan secara digital. Kita sudah siapkan itu,” ungkapnya.

Adapun skema kedua Pemerintah Republik Indonesia akan menyelenggarakan pertemuan hibrida atau secara virtual maupun secara fisik. Namun demikian, apabila pengendalian pandemi Covid-19 ini dari waktu ke waktu semakin membaik, Pemerintah akan mengedepankan penyiapan pertemuan secara fisik.

“Tentu dengan memperhatikan perkembangan Covid-19. Saat ini ada banyak negara anggota yang berhubungan dengan G-20, sedang berusaha keras mengatasi sebaran varian baru Omicron. Pertemuan G-20 nanti tidak saja diikuti pemimpin-pemimpin negara G-20, tetapi juga melibatkan banyak organisasi multilateral lain, melibatkan banyak lembaga privat, baik itu di Working Group maupun Engagement Group,” jelas Menkominfo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hadiah Kursi Roda dari Puan Bahagiakan Ibu dari Anak Penderita Polio

Petani bunga di Badung, Bali, Ni Ketut Ratko sangat gembira menerima bantuan kursi roda untuk anaknya yang menderita polio.

NEWS | 30 September 2022

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

Pemprov DKI Jakarta mengatakan, pembangunan rusun (rumah susun) di Pulau G kemungkinan akan dilakukan oleh pihak swasta.

NEWS | 30 September 2022

Ali Ibrahim Undang Presiden Jokowi Buka Sail Tidore 2022

Ali Ibrahim mengundang dan meminta secara khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk hadir dan membuka acara Puncak Sail Tidore pada November 2022.

NEWS | 29 September 2022

DPR Siap Tunjukkan Komitmen Indonesia Kurangi Emisi

DPR siap menjadi tuan rumah perhelatan The 8th G-20 Parliamentary Speaker Summit (P-20) yang akan diselenggarakan pekan depan.

NEWS | 29 September 2022

UBK Kerja Sama dengan Persatuan Alumni GMNI

UBK melakukan kerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

NEWS | 29 September 2022

Moeldoko Dorong Swasta Terlibat Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong keterlibatan pihak swasta dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

NEWS | 29 September 2022

Komnas HAM Harap Jaksa Maksimal Dakwa Ferdy Sambo Cs

Komnas HAM berharap jaksa bisa menyusun dakwaan terhadap para tersangka secara maksimal.

NEWS | 29 September 2022

Peraturan Menkumham, Masa Berlaku Paspor Menjadi 10 Tahun

Masa berlaku paspor dari semula lima tahun diubah menjadi 10 tahun. Hal ini diatur dalam Peraturan Menkumham Nomor 18 Tahun 2022.

NEWS | 29 September 2022

Polri Kirim Surat Pemecatan Ferdy Sambo ke Sekmil Presiden

Polri telah mengirim berkas putusan pemecatan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo ke Sekretariat Militer (Sekmil) Presiden.

NEWS | 29 September 2022

Soal Mobil Dinas Listrik, Pemprov DKI Punya 2 Pilihan

Pemprov DKI akan melakukan 2 pilihan terkait mobil dinas listrik. Dua pilihan itu, adalah memodifikasi kendaraan dinas lama dan membeli mobil listrik.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

NEWS | 52 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings