Disanksi AS, Venezuela Alami Kelangkaan BBM

Disanksi AS, Venezuela Alami Kelangkaan BBM
Polisi memeriksa bagasi kendaraan warga dalam operasi anti-penyelundupan bensin, di Kota Cucuta, Kolombia, Sabtu (9/2). Aksi penyelundupan bensin meningkat sepekan terakhir, seiring dengan kelangkaan BBM di Venezuela. ( Foto: Dok SP )
Jeanny Aipassa / JAI Senin, 11 Februari 2019 | 15:14 WIB

Caracas, Beritasatu.com - Venezuela mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dalam dua pekan terakhir, pascasanksi terbaru yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) kepada perusahaan minyak negara itu.

Venezuela dikabarkan telah kekuarangan BBM sehingga harus melakukan langkah penghematan, antara lain dengan pemadaman listrik.

Pada akhir pekan lalu, pemadaman listrik bahkan berlangsung lama dan meluas. Tak hanya instansi pemerintah dan kantor swasta yang mengalami pemadaman listrik, Istana Negara juga menghadapi pemadaman listrik pada Jumat (8/2) pekan lalu. Stasiun televisi liur beroperasi dan banyak mobil yang tidak dapat beroperasi karena ketiadaan bensin.

Pemadaman listrik juga membuat pengelola rumah sakit merasa was-was. Pasalnya meskipun memiliki generator, namun pengoperasiannya pun membutuhkan tenaga diesel yang digerakan oleh BBM.

Mauro Zambrano, pejabat serikat pekerja di Rumah Sakit University of Caracas, mengatakan bahwa ketiadaan BBM menyebabkan beberapa peralatan medis tak dapat difungsikan, bahkan ruang gawat darurat sempat gelap gulita.

“Ini benar-benar kacau. Karena pemadaman listrik, dua pasien paruh baya yang masuk unit gawat darurat akhirnya meninggal karena tak mendapatkan pertolongan segera,” ujar Mauro Zambrano.

Administrasi Presiden Nicolas Maduro menyalahkan pemadaman listrik tersebut dan menuding hal itu merupakan sabotase untuk memunculkan keresahan di masyarakat. Namun pernyataan tersebut bertolak belakang dengan kenyataan bahwa listrik pun padam di Istana Negara.

Victeor Salmeron, seorang jurnalis Venezuela, mengatakan bahwa sektor listrik negara iru telah lama berantakan. Sebagian alat beroperasi dengan diesel, namun persediaan bensin untuk menggerakan diesel juga semakin terbatas.

Kelangkaan BBM menjadi pukulan berat bagi pemerintahan Maduro. Pasalnya, Venezuela dikenal sebagai negara dengan cadangan minyak yang besar. Selama ini, Venezuela menjual minyak mentah dan mengimpor bahan bakar minyak dari AS. Akibat sanksi yang dijatuhkan AS, pasokan BBM ke Venezuela juga dikurangi, sehingga menyebabkan kelangkaan.

Kelangkaan BBM di Venezuela menyebabkan penyelundup memanfaatkan situasi tersebut dengan menyelundupkan BBM terutama bensin dari negara tetangga ke Venezuela. Warga Venezuela pun dikabarkan mulai mencari pasokan BBM terutama bensin ke negara tetangga seperti Kolombia.



CLOSE