PM Bangladesh: Kehadiran Rohingya Jadi Beban Negara
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PM Bangladesh: Kehadiran Rohingya Jadi Beban Negara

Rabu, 31 Januari 2018 | 17:22 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Dhaka - Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina menyatakan kehadiran warga Rohingya telah menciptakan tekanan sosial ekonomi yang besar bagi negaranya. Hasina juga mengakui adanya tekanan demografi karena kedatangan sejumlah besar pengungsi Rohingya tersebut.

Hal itu disampaikan Hasina dalam pertemuannya dengan Duta Besar Swedia untuk Dhaka yang baru ditunjuk, Charlotta Schlyter, Senin (29/1). Jumlah pengungsi Rohingya yang saat ini ditampung Bangladesh sudah hampir mencapai satu juta orang.

“Kehadiran sejumlah besar warga Rohingya yang diusir secara paksa, di Cox's Bazar menciptakan sebuah tekanan masif sosial ekonomi, lingkungan, dan demografi atas Bangladesh,” ujar Hasina, seperti disampaikan lewat Sekretaris Pers untuk PM Bangladesh, Ihsanul Karim, kepada wartawan.

Hasina mengatakan Bangladesh melakukan perundingan dengan Myanmar mengenai para pengungsi Rohingya ini, dan pengaturan repatriasi (pemulangan kembali) telah dibuat. Dia menambahkan pemerintah juga sedang membangun sebuah pulau sebagai penampungan sementara untuk warga Rohingya.

Sebaliknya, Dubes Swedia, Schlyter, memastikan negaranya mendukung Bangladesh atas persoalan Rohingya. Terkait hal itu, Hasina memuji peran kuat yang dimainkan Swedia untuk krisis Rohingya, baik secara politik maupun kemanusiaan. Para pengungsi Rohingya melarikan diri ke Bangladesh sejak tindakan kekerasan militer terakhir pada 25 Agustus 2017 di Rakhine State.

Di pihak lain, para pengungsi Rohingya di Bangladesh mengaku trauma dan menolak untuk dipulangkan kembali ke Myanmar. Para pengungsi Rohingya yang berada di perbatasan Bangladesh dan Myanmar, tepatnya di seberang Sungai Naf, menunjukkan luka-luka mereka sehingga menimbulkan keraguan mengenai siapa yang siap untuk kembali.

“Mereka membakar rumah saya dan seluruh desa, mereka mencuri hasil panen saya,” kata seorang warga Rohingya, Nagumia.

“Saya melihat mereka melempar anak-anak kecil, dan para lansia yang tidak bisa berlari, ke dalam api. Mereka merobek tenggorokan dan perut mereka, lalu meninggalkan mereka untuk mati. Saya tidak bisa kembali. Untuk apa saya kembali?” tambah Nagumia.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Donald Trump Sampaikan Pidato Kenegaraan Perdana

Trump sesumbar dirinya berhasil memangkas birokrasi dan mengumumkan paket infrastruktur senilai US$ 1,5 triliun.

DUNIA | 31 Januari 2018

Banjir dan Longsor Ancam 100.000 Pengungsi Rohingya

Lebih dari 100.000 pengungsi Rohingya yang berada di kamp-kamp kumuh dan berlumpur di Bangladesh berada dalam situasi bahaya.

DUNIA | 30 Januari 2018

Korut Batal Ikut Olimpiade Bersama Korsel

Korea Utara (Korut) telah membatalkan rencana pertunjukan budaya bersama dengan para seniman dari Korea Selatan (Korsel).

DUNIA | 30 Januari 2018

PascaBrexit, Perekonomian Inggris Akan Lebih Buruk

Kondisi perekonomian Inggris diperkirakan akan menjadi lebih buruk setelah resmi meninggalkan Uni Eropa (UE).

DUNIA | 30 Januari 2018

Donald Trump Ancam Habisi Taliban

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bersumpah akan melakukan langkah apapun untuk mengalahkan atau menghabisi kelompok militan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 30 Januari 2018

Lawatan Presiden Jokowi ke Afghanistan Lancar

Lawatan Presiden RI Joko Widodo ke Afghanistan, Senin (29/1), berjalan lancar dan aman di tengah situasi siaga tinggi keamanan akibat serangkaian serangan bom di Kabul.

DUNIA | 30 Januari 2018

Jokowi Terima Penghargaan dari Presiden Afghanistan

Penyematan medali ini merupakan penghormatan kepada Presiden Jokowi atas keteguhan dan keberanian dalam memajukan hubungan bilateral Indonesia-Afghanistan.

DUNIA | 30 Januari 2018

Tiba di Afghanistan, Jokowi Dikawal Ekstra Ketat

Kondisi Afghanistan saat Jokowi tiba sangat mencekam akibat serangan bom yang menewaskan 103 orang.

DUNIA | 29 Januari 2018

Presiden Mendarat di Kabul

Kunjungan Kenegaraan Presiden Jokowi ke Afghanistan adalah yang kedua bagi Presiden Republik Indonesia, setelah kunjungan Presiden Sukarno, pada tahun 1961.

DUNIA | 29 Januari 2018

Amerika Serikat Diserang Epidemi Flu, 37 Anak Meninggal

CDC memperkirakan jumlah korban jiwa secara total, termasuk anak-anak dan orang dewasa, dapat mencapai 50.000 orang

DUNIA | 29 Januari 2018


TAG POPULER

# KKB


# Larangan Mudik


# Vaksinasi Covid-19


# Israel


# India



TERKINI

Ajudan Komandan KKB Lesmin Waker Turut Tewas Ditembak TNI-Polri

NASIONAL | 6 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS