Militan Rilis Video Eksekusi Mati Puluhan Tentara Irak
Logo BeritaSatu

Militan Rilis Video Eksekusi Mati Puluhan Tentara Irak

Selasa, 29 Juli 2014 | 22:50 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

PERINGATAN: berita ini hanya untuk dibaca bagi orang dewasa.

Baghdad - Kelompok militan yang menyebut dirinya Negara Islam, sebuah afiliasi jaringan al Qaeda, telah merilis sebuah video berdurasi 30 menit di mana puluhan orang yang mereka sebut sebagai tentara Irak dieksekusi dengan tembakan satu per satu.

Video ini beredar pada peringatan Idul Fitri lalu dan para militan memperingatkan kalau tentara Irak yang masih memerangi mereka akan menghadapi nasib yang sama.

Setelah menyerbu sebuah kota dalam serangan yang kilat, para militan terekam berdiri di samping puluhan tentara Irak dengan tangan terborgol dan ekspresi ketakutan, demikian dilaporkan Reuters, Selasa (29/7).

Salah satu militan mengejek seorang tentara yang mengenakan baju sipil menutupi seragam tentaranya karena takut dikenali dan dibunuh. Tentara itu menghiba memohon ampun, namun sia-sia.

Lalu puluhan tentara itu digiring ke sebuah gurun pasir dan dieksekusi satu per satu menggunakan dengan tembakan senapan AK-47 ke arah kepala.

Belum yakin kalau semuanya telah tewas, seorang militan mengulangi tembakan sekali lagi ke para korban, satu per satu.

Sebagian korban lainnya dibawa ke pinggir sungai. Setiap orang ditembak di kepala dengan pistol lalu diceburkan. Si algojo berdiri di kolam darah.

Negara Islam merebut sebagian wilayah Irak nyaris tanpa perlawanan bulan lalu. Kelompok yang berisi kaum Sunni itu menguasai wilayah utara dan barat Irak. Ribuan tentara Irak melarikan diri dalam serbuan mendadak ke berbagai kota itu.

Kota Samara, hanya 100 km sebelah utara Baghdad, adalah target selanjutnya. Komandan pasukan pemberontak mengatakan surga menunggu para pejuangnya jika kota itu bisa direbut.

Dia mengatakan dalam video itu bahwa Allah "membuat kita bangga ketika Dia mengizinkan kita berjihad". Belum jelas kapan dan di mana video itu dibuat.

Video itu bersuasana malam hari, lalu terlihat para pejuang bergerak menuju kota di atas truk-truk dan mobil perang Humvee buatan Amerika dalam serangan bulan lalu.

Konvoi kendaraan tempur juga termasuk tank-tank kecil dan senapan mesin yang diangkut trailer.

Sebagian militan berjalan kaki menuju gedung-gedung pemerintah di jalanan berpasir. Lalu ada adegan siang hari ketika sebuah truk berisi pejuang menembaki kendaraan-kendaraan lain dari samping ke arah para penumpang yang kalang kabut.

Beberapa militan berjalan ke sebuah van dan mengosongkan AK-47 mereka melalui jendela mobil, memastikan bahwa pekerjaan tuntas, tulis Reuters.

Beberapa tentara Irak dijemput oleh para snipper kelompok militan, yang tampaknya menghindari pertempuran frontal dengan tentara.

Seorang pejuang terdengar meneriakkan rasa syukur bahwa Samarra sudah mereka kuasai.

Sumber-sumber pertahanan Irak mengatakan pemerintahan Syiah di Baghdad masih berkuasa di Samarra jadi video itu kemungkinan diambil dari kota lain yang telah direbut pemberontak.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Reuters


BERITA LAINNYA

Gunung Berapi Pulau Canary Meletus, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung berapi Pulau Canary, Spanyol meletus, mengirimkan aliran lahar ke desa-desa

DUNIA | 20 September 2021

Kenya Dapat Sumbangan Vaksin Covid-19 dari Tiongkok

Pejabat senior pemerintah Kenya menerima sejumlah dosis vaksin Covid-19 Sinopharm dari Tiongkok

DUNIA | 20 September 2021

Petinju Manny Pacquiao Akan Maju Jadi Capres Filipina 2022

Petinju Filipina yang beralih menjadi politisi Manny Pacquiao mengumumkan pada Minggu (19/9/2021) bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai presiden pada 2022.

DUNIA | 20 September 2021

Sekjen PBB: Dunia Menuju Bencana Pemanasan 2,7 Derajat Celsius

Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan, kegagalan untuk mengurangi emisi global membuat dunia berada pada jalur bencana menuju pemanasan 2,7 derajat Celsius

DUNIA | 20 September 2021

Kemtan dan FAO Teken MoU di Bidang Pertanian

MoU tersebut meliputi berbagai aspek yang diharapkan secara komprehensif mampu menyelesaikan permasalahan global di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

DUNIA | 19 September 2021

Israel Tangkap Semua Milisi Palestina yang Kabur dari Penjara

Polisi Israel pada Sabtu (18/9/2021) menangkap dua buronan terakhir dari enam milisi Palestina yang melarikan diri dari sebuah penjara.

DUNIA | 19 September 2021

Myanmar Memanas, Pasukan Militer Junta Diserang Bom

Pihak junta militer Myanmar menyatakan, pasukan keamanan mendapat serangan bom dari kelompok pembangkang.

DUNIA | 19 September 2021

Hubungan Memanas dengan Prancis, Australia Bela Keputusan Soal Kapal Selam

Australia bersikap "berani, terbuka, dan jujur" pada Prancis atas kekhawatirannya dengan kerja sama kapal selam di antara kedua negara.

DUNIA | 19 September 2021

Kasus Covid-19 Melonjak, Laos Tutup Akses ke Ibu Kota

Pemerintah kota Vientiane, Laos, memberlakukan larangan bepergian dari dan ke ibu kota negara itu mulai 19-30 September 2021.

DUNIA | 19 September 2021

Ledakan di Jalalabad, Afghanistan, 3 Orang Tewas

Serangkaian ledakan di Kota Jalalabad, Afghanistan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai sekitar 20 orang.

DUNIA | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Mujahidin Indonesia Timur


# Napoleon Bonaparte


# Pengobat Alternatif Ditembak


# Manchester United



TERKINI
Bursa Australia Melemah di Tengah Liburnya Mayoritas Bursa Asia

Bursa Australia Melemah di Tengah Liburnya Mayoritas Bursa Asia

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings