500.000 Lebih Warga Jepang Menderita "Hikikomori"
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

500.000 Lebih Warga Jepang Menderita "Hikikomori"

Sabtu, 27 Januari 2018 | 20:31 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Di balik keindahan dan kenyamanan Jepang sebagai negara maju, ternyata banyak warganya yang mengalami gangguan jiwa. Tekanan sosial yang begitu hebat di sana membuat 500.000 warga Jepang menderita "hikikomori".

Hikikomori adalah sebutan untuk kondisi kejiwaan di mana seseorang menutup diri di rumah dan menghindari kontak sosial. Secara teknis, Pemerintah Jepang mengkategorikan hikikomori sebagai orang yang tidak meninggalkan rumahnya atau berinteraksi dengan orang lain selama enam bulan.

Hikikomori bisa hadir dalam berbagai bentuk. Salah satu bentuk adalah kemalasan atau ketiadaan energi untuk meninggalkan sofa, bahkan untuk pergi ke toilet. Hikikomori juga bisa hadir dalam bentuk gangguan obsesif kompulsif. Salah satu penderitanya bercerita kepada NY Times, bahwa dia bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk mandi atau bersih-bersi lantai kamar mandi. Ada juga yang tidak pernah keluar rumah karena main video game sebagai "terapi bius". Salah satu hikikomori, Kyoko, bercerita kepada Nippon.com, bahwa tekanan sosial dari orangtuanya dan dari kehidupan sehari-hari membuatnya menutup diri dari dunia.

Profesor Jeff Kingston dari Temple University di Tokyo, mengatakan kepada Business Insider, bahwa penderita hikikomori umumnya adalah pria yang belum menikah dan berasal dari kalangan menengah.

"Hikikomori dianggap gangguan jiwa untuk kelas menengah karena penderitanya masih tinggal bersama orangtua yang menyokong mereka di rumah," kata Kingston.

Menurut statistik resmi pemerintah, pada tahun 2015 terdapat 541.000 hikikomori berusia 15-39 di Jepang. Jumlah ini bisa lebih besar karena banyak keluarga yang enggan melaporkan kondisi ini kepada pemerintah. Peneliti di Jepang mulai mengamati perilaku ini sejak tahun 1980-an. Penyebab hikikomori bermacam-macam, bisa karena nilai ujian yang jelek atau karena putus cinta.

Secara ekonomi, kondisi ini menghambat pertumbuhan ekonomi Jepang karena mereka menjadi pengangguran dan mengurangi angkatan kerja. Ketika keluarga tidak mampu lagi merawat mereka, maka mereka menjadi tanggungan negara. Apalagi saat ini, Jepang kekurangan tenaga kerja, di mana lapangan kerja yang tersedia 1,5 kali lebih banyak dari calon tenaga kerja.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Jepang menciptakan pusat konseling dan mengirimkan pekerja sosial ke rumah untuk berbicara dengan para hikikomori. Kelompok-kelompok sukarela juga mulai bermunculan.

Kondisi gangguan jiwa menjadi salah satu topik diskusi di World Economic Forum (WEF) 2018 di Davos, Swiss.



Sumber: WEF


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Ajak Pakistan Bantu Perjuangan Palestina

Presiden Joko Widodo mengajak Pakistan sebagai sesama inisiator Konferensi Asia Afrika untuk terus membantu perjuangan rakyat Palestina.

DUNIA | 27 Januari 2018

Bom Guncang Kabul, Sedikitnya 40 Orang Tewas

Sedikitnya 40 orang tewas terbunuh dan 140 lainnya terluka dalam serangan bunuh diri yang mengguncang Kabul, Ibu Kota Afghanistan

DUNIA | 27 Januari 2018

Presiden: Jangan Biarkan Dunia dalam Situasi Konflik

Indonesia ingin menciptakan perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik.

DUNIA | 27 Januari 2018

Jokowi Ingin Perdagangan RI-Pakistan Makin Meningkat

Jokowi mengharapkan kedua negara dapat semakin mempererat hubungan dagang dengan memperdalam PTA.

DUNIA | 27 Januari 2018


Berafiliasi dengan ISIS, WNI Tertangkap di Malaysia

Mabes Polri memastikan jika seorang warga negara Indonesia telah ditangkap otoritas Malaysia dengan tuduhan terorisme.

DUNIA | 26 Januari 2018

Isu Pendidikan, Brexit, dan Cryptocurrency Jadi Topik Hangat di WEF Hari Ketiga

PM Inggris Theresa May memastikan para hadirin WEF bahwa Inggris tetap mempertahankan prinsip perdagangan bebas.

DUNIA | 26 Januari 2018

Kebakaran di RS Korsel, Setidaknya 33 Tewas

Setidaknya 33 tewas saat kebakaran melanda sebuah rumah sakit Sejong di Miryang, Korea Selatan, Jumat (26/1).

DUNIA | 26 Januari 2018

Indonesia-India Bahas Kerja Sama Ekonomi

Pertemuan bilateral itu dilakukan Presiden sesudah sesi pleno KTT Peringatan ASEAN-India 2018.

DUNIA | 26 Januari 2018

Presiden: Kerja Sama Maritim Bangun Kawasan Indo-Pasifik

Dalam memajukan kerja sama maritim, India dan ASEAN dapat memanfaatkan forum-forum kemaritiman IORA.

DUNIA | 25 Januari 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS