Kecelakaan Kereta di Afsel, 18 Orang Tewas dan Ratusan Orang Terluka

Kecelakaan Kereta di Afsel, 18 Orang Tewas dan Ratusan Orang Terluka
Petugas memeriksa bangkai gerbong kereta pasca kecelakaan di Kroonstad, Afrika Selatan, 4 Januari 2018. (Foto: AFP / Wikus De Wet)
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 5 Januari 2018 | 17:25 WIB

Kroonstad - Satu kereta penumpang menabrak truk yang melintas di persimpangan kota Hennenman dan Kroonstad, 200 kilometer, sebelah barat daya, Johannesburg Afrika Selatan pada Kamis (4/1). Tabrakan itu menewaskan sedikitnya 18 orang, melukai 254 dan mengakibatkan beberapa gerbong tergelincir dari rel.

Tim penyelamat bergegas ke tempat kejadian untuk mencari korban selamat dan merawat yang terluka. Pejabat memperingatkan korban tewas dapat bertambah saat operasi pembersihan berlangsung.

Mthuthuzeli Swartz, kepala eksekutif Perusahaan Angkutan Kereta Penumpang di Afrika Selatan mengkonfirmasi 18 orang telah tewas dan 254 terluka. Dia menambahkan kecelakaan itu merupakan peristiwa tragis dan tak terduga dan mungkin mengakibatkan korban tewas bertambah.

Kobaran api melalap gerbong kereta dan memicu gumpalan asap hitam ke udara. Saat itu, kereta sedang melakukan perjalanan dari Port Elizabeth ke Johannesburg.

Perusahaan kereta api Shosholoza Meyl, yang mengoperasikan kereta jarak jauh di Afrika Selatan, mengatakan kereta tersebut bertabrakan dengan truk sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Shosholoza Meyl menyatakan ada 429 penumpang di dalamnya.

Kecepatan Tinggi

Dikatakan, truk tersebut telah menyeberangi pelintasan pada saat yang tidak tepat saat kereta melaju dengan kecepatan tinggi, antara kota Hennenman dan Kroonstad, 200 km barat daya Johannesburg. Salah satu gerbong yang tergelincir adalah generator listrik di belakang gerbong lokomotif. Gerbong terbakar dan kobaran api menyebar dengan cepat.

Seorang saksi bernama Tiaan Esterhuizen sedang bepergian di kereta saat kembali dari liburan. Dia berusaha menyelamatkan tiga wanita yang terjebak dalamgerbong penumpang yang terbakar.

"Saya melihat sekitar 12 mobil di sisi mereka dan satu lagi sudah terbakar .Kami mendengar beberapa wanita menjerit saat kami mendekat, jadi beberapa dari kami memanjat mobil," katanya kepada situs berita Times LIVE.

Pada tahun 2015, 15 orang terbunuh di Afrika Selatan bagian timur saat taksi mini bus jatuh dari sebuah jembatan ke jalur kereta api dan dihantam satu kereta api.
Pada 2016-2017, 495 orang terbunuh di perkeretaapian negara tersebut menurut Regulator Keselamatan Kereta Api. Jumlah itu meningkat 8 persen pada tahun sebelumnya.



Sumber: Suara Pembaruan