Norwegia Hentikan Sementara Penjualan Senjata ke UEA

Norwegia Hentikan Sementara Penjualan Senjata ke UEA
Pejuang pemberontak Huthi berdiri di atas sebuah tank di depan kediaman bekas Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh di Sanaa, 4 Desember 2017. (Foto: AFP / Mohammed Huwais)
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 4 Januari 2018 | 18:09 WIB

Oslo - Norwegia telah menghentikan ekspor senjata dan amunisi ke Uni Emirat Arab (UEA). Pada Rabu (3/1), Kementerian Luar Negeri Norwegia khawatir senjata tersebut akan digunakan dalam perang di Yaman.

UEA adalah bagian dari koalisi yang dipimpin Arab Saudi yang dibentuk pada tahun 2015. Koalisi ini melawan kelompok Houthi yang bermitra dengan Iran untuk menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman dan ibu kota Yaman, Sanaa.

Hingga kini, perang Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 orang dan memaksa lebih dari 3 juta orang untuk mengungsi.

Meskipun saat ini tidak ada bukti bahwa amunisi buatan Norwegia telah digunakan di Yaman, ada peningkatan risiko terkait dengan keterlibatan militer UEA.

Norwegia menegaskan izin ekspor yang ada untuk sementara dicabut dan tidak ada lisensi baru yang dikeluarkan dalam kondisi saat ini.

Data Statistik Norwegia menunjukkan pada tahun 2016, ekspor senjata dan amunisi Norwegia ke UAE meningkat menjadi US$ 9,7 juta dari US$ 5 juta pada tahun 2015.

 



Sumber: Suara Pembaruan