Maduro Diminta Lengser oleh Menhan Venezuela

Maduro Diminta Lengser oleh Menhan Venezuela
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kanan) didampingi Menteri Pertahanan, Jenderal Vladimir Padrino Lopez saat upacara penghormatan militer di Caracas. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 10 Januari 2019 | 12:27 WIB

Caracas- Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez meminta Presiden sosialis Nicolas Maduro untuk mundur pada Desember 2018 lalu. Jika tidak, Lopez akan menawarkan pengunduran dirinya sendiri.

Peristiwa itu dilaporkan oleh Washington Post pada Rabu (9/1), mengutip seorang pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) yang tidak dikenal namanya.

Hingga kini, baik Maduro dan Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez masih menjabat. Maduro akan dilantik untuk masa jabatan enam tahun kedua pada Kamis (10/1), meskipun beberapa negara di kawasan itu telah memperingatkannya untuk tidak menjabat, menyebut pemilihan ulang Mei 2018-nya sebagai pemalsuan.

Ketidakpuasan dalam jajaran militer telah tumbuh ketika keruntuhan ekonomi Venezuela semakin dalam, mendorong jutaan orang untuk bermigrasi.

Pasukan keamanan menyiksa puluhan personel militer yang dituduh melakukan subversi tahun lalu, menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia, dan penahanan karena desersi telah meningkat.

Sumber pemerintah AS mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah percaya laporan bahwa Padrino mengancam akan mengundurkan diri jika Maduro tidak pergi adalah kredibel.

"Tidak seorang pun (di pemerintahan AS) akan terkejut jika (Padrino) mundur," tambah sumber itu.

Atas laporan Washington Post ini, Kementerian Informasi Venezuela tidak menanggapi permintaan komentar. [Reuters/U-5]



Sumber: Suara Pembaruan