Presiden Jokowi Sebut Serangan Las Vegas sebagai Terorisme
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.203 (12.46)   |   COMPOSITE 6241.8 (96.72)   |   DBX 1333.51 (-4.33)   |   I-GRADE 179.858 (4.62)   |   IDX30 503.524 (12.19)   |   IDX80 135.789 (3.05)   |   IDXBUMN20 398.467 (11.15)   |   IDXESGL 139.553 (2.87)   |   IDXG30 143.497 (2.32)   |   IDXHIDIV20 443.737 (10.85)   |   IDXQ30 144.387 (3.38)   |   IDXSMC-COM 295.459 (3.14)   |   IDXSMC-LIQ 360.139 (5.51)   |   IDXV30 133.969 (2.79)   |   INFOBANK15 1035.98 (42.34)   |   Investor33 433.033 (11.5)   |   ISSI 183.362 (0.39)   |   JII 631.454 (-0.28)   |   JII70 222.641 (0.54)   |   KOMPAS100 1216.23 (23.8)   |   LQ45 944.747 (22.97)   |   MBX 1692.89 (31.73)   |   MNC36 320.866 (7.93)   |   PEFINDO25 330.28 (-1.79)   |   SMInfra18 307.272 (6.07)   |   SRI-KEHATI 367.359 (11)   |  

Presiden Jokowi Sebut Serangan Las Vegas sebagai Terorisme

Selasa, 3 Oktober 2017 | 12:24 WIB
Oleh : YUD

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat, yakni penembakan di tengah konser musik Route 91 Harvest yang dilakukan dari lantai 32 Mandalay Bay.

"Kita mengutuk aksi terorisme seperti itu, aksi penembakan seperti yang terjadi di Las Vegas, dengan korban yang begitu banyak," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah mencanangkan aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat yang digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (3/10).

Ia mengatakan, atas nama bangsa Indonesia menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang menelan korban puluhan orang tewas dan ratusan lainnya terluka itu.

Presiden Jokowi telah memastikan bahwa sampai saat ini tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.

"Dan kita juga menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya dan saya sudah mendapatkan laporan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI itu meyakini Pemerintah AS akan mampu mengatasi peristiwa itu dengan baik.

"Saya yakin Pemerintah Amerika tetap tegar dan kuat dalam menghadapi ancaman-ancaman terorisme seperti itu," ucapnya.

Sedikitnya 50 orang tewas dan lebih dari 200 orang lagi cedera dalam penembakan massal saat konser Ahad malam (1/10) di luar Mandalay Bay Hotel di Las Vegas di Negara Bagian Nevada, AS.

Jumlah korban jiwa jika dikonfirmasi akan membuat penembakan massal itu yang paling mematikan dalam sejarah AS dan melampaui 49 orang yang tewas di klub malam Orlando tahun lalu.

Departemen Polisi Metropolitan Las Vegas (LVMDP) menyiarkan keterangan terkini mengenai jumlah korban jiwa dalam satu taklimat kepada media pada Senin pagi.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

India Rayakan HUT ke-148 Mahatma Gandhi

India merayakan perayaan ulang tahun (HUT) ke-148 Mahatma Gandhi, yakni tokoh dunia dan pemimpin kemerdekaan negara itu, Senin (2/10).

DUNIA | 3 Oktober 2017

Penembakan Las Vegas, Trump Sebut Kejahatan Murni

Trump berencana mengunjungi Las Vegas pada Rabu.

DUNIA | 3 Oktober 2017

Motif Penembakan Las Vegas Belum Jelas, ISIS "Curi Panggung"

Tersangka penembakan tewas bunuh diri. Dia anak seorang perampok bank yang dulu jadi buronan FBI.

DUNIA | 3 Oktober 2017

Daftar Tembakan Massal di AS, Terakhir Paling Maut

Jumlah korban tidak termasuk pelaku penembakan.

DUNIA | 2 Oktober 2017

Korban Tewas Las Vegas Tembus 50, Terburuk dalam Sejarah

Tersangka pelaku tunggal penembakan adalah warga setempat yang sudah berusia 64 tahun.

DUNIA | 2 Oktober 2017

110.000 Penumpang Terimbas Masalah Monarch Airlines

Sekitar 110.000 penumpang Monarch Airlines terancam gagal terbang.

DUNIA | 2 Oktober 2017

Penembakan di Las Vegas, Sedikitnya 20 Tewas

Penembakan terjadi di sebuah lokasi konser musik.

DUNIA | 2 Oktober 2017

Australia Berniat Bantu Rohingya

JK menyarankan agar Australia menyalurkan bantuannya melalui jalur lembaga sosial atau pun Palang Merah Indonesia

DUNIA | 2 Oktober 2017

Sebulan, 3.300 Warga Suriah Tewas

Lebih dari 3.300 orang tewas akibat perang Suriah pada September 2017.

DUNIA | 2 Oktober 2017

WFP Minta Bantuan Internasional untuk Pengungsi Rohingya

Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP), Minggu (1/10), mengeluarkan seruan agar masyarakat internasional meningkatkan dukungannya kepada operasi bantuan untuk para pengungsi Rohingya di Bangladesh atau akan muncul risiko bencana besar-besaran.

DUNIA | 2 Oktober 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS