Hadapi Sanksi AS, Maduro Minta Dukungan OPEC

Hadapi Sanksi AS, Maduro Minta Dukungan OPEC
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, saat memberikan keterangan dalam konferensi pers di Istana Miraflores, Caracas, pekan lalu. ( Foto: Dok SP )
Jeanny Aipassa / WIR Selasa, 12 Februari 2019 | 18:57 WIB

Caracas, Beritasatu.com- Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, meminta bantuan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk membantu negaranya menghadapai sanksi dari Amerika Serikat (AS). Venezuela kini menghadapi kelangkaan BBM akibat sanksi AS terhadap perusahaan minyak negara itu.

Permintaan Maduro tertuang dalam surat tertanggal 29 Januari 2019 yang dikirim ke Sekretaris Jenderal OPEC, Mohamad Barkindo. Surat tersebut dibuat sehari setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan sanksi terhadap perusahaan minyak negara Venezuela (PDVSA).

Dalam surat tersebut, Maduro meminta dukungan dari anggota OPEC kepada Venezuela yang sedang berjuang menghadapi campur tangan AS terhadap urusan dalam negeri negara itu. Dia juga berharap OPEC dapat bersama-sama Venezuela mengecam AS atas upaya perampasan pemerintahan di Venezuela.

“Negara kami berharap untuk menerima solidaritas dan dukungan penuh dari anggota OPEC dan konferensi tingkat menteri, dalam perjuangan yang saat ini kami lakukan terhadap intrusi Amerika Serikat yang olegal dan sewenang-wenang dalam urusan internal Venezuela,” tulis Maduro dalam surat, seperti dikutip Reuters, Senin (11/2).

Maduro juga meminta OPEC membantu mencari solusi potensial atas saksi yang dijatuhkan AS, karena dapat berimbas terhadap pasar minyak dunia, dan anggota OPEC.

“Kita harus mencari solusi untuk mengatasi dampak dari tindakan (sanksi AS, Red) ini,” ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan