Dibui Enam Tahun

Mantan Komandan Militer Libya Tuntut Inggris

Mantan Komandan Militer Libya Tuntut Inggris
Abdel Hakim Belhaj mengatakan dirinya diintrogasi oleh dinas intelijen Amerika Serikat dan Inggris ( Foto: BBC )
Senin, 19 Desember 2011 | 20:39 WIB
Ditahan di Bangkok pada tahun 2004 kemudian ditransfer ke penjara Abu Salim di Tripoli

Mantan komandan militer Libya mengajukan tuntutan hukum kepada pemerintah Inggris atas penangkapan ilegal dan perlakukan tidak manusiawi.

Abdel Hakim Belhaj mengatakan dia dan istrinya ditahan di Bangkok pada tahun 2004 kemudian ditransfer ke penjara Abu Salim di Tripoli.

Dia mengatakan ditahan selama enam tahun dan seringkali disiksa.

Kementerian Luar Negeri Inggris tidak dapat dimintai komentar atas operasi intelijen tersebut namun pemerintah sudah mendapat surat tuntutan itu.

Belhaj saat ini menjadi komandan militer di Tripoli bekerja untuk NATO, termasuk salahsatu kekuatan yang menggusur Muammar Khaddafi dari kekuasaan.

Menurutnya saat dipenjara dirinya diintrogasi oleg agen daan beberapa negera termasuk Inggris dan Amerika Serikat atas dugaan terkait dengan jaringan al-Qaeda.

Dia mengatakan istrinya yang saat itu sedang hamil juga dibui di Libya selama empat bulan dan dibebaskan sebelum melahirkan.

Mereka kemudian tinggal di pengasingan, Beijing, setelah terbukti melawan posisi Khaddafi.

Pada bulan September Belhaj mengatakan kepada BBC, setelah ditangkap dirinya disiksa oleh CIA dan orang-orang Khaddafi.

"Apa yang terjadi pada diri saya adalah tindakan ilegal dan saya berhak atas permintaan maaf."

Belhaj mengatakan dirinya dicambuk, digantung di dinding dan diputus kontak dengan manusia serta dikurung sehingga tidak tahu bedanya siang dan malam.
Sumber: BBC