Eks Presiden Mesir Morsi Kembali Dihukum

Eks Presiden Mesir Morsi Kembali Dihukum
Mohamed Morsi (Foto: Al Arabiya)
Heru Andriyanto / HA Minggu, 31 Desember 2017 | 02:30 WIB

Kairo - Mantan presiden Mesir Mohamed Morsi dihukum tiga tahun penjara dan denda 2 juta pound Mesir setelah dinyatakan bersalah menghina pengadilan, Sabtu (30/12).

Morsi saat ini tengah menjalani hukuman seumur hidup dengan vonis melakukan spionase untuk Qatar. Selain itu dia juga telah dihukum 20 tahun atas dakwaan pembunuhan para demonstran pada 2012.

Dalam vonis terakhir, Morsi dan 24 terdakwa lainnya dinyatakan bersalah menghina lembaga peradilan dan menghasut lewat pernyataan di pers dan media sosial.

Dari mereka, 19 dihukum penjara selama tiga tahun ditambah denda. Mereka termasuk aktivis hak asasi manusia Alaa Abdel-Fattah yang masih menjalani hukuman lima tahun penjara karena demonstrasi ilegal pada 2013 dan komentator politik Amr Hamzawy yang sekarang tinggal di pengasingan.

Selain itu juga 11 mantan anggota parlemen, pengacara kondang Montaser Al-Zayat, dan empat wartawan yaitu Abdel Halim Qandel, Nour Al-Deen Abdel Hafez, Abdel Rahman Al-Qaradawi dan Ahmed Al-Sharqawi.

Para terpidana masih diperkenankan melakukan upaya banding.

Banyak Kasus
Morsi juga masih disidang untuk beberapa kasus lain, sebagian terkait dengan spionase dan tuduhan konspirasi dengan kelompok-kelompok asing. Dia bahkan pernah divonis hukuman mati dalam kasus pembobolan penjara namun hukuman itu dimentahkan di tingkat banding pada November 2016.

Morsi dulunya adalah pemimpin Muslim Brotherhood atau Ikhwanul Muslimin, yang sekarang dinyatakan sebagai kelompok terlarang di Mesir.

Dia menjadi presiden pada 2013 setelah terjadinya revolusi 25 Januari, namun kurang dari setahun Morsi dipaksa turun oleh Angkatan Bersenjata Mesir, tepatnya pada 3 Juli 2014, setelah gelombang protes menentang kepemimpinannya di berbagai wilayah negeri itu.

 



Sumber: Guardian