AS Tegaskan Segera Tinggalkan Suriah

AS Tegaskan Segera Tinggalkan Suriah
Mike Pompeo. ( Foto: AFP )
Heru Andriyanto / HA Kamis, 10 Januari 2019 | 20:20 WIB

Kairo - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menegaskan pasukan AS akan meninggalkan Suriah mengulangi keputusan Presiden Donald Trump sebelumnya, saat kunjungannya ke Kairo, Mesir, Kamis (10/1).

"Keputusan untuk menarik pasukan kami telah dibuat. Kami akan melakukan itu. Kami akan menarik pasukan kami, pasukan berseragam kami dari Suriah ...," kata Pompeo kepada wartawan.

Pompeo berada di Turki menemui mitranya Sameh Shukry dan juga Presiden Abdel Fattah al-Sisi. Selain Mesir, dia juga akan berkunjung ke Yordania, Baghdad, dan Arbil.

Turnya ke Timur Tengah ini ditujukan untuk menghadapi "ancaman signifikan" dari Iran dan kelompok-kelompok jihad, meskipun bulan lalu Trump secara mengejutkan memutuskan untuk menarik sekitar 2.000 tentara AS yang ditempatkan di Suriah.

Penarikan pasukan AS dari Suriah akan menciptakan masalah baru, terutama terkait pasukan Kurdi yang disebut Turki sebagai "teroris".

Dalam perang melawan ISIS di Suriah, pasukan Kurdi mendapat bantuan dari AS.

Belum lama ini, penasihat keamanan presiden, John Bolton, berada di Ankara untuk mengkoordinasikan proses penarikan pasukan dari Suriah dan persyaratannya.

Persyaratan itu termasuk kekalahan total di pihak ISIS -- yang faktanya masih aktif di sejumlah wilayah Suriah -- dan memastikan pasukan Kurdi akan dilindungi.

Namun, pada Kamis (10/1) Turki mengulangi ancamannya untuk menyerang kelompok Kurdi.

"Jika (penarikan pasukan AS) dibatalkan dengan alasan-alasan konyol seperti Turki membantai Kurdi, yang tidak mencerminkan realitas, maka kami akan menerapkan keputusan ini," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.



Sumber: AFP
CLOSE