Istri Netanyahu Didakwa Korupsi

Istri Netanyahu Didakwa Korupsi
Sara Netanyahu ( Foto: AFP )
Heru Andriyanto / HA Jumat, 22 Juni 2018 | 00:23 WIB

Yerusalem - Istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Sara, didakwa menyalahgunakan dana negara dalam pemesanan katering di rumah dinas mereka, menurut pernyataan Kementerian Hukum Israel, Kamis (21/6).

Menurut dakwaan, Sara Netanyahu bersama seorang pegawai pemerintah telah menerima dana secara tidak sah lebih dari US$ 100.000 untuk memesan ratusan makanan dari berbagai restoran, sementara menurut regulasi dana katering ini tidak dibenarkan jika rumah dinas memperkerjakan koki.

Sara Netanyahu, 59, membantah tuduhan tersebut.

Dia dituduh menggelapkan dana dan juga memalsukan kuitansi, menurut bunyi dakwaan yang dirilis Kementerian Hukum ke media. Jika terbukti bersalah, dia bisa dipenjara hingga lima tahun.

Perdana Menteri Netanyahu, yang juga diserang berbagai tuduhan korupsi, mengatakan tuduhan terhadap istrinya itu mengada-ada dan tak berdasar.

Pengacara istrinya mengatakan pesanan makanan itu dilakukan oleh orang lain dan pembatasan pemesanan makanan tidak ada dasar hukumnya.

“Tidak ada penggelapan dan pelanggaran kepercayaan dalam bentuk pemalsuan kuitansi barang, atau pelanggaran lain. Istri perdana menteri, yang bukan seorang pegawai negeri, tidak memahami prosedur dan telah dinyatakan mengatakan yang sebenarnya ketika menjawab pertanyaan dalam tes kebohongan," bunyi pernyataan pengacara.

Tampaknya tuduhan-tuduhan ini tidak akan berdampak besar pada karir politik suaminya, yang sudah menjabat empat periode dan tetap di posisi tertinggi dalam berbagai jajak pendapat meskipun dia juga diserang berbagai tuduhan korupsi.



Sumber: Reuters
CLOSE