Presiden Jokowi Sebut Serangan Las Vegas sebagai Terorisme
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Presiden Jokowi Sebut Serangan Las Vegas sebagai Terorisme

Selasa, 3 Oktober 2017 | 12:24 WIB
Oleh : YUD

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat, yakni penembakan di tengah konser musik Route 91 Harvest yang dilakukan dari lantai 32 Mandalay Bay.

"Kita mengutuk aksi terorisme seperti itu, aksi penembakan seperti yang terjadi di Las Vegas, dengan korban yang begitu banyak," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah mencanangkan aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat yang digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (3/10).

Ia mengatakan, atas nama bangsa Indonesia menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang menelan korban puluhan orang tewas dan ratusan lainnya terluka itu.

Presiden Jokowi telah memastikan bahwa sampai saat ini tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.

"Dan kita juga menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya dan saya sudah mendapatkan laporan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI itu meyakini Pemerintah AS akan mampu mengatasi peristiwa itu dengan baik.

"Saya yakin Pemerintah Amerika tetap tegar dan kuat dalam menghadapi ancaman-ancaman terorisme seperti itu," ucapnya.

Sedikitnya 50 orang tewas dan lebih dari 200 orang lagi cedera dalam penembakan massal saat konser Ahad malam (1/10) di luar Mandalay Bay Hotel di Las Vegas di Negara Bagian Nevada, AS.

Jumlah korban jiwa jika dikonfirmasi akan membuat penembakan massal itu yang paling mematikan dalam sejarah AS dan melampaui 49 orang yang tewas di klub malam Orlando tahun lalu.

Departemen Polisi Metropolitan Las Vegas (LVMDP) menyiarkan keterangan terkini mengenai jumlah korban jiwa dalam satu taklimat kepada media pada Senin pagi.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

India Rayakan HUT ke-148 Mahatma Gandhi

India merayakan perayaan ulang tahun (HUT) ke-148 Mahatma Gandhi, yakni tokoh dunia dan pemimpin kemerdekaan negara itu, Senin (2/10).

DUNIA | 3 Oktober 2017

Penembakan Las Vegas, Trump Sebut Kejahatan Murni

Trump berencana mengunjungi Las Vegas pada Rabu.

DUNIA | 3 Oktober 2017

Motif Penembakan Las Vegas Belum Jelas, ISIS "Curi Panggung"

Tersangka penembakan tewas bunuh diri. Dia anak seorang perampok bank yang dulu jadi buronan FBI.

DUNIA | 3 Oktober 2017

Daftar Tembakan Massal di AS, Terakhir Paling Maut

Jumlah korban tidak termasuk pelaku penembakan.

DUNIA | 2 Oktober 2017

Korban Tewas Las Vegas Tembus 50, Terburuk dalam Sejarah

Tersangka pelaku tunggal penembakan adalah warga setempat yang sudah berusia 64 tahun.

DUNIA | 2 Oktober 2017

110.000 Penumpang Terimbas Masalah Monarch Airlines

Sekitar 110.000 penumpang Monarch Airlines terancam gagal terbang.

DUNIA | 2 Oktober 2017

Penembakan di Las Vegas, Sedikitnya 20 Tewas

Penembakan terjadi di sebuah lokasi konser musik.

DUNIA | 2 Oktober 2017

Australia Berniat Bantu Rohingya

JK menyarankan agar Australia menyalurkan bantuannya melalui jalur lembaga sosial atau pun Palang Merah Indonesia

DUNIA | 2 Oktober 2017

Sebulan, 3.300 Warga Suriah Tewas

Lebih dari 3.300 orang tewas akibat perang Suriah pada September 2017.

DUNIA | 2 Oktober 2017

WFP Minta Bantuan Internasional untuk Pengungsi Rohingya

Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP), Minggu (1/10), mengeluarkan seruan agar masyarakat internasional meningkatkan dukungannya kepada operasi bantuan untuk para pengungsi Rohingya di Bangladesh atau akan muncul risiko bencana besar-besaran.

DUNIA | 2 Oktober 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS