Tiongkok Janjikan Bantuan US$ 60 Miliar ke Afrika
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tiongkok Janjikan Bantuan US$ 60 Miliar ke Afrika

Rabu, 5 September 2018 | 08:10 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beijing- Presiden Tiongkok Xi Jinping menjanjikan US$ 60 miliar (sekitar Rp 880 triliun) dana bantuan keuangan kepada negara-negara Afrika. Dia juga berjanji untuk menghapus utang bagi negara-negara Afrika yang miskin.

Berbicara pada pembukaan pertemuan puncak utama dengan para pemimpin Afrika di Beijing pada Senin (3/9), Xi mengatakan jumlah bantuan itu termasuk US$ 15 miliar (sekitar Rp 220 triliun) dalam bentuk hibah, pinjaman bebas bunga dan pinjaman lunak, batas kredit US$ 20 miliar (sekitar Rp 293 triliun), US$ 10 miliar (Rp 146 triliun) untuk "pembiayaan pembangunan" dan US$ 5 miliar (sekitar Rp73 triliun) untuk membeli barang impor dari Afrika.

Menurut Xi, utang pemerintah dari pinjaman tanpa bunga Tiongkok yang jatuh tempo pada akhir 2018 akan dihapuskan bagi negara-negara Afrika yang miskin. Penghapusan itu juga berlaku bagi bagi negara-negara berkembang di negara-negara pedalaman dan pulau-pulau kecil di benua Afrika.

"Kerja sama Tiongkok-Afrika harus memberi orang-orang Tiongkok dan Afrika manfaat nyata dan keberhasilan yang dapat dilihat, yang dapat dirasakan," imbuhnya.

Xi mengatakan Tiongkok akan melaksanakan 50 proyek pembangunan hijau dan perlindungan lingkungan di Afrika, dengan fokus pada memerangi perubahan iklim, penggurunan, dan perlindungan satwa liar.

Tanpa memberikan rincian, Xi berjanji Tiongkok akan mengatur dana perdamaian dan keamanan dan forum terkait, sambil terus memberikan bantuan militer gratis kepada Uni Afrika.

“Perusahaan Tiongkok akan didorong untuk berinvestasi tidak kurang dari US$ 10 miliar di Afrika dalam tiga tahun ke depan,” tambahnya.

Penawaran lebih banyak dana datang setelah janji jumlah yang sama di Forum sebelumnya tentang Kerja Sama Tiongkok-Afrika (FOCAC) di Afrika Selatan, pada tiga tahun lalu.

Peran Afrika
Para pejabat Tiongkok mengatakan KTT 2018 akan memperkuat peran Afrika dalam inisiatif "Belt and Road" Xi, yang telah mendorong pinjaman miliaran dolar ke negara-negara di Asia dan Afrika untuk jalan, kereta api, pelabuhan dan proyek infrastruktur besar lainnya.

Setiap negara Afrika diwakili di forum bisnis terpisah dari eSwatini, sekutu Afrika terakhir yang diperintah-sendiri Taiwan yang sejauh ini menolak tawaran Tiongkok untuk meninggalkan Taipei dan mengakui Beijing.

Para pemimpin Afrika yang hadir termasuk Cyril Ramaphosa dari Afrika Selatan, Abdel Fattah el-Sisi di Mesir, Edgar Lungu dari Zambia dan Ali Bongo dari Gabon.

Ramafosa pun membela keterlibatan Tiongkok di benua Afrika.

“Saya tidak setuju bahwa ada kolonialisme baru sedang berlangsung di Afrika karena para pengkritik akan memercayai kami,” katanya.

Semua negara Afrika diwakili di pertemuan puncak Beijing, kecuali untuk kerajaan kecil eSwatini, sebelumnya dikenal sebagai Swaziland. Kerajaan kecil ini adalah satu-satunya negara Afrika yang mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan.Pemerintah Tiongkok tidak mengizinkan negara-negara memiliki hubungan resmi dengan Taiwan karena dianggap Beijing sebagai wilayahnya sendiri.



Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Duterte Sebut Hitler “Pemimpin Gila”

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menyebut Adolf Hitler, "pemimpin gila”, saat berkunjung ke Monumen Nasional Holocoust, di Yerusalem, Israel, Senin (3/9).

DUNIA | 4 September 2018

Cegah Demam Babi Afrika, Tiongkok Musnahkan 38.000 Babi

Lebih dari 38.000 babi telah dimusnahkan di seluruh wilayah Tiongkok yang menjadi produsen daging babi terbesar dunia.

DUNIA | 4 September 2018

Diancam Sanksi AS, India Tetap Beli Rudal S-400 Rusia

India pastikan akan tetap membeli sistem rudal pertahanan udara S-400 dari Rusia.

DUNIA | 4 September 2018

Kematian Akibat Penembakan Senjata Api Capai 250.000 per Tahun

Satu penelitian baru menemukan kasus kematian akibat senjata api secara global telah mencapai jumlah 250.000 kasus per tahun.

DUNIA | 4 September 2018

Usulan Kanal Raksasa Saudi Akan Ubah Qatar Jadi Pulau

Kerajaan Arab Saudi sedang mempertimbangkan usulan proyek kanal raksasa yang akan memisahkan Qatar dari daratan

DUNIA | 3 September 2018

Militer Myanmar Bebaskan Puluhan Tentara Anak

Angkatan bersenjata Myanmar membebaskan 75 anak-anak dan pemuda muda dari dinas militer pada Jumat (3/8).

DUNIA | 3 September 2018

Pascabanjir, Biaya Rekonstruksi Kerala Capai US$ 3 Miliar

Pihak berwenang Kerala di India memperkirakan anggaran untuk rekonstruksi setelah bencana banjir akan menelan biaya US$ 3,73 miliar atau sekitar Rp 54,7 triliun

DUNIA | 3 September 2018

Ratusan Tahanan Kabur dari Penjara Libia

Sekitar 400 tahanan telah melarikan diri dari satu fasilitas penjara di dekat ibu kota Libia, Tripoli, Minggu (2/9).

DUNIA | 3 September 2018

Pemakaman McCain, Trump Tidak Diundang

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, tidak diundang dalam acara ibadah pemakaman mendiang Senator McCain, pada Sabtu (1/9).

DUNIA | 1 September 2018

Doa dan Air Mata di Penghormatan Terakhir untuk McCain

Kesedihan mendalam mewarnai upacara penghormatan terakhir bagi mendiang Senator John McCain, di Ruang Rotunda, Gedung Parlemen, Washington, Amerika Serikat.

DUNIA | 1 September 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS