Israel Tolak WNI Memasuki Yerusalem, Ini Kata Menlu

Israel Tolak WNI Memasuki Yerusalem, Ini Kata Menlu
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. ( Foto: Antara / Puspa Perwitasari )
Aichi Halik / AHL Jumat, 1 Juni 2018 | 22:19 WIB

Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan sikap politik pemerintah Indonesia tidak berubah meski WNI dilarang masuk Israel sehingga tak bisa berkunjung ke Yerusalem.

"Indonesia akan terus bersama Palestina dalam perjuangan mereka untuk mendapatkan kemerdekaan dan hak-hak mereka," kata Retno di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat (1/6).

"Jadi keberpihakan politik luar negeri Indonesia terhadap Palestina sudah sangat jelas," tegasnya.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyatakan Israel memang berwenang menolak atau menerima visa siapapun yang hendak memasuki wilayahnya.

Hal serupa, kata Yasonna, pernah juga dilakukan pemerintah Indonesia. Ia tak menampik jajarannya pernah menolak visa 53 warga Israel.

"Itu benar, dan itu adalah hasil keputusan clearing house yang alasannya tidak dapat kami sampaikan karena ini masalahnya sensitif," katanya.

Yasonna berkata ia bersama Retno sama sekali tidak pernah membahas atau berdiskusi pembebasan visa untuk Israel, sebab Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik.

"Benar bahwa ada warganegara Israel yang kita tidak berikan visanya dan itu kewenangan kita sebagai negara yang berdaulat," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu TV