ICC: Penyelidikan HAM di Filipina Akan Terus Berlanjut

ICC: Penyelidikan HAM di Filipina Akan Terus Berlanjut
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte berjanji dalam kampanyenya terkait pemberantasan narkoba di Filipina sejak resmi dilantik sebagai kepala negara. ( Foto: AFP/Noel Celis )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 19 Maret 2019 | 07:06 WIB

Amsterdam,Beriitasatu.com Jaksa Pengadilan Pidana Internasional (ICC) Fatou Bensounda mengatakan pada Senin (18/3), pemeriksaan ICC terhadap kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Filipina akan terus berlanjut, meskipun negara itu mundur dari keanggotaan ICC.

Seperti dilaporkan Reuters, Jaksa Penuntut Fatou Bensounda mengatakan bahwa ICC masih memiliki yurisdiksi atas kemungkinan kejahatan yang dilakukan selama periode negara tersebut menjadi anggota.

Filipina secara resmi keluar dari keanggotaan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (18/3), pemerintah Manila memilih mundur setelah ICC melancarkan pemeriksaan terhadap dugaan pembunuhan ilegal dalam perang antinarkoba yang dikampanyekan Presiden Rodrigo Duterte.

Bensouda telah memeriksa apakah ribuan pembunuhan di luar proses pengadilan yang diduga dilakukan selama tindakan keras Presiden Duterte terhadap perang narkoba sudah cukup untuk menjamin penyelidikan formal.



Sumber: Suara Pembaruan