Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Mengundurkan Diri

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Mengundurkan Diri
Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen berbicara ketika Presiden Donald Trump mengadakan diskusi meja bundar dengan pejabat penegak hukum. ( Foto: AFP/Getty Images / Mandel Ngan )
Unggul Wirawan / WIR Senin, 8 April 2019 | 17:40 WIB

Washington, Beritasatu.com- Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) Kirstjen Nielsen telah mengundurkan diri, Minggu (7/4). Selama ini, dia menegakkan beberapa kebijakan perbatasan kontroversial Presiden Donald Trump.

“Komisaris Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Kevin McAleenan akan menggantikannya sementara,” kata Trump seperti dikutip BBC.

Nielsen bertanggung jawab atas tembok perbatasan yang diusulkan dengan Meksiko dan pemisahan keluarga migran. Pengunduran diri Nielsen datang setelah presiden mengindikasikan dia ingin menerapkan kebijakan imigrasi yang "lebih keras".

Trump sering menuduh Nielsen tidak cukup tangguh.

Dalam beberapa bulan terakhir, penyeberangan ilegal dari Amerika Tengah telah meningkat dan Trump mengancam akan menutup perbatasan Meksiko.

Trump telah membatalkan janji memberi Meksiko setahun untuk menghentikan narkoba dan migran yang menyeberang ke AS.

The New York Times melaporkan bahwa Nielsen pergi ke pertemuan dengan Trump pada Minggu untuk merencanakan "jalan ke depan" dengan situasi perbatasan.

“Sebaliknya, Nielsen mendapat tekanan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya,” kata media AS, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Nielsen tidak memberikan alasan untuk kepergiannya dalam surat pengunduran dirinya, meskipun mengatakan saat ini adalah "waktu yang tepat baginya untuk minggir”. Nielsen juga mengatakan AS lebih aman saat ini daripada ketika dia bergabung dengan departemen.

Kirstjen Nielsen pertama kali bergabung dengan administrasi Trump pada Januari 2017 sebagai asisten mantan kepala Keamanan Dalam Negeri John Kelly. Nielsen menjadi wakil Kelly ketika dia pindah untuk menjadi kepala staf Gedung Putih.

Nielsen membela kebijakan perbatasan seperti menahan anak-anak di selungkup kawat dalam menghadapi kecaman keras dan pertanyaan intensif oleh Demokrat di Kongres.

Pada Juni 2018, para pengunjuk rasa mencemooh Nielsen ketika dia makan di restoran Meksiko di Washington DC. Tetapi dia menepis demonstrasi, dan menulis Twitter bahwa dia akan "bekerja tanpa lelah" untuk memperbaiki "sistem imigrasi yang rusak".



Sumber: Suara Pembaruan