Tim Debat Harvard Dikalahkan Narapidana
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tim Debat Harvard Dikalahkan Narapidana

Kamis, 8 Oktober 2015 | 01:55 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Boston - Tim debat dari universitas terkemuka Amerika Serikat, Harvard, kalah dalam kontes melawan sekelompok narapidana New York hanya beberapa bulan setelah mereka meraih juara nasional.

Lomba debat itu berlangsung di lembaga pemasyarakatan Eastern New York Correctional Facility, sebuah penjara dengan penjagaan maksimum di mana para narapidana bisa mengambil kursus dengan pengajar dari Bard College di dekatnya.

Penjara tersebut telah memebentuk tim debat sendiri dan bulan lalu mereka mengundang tim mahasiswa Ivy League -- julukan Harvard -- yang juga juara debat nasional untuk kompetisi persahabatan.

Tim debat Harvard juga pernah menjadi juara dunia pada 2014. Namun para napi lawan mereka juga punya reputasi sendiri. Dalam dua tahun sejak klub debat penjara berdiri, para napi itu telah mengalahkan tim-tim dari akademi militer terkemuka AS di West Point dan juga University of Vermont. Kompetisi melawan West Point telah dijadikan ajang tahunan dan menciptakan rivalitas.

Para pengajar di Bard College tidak terlalu kaget dengan keberhasilan para napi itu.

“Para mahasiswa di penjara diajarkan standar yang sama persis, juga tingkat ketelitian dan ekspektasi seperti para mahasiswa di kampus utama Bard,” kata Max Kenner, direktur eksekutif Bard Prison Initiative, yang beroperasi di enam penjara New York.

“Para mahasiswa itu serius, Those students are serious. Mereka tidak keder dengan fakultasnya.”

Para mahasiswa di tim Harvard tidak bisa dihubungi untuk diminta pendapat mereka, namun tim itu telah mengunggah komentar di Facebook.

“Tidak banyak tim yang membuat kami merasa lebih bangga ketika kalah di debat dibandingkan dengan tim yang cerdas dan cakap bicara seperti yang kami hadapi akhir pekan lalu,” tulis mereka.

“Dan kami sangat berterima kasih pada Bard dan LP Eastern New York Correctional Facility untuk kerja yang mereka tunjukkan dan kesediaan menyelenggarakan event tersebut.”

Saat melawan Harvard, para napi itu diminta mempertahankan argumen bahwa sekolah-sekolah umum harus menolak para murid yang orang tua mereka masuk Amerika secara ilegal. Padahal secara pribadi mereka menentang argumen itu.

Para napi mengajukan argumen yang tidak disangka oleh tim Harvard, dan akhirnya dewan juri yang netral menyatakan mereka sebagai pemenang.

Para napi itu belajar tanpa internet karena dilarang di penjara dan hanya menggunakan bahan yang disediakan oleh Bard College.

“Mereka bisa memaksimalkan setiap peluang yang mereka punya,” kata Kenner.

Sumber: The Associated Press


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jembatan Kaca Setinggi 1.066 Meter di Tiongkok Retak

Pengelola menjelaskan insiden tersebut terjadi karena seorang wisatawan tanpa sengaja menjatuhnya gelasnya yang terbuat dari stainless steel.

DUNIA | 8 Oktober 2015

Din Syamsuddin: Ketidakadilan Global Pangkal Berbagai Masalah

Ekstremisme tidak hanya terkait Islam tapi juga agama-agama lain, dan ini musuh bersama umat manusia dan kemanusiaan.

DUNIA | 8 Oktober 2015

Video: Rusia Luncurkan 26 Misil ke Suriah

Empat kapal perang Rusia meluncurkan 26 misil ke Suriah dan menghantam 11 target.

DUNIA | 7 Oktober 2015

Hollande Bantah Sarankan Assad dan Oposisi untuk Bersatu

Prancis sering menyebut oposisi Suriah yang moderat untuk bergabung dalam negosiasi di masa depan.

DUNIA | 7 Oktober 2015

Turki Peringatkan Rusia soal Serangan Udara di Suriah

Dari 57 pemboman yang dilkukan oleh Rusia, hanya 2 yang menargetkan pejuang IS.

DUNIA | 7 Oktober 2015

Korban WNI Tewas di Insiden Mina Jadi 120 Orang

120 jemaah WNI yang tewas terdiri dari 115 jemaah haji dan lima WNI yang bermukim di Saudi (WNI Mukimin).

DUNIA | 7 Oktober 2015

Kabut Asap Selimuti Tiongkok Utara

Kabut asap menyebabkan jarak pandang berkurang hingga 1 km.

DUNIA | 7 Oktober 2015

Banjir di Carolina Selatan, Korban Tewas Bertambah Jadi 15 Orang

Sembilan orang tenggelam dan enam orang tewas dalam kecelakaan mobil yang berkaitan dengan cuaca.

DUNIA | 7 Oktober 2015

PBB Akan Bantu Pengungsi Afrika dan Migran yang Tinggalkan Yaman

Upaya tanggap darurat yang paling mendesak adalah mengangani keperluan dasar mereka.

DUNIA | 7 Oktober 2015

Topan Mujigae di Tiongkok Selatan Tewaskan 19 Orang

Topan mulai terjadi Minggu (4/10).

DUNIA | 7 Oktober 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS